Em-el, Oom

Ini cerita jaman muda. Jadi ceritanya begini: Waktu jaman semester 4-5-6, aku sering nongkrong di kos-kosan temenku yang tempatnya di belakang kampus, tepatnya di Blimbingsari, belakang apotek UGM. Kos-kosan itu, seperti halnya kos-kosan di sekitar UGM, diisi oleh mayoritas mahasiswa yang kuliahnya di UGM. Nah, ini ceritaku dengan yang kebetulan bukan anak UGM.

Jadi, saking seringnya nongkrong di kos-kosan itu, aku jadi kenal sama hampir seluruh penghuni kos-kosan itu. Diantaranya ada anak seumuran esema yang masih sekolah di SMM (Sekolah Menengah Musik). Nah, ini ceritaku dengan yang kebetulan bukan anak SMM itu.

Aku punya temen di kos-kosan itu. Nama akrabnya Badrun. Kuliah di Ekonomi Manajemen Universitas Janabadra. Lumayan jauh sebenarnya jarak kos-kosan itu dengan kampusnya. Dia ngekos di situ gara-gara kakaknya yang kuliah di UGM juga ngekos di situ. Badrun hobinya chatting, entah via mIRC ataupun via Y!M. Suatu saat dia dapat kenalan cewek anak Filsafat UGM, asli Batam, dan kalau diliat dari fotonya yang ada di Friendster-nya, anaknya memang manis. Setidaknya lebih manis dari si Badrun itu sendiri.

Selanjutnya, perkenalan dilanjutkan via jaringan GSM. Dengan gaya ala Casanova, si Badrun mencoba menguber cewek itu. Tapi untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, setelah sekian minggu berburu, akhirnya Badrun ditolak! Dengan alasan si Badrun telat nembak. Cewek itu udah keduluan pacaran sama cowok lain. Oh ya, untuk memudahkan cerita, sebut aja cewek itu bernama Bunga (bukan nama sebenarnya, -red).

Kisah tragis itu lewat beberapa bulan. Sampai pada akhirnya, pada suatu hari, aku baru saja mendorong motorku masuk melewati pagar kos-kosan itu. Tiba-tiba Badrun yang kamarnya terletak paling depan dekat pagar memanggilku. Dia minta ditemani ke kos-kosannya Bunga. Katanya dapat SMS mendadak kalau dia disuruh datang ke situ.

Aku curiga, Badrun juga curiga. Setelah lama nggak kontak, kok tiba-tiba si Badrun disuruh datang ke kosnya, ada apakah ini? Aku sempat curiga dan bilang, kalau ada apa-apa, semisal ternyata di kosnya Bunga ada cowoknya dan Badrun digebuki (ini juga nggak logis, sebenernya), maka aku akan membantu dengan kabur secepatnya memanggil bala-bantuan. Tapi akhirnya, setelah 1 batang Djarum Super meracuni paru-paruku, kami pun memutuskan berangkat.

Singkat cerita, kami berdua sampai di kosnya Bunga (oleh Sang Pemilik Skenario, adegan diset dengan latar belakang suasana ba’da maghrib). Ketok-ketok kamar kosnya, lha kok nggak ada sahutan. Mungkin lagi cari makan, pikir kami. Kami menunggu hingga 1 batang Djarum Super lagi-lagi meracuni paru-paru kami berdua. Tapi ternyata sang bidadari yang dinanti tak jua kembali. Badrun akhirnya memutuskan merelakan sebagian pulsanya untuk menelepon Bunga, dan akhirnya kami mendapat order untuk menyusul Bunga di kos temannya. Jangkrik, batinku. Ini pasti ada apa-apanya.

Sampai di depan tempat yang diancer-ancerkan Bunga, ternyata tempat itu mirip rumah kontrakan, dan celakanya ada banyak motor di depannya. Aku melihat banyak cowok-cowok pada ngumpul di terasnya. Pikiran buruk sempat berkelebat di pikiranku, memaksa kedua kakiku harus siap memasang kuda-kuda untuk kabur begitu kondisi beranjak kritis.

Kami masuk setelah basa-basi permisi sekedarnya pada mas-mas yang di teras. Alhamdulillah, dari logat mereka saat berbicara, aku menyimpulkan mereka bukan local-boys, jadi kalau ada apa-apa, paling tidak kami nggak bakal berurusan dengan massa. Begitu masuk ke ruang tamu, aku baru tahu yang mana yang namanya Bunga. Dari jauh memang lumayan. Bunga waktu itu pake tank-top, dikelilingi oleh 3 orang yang tidak kami kenal, tangan kanannya megang spidol, tangan kirinya megangin white-board ukuran kecil. Di white-board itu ada gambar-gambar kayak piramida. Dan…

Bajindal! Ini presentasi MLM (Multi Level Marketing)! Salah satu hal yang paling kuhindari dalam hidup ini. Kami dijebak! Kami tergiring dalam perangkap khas MLM yang kali ini memanfaatkan perasaan seorang pria. Tapi terpaksa, setelah bisik-bisik misuh-misuh ke Badrun, aku duduk juga di depannya Bunga.

Dasarnya aku memang nggak suka dengan MLM, ditambah lagi pemanfaatan model seperti ini. Maka dengan pengetahuan ekonomiku yang terbatas, setelah Bunga bercuap-cuap tentang passive income, aku mencoba mendebat Bunga sambil dibantu Badrun yang kelihatannya juga mulai ilfil. 3 orang di samping kami juga manggut-manggut aja.

Keadaan mulai klimaks. Kelihatannya Bunga mulai kewalahan menghadapi dalil-dalilku. Maka Bunga memanggil seorang seniornya yang tadi kulihat duduk-duduk di teras depan untuk minta bantuan.

Seniornya masuk. Dan kagetnya si senior ini langsung ngomel-ngomel. Dia kelihatan emosi banget. Katanya, dia nggak terima dengan dialog-dialog kami tadi yang didengarnya yang menurutnya sangat meremehkan profesinya sebagai pejuang MLM. Si senior ini nyerocos terus menunjukkan keberhasilan-keberhasilannya di dunia MLM. Aku nggak sadar, selama cerocosan si senior, cuma aku yang menanggapi. Dasarnya nggak pengen nyari masalah di kandang orang, dengan sedikit dialog persuasif, aku berhasil menenangkan si senior yang nggak terima profesinya diragukan itu. Setelah keadaan mulai aman, barulah aku menoleh ke kiri-kanan. Diamput! 4 orang lainnya ternyata sudah pada minggir nyender ke tembok. Jadilah selama tadi ternyata cuma aku sama si senior yang berdialog one by one di tengah-tengah ruangan. Si Badrun kampret! Aku dibiarkan berkelahi sendiri.

Singkat kata, tidak ada titik temu dari pertemuan malam itu. Kami pulang sambil si Badrun kupisuhi sepanjang jalan meskipun ini bukan 100% kesalahannya. Yeah, aku memang nggak suka MLM.

Kenapa aku nggak suka MLM? Sebenarnya ada 1 alasan pokok saja. Aku nggak suka kemunafikan. Aku lumayan sering terjebak pada presentasi-presentasi MLM di hotel-hotel. Memang, orang-orang di situ kulihat pada ramah-ramah. Orang-orang yang “menjebakku” datang ke acara-acara presentasi itu juga “ramah”. Ketika mereka sedang mengincarku, tingkahnya luar biasa baiknya. Aku ditraktir ke burjo, dibeliin rokok sama cappucino, diajak ngobrol-ngobrol sampai akhirnya kelihatan belangnya.

Mereka ramah karena 1 alasan: Duit! Mereka ramah karena mereka membutuhkan aku untuk mendongkrak peringkat mereka di klasemen MLM itu. Kalaupun nantinya ada yang bergabung sebagai downline mereka, mereka membantu dan memotivasi downline mereka supaya peringkat mereka sendiri juga naik. Lhatlah, betapa munafiknya. Mereka membantu orang dengan tidak ikhlas, tapi karena dilatar-belakangi duit. Seandainya bukan karena mengharapkan posisi mereka meningkat yang berujung pada meningkatnya finansial mereka juga, aku sangsi apakah mereka bakal seramah dan sekooperatif itu.

Aku suka sinis kalau melihat orang yang menolong orang lain karena mengharapkan keuntungan finansial. Aku suka sinis dengan orang-orang seperti itu. Terlepas dari perkara teknis apakah memang ada orang yang sukses berbisnis MLM dari nol (setahuku mereka yang sukses biasanya karena memang sudah jadi orang berada pada dasarnya), aku tidak suka dengan cara-cara MLM yang penuh kebohongan (dalam kasusku barusan malah memanfaatkan perasaan orang lain). Pengecut dan tidak elegan. Menurutku, lebih baik aku memang jadi bajingan saja, daripada harus berpura-pura baik dan ramah seperti orang-orang yang “menjebakku” untuk datang ke presentasi mereka.

78 Responses to “Em-el, Oom”


  1. 1 diditjogja Februari 24, 2007 pukul 1:56 pm

    Sama, saya juga ndak suka!
    Sama, lebih baik jadi bajingan sejati!
    Tapi beda, saya ndak suka cara mereka dalam perekrutan “korban” mereka selanjutnya. Kadang sampe ngejar2 ke kosnya, ke rumahnya, minta nomer telpon temennya yang mungkin dia gak kenal!

    Soal bagaimana mereka menyusun piramida dan tingakt priamida…ahh..prek! selama gak ganggu privasi orang laen dan mereka nganggep duit itu layak dikonsumsi yaa…monggo! tapi itu lho ya: jangan ganggu orang lain! ibarat kalo ada pedagang asongan, ditawari ndak mau, 1-2 kali penawaran ndak tertarik yo wis, gak sah golek perkoro! Ngejer2 malahan!

    eh, btw, gimana kabarnya bunga? masih lengkap dengan tank top nya?
    takiiro ML tenan je…jebule ML….M!!!

    Huuuu….

  2. 2 joesatch Februari 24, 2007 pukul 2:06 pm

    lho, ndak beda malah, mas…saya juga dibegitukan, dikejar2 terus padahal baru kenal kapan hari gitu. sama tho? hehehehe
    dasarnya saya baik hati, tiap ke rumah, mereka selalu saya tanggapi sejauh bawa upeti berupa djarum super😛
    kabarnya bunga? wah entah ya…mau nanya ke badrun, anaknya juga sudah pindah kos😀

  3. 3 emol Februari 24, 2007 pukul 2:24 pm

    weh kirain ML apaan..

    sebetulnya kasihan juga ngeliat orang2 yang larut dalam MLM.. masa depannya ndak jelas😛 .. terhasut omongan2 dahsyat, kebebasan finansial, income, blah blah kampret!

  4. 4 zam Februari 24, 2007 pukul 3:25 pm

    wah..

    podo kang..
    aku yo wis tau dijebak seperti itu..

    gek-gek podo..

    rumahnya di dekat lapangan kentungan, bukan?

    wakakakakak…

    JAMPUT ASU!! tiwas aku bela-belani, jebul malah diprospek.. wis ngono, kumpul-kumpul ra ana suguhane.. ha wong tahlilan wae ana snack-e..

    jingan tenan..

    eh, sori kang.. jemuah wingi ra isoh teka. esuke bar ngelayani cewek jepang, je..😀 dadi sore-ne aku kuesel..
    😀

  5. 5 kumala Februari 24, 2007 pukul 4:18 pm

    asem ik… tak kirain cerita ML nya joe, jebulnya cerita soal MLM sing tak hindari puoll…

    @joe:

    sejuta topan badai buatmoe… !()*#()!&@$(!^$*! tiwas serius tak baca kata demi kata… siyal.. siyal… )P!#!&#&!#!*

  6. 6 sora9n Februari 24, 2007 pukul 4:40 pm

    kumala:
    @joe:

    sejuta topan badai buatmoe… !()*#()!&@$(!^$*! tiwas serius tak baca kata demi kata… siyal.. siyal… )P!#!&#&!#!*

    😀 😀 😀

    Joe, kamu masang judul provokatif sih…
    .
    Eh, iya, aku juga nggak suka model piramid macem gitu. Soalnya, dari suatu daerah, cuma “generasi pertama” yang paling diuntungkan (yaitu mereka yang jadi pionir MLM). Paling banter cuma 10-20% dari setiap orang di satu daerah, yang bisa berada di puncak.😦
    .
    Btw, “perayu dan mencari untung” macem gitu kan “tindakan bajingan” Joe?😉
    Masih mau jadi “bajingan”?

  7. 7 Nindya Februari 24, 2007 pukul 5:55 pm

    hehehe, MLM toh? emang nyebelin sih. eks-bos tempat saya kerja dulu tergila-gila MLM, sampe bela-belain tengah malem kirim SMS ke staffnya tentang meeting yang didekasikan khusus untuk MLM. Masya Allah dah..😀

    oh ya, makasih udah mampr ke blog saya yah. salam kenal juga. dan blog ini sudah saya link, boleh kan? makasih banget.

  8. 8 peyek Februari 24, 2007 pukul 6:45 pm

    huan**k tenan, tak kira mahasiswi UGM ML, jebule MLM, mocone tiwas metiti, jamput, btw Ok…

  9. 9 anung Februari 24, 2007 pukul 8:20 pm

    wah wah wah
    saya merasa seperti orang yg ditipu sama makelar MLM

  10. 10 Arif Kurniawan Februari 24, 2007 pukul 8:51 pm

    Sekarang sudah tua yaa Mas Joe, jadi cerita masa muda?

    Hehehe (*sambil ngaca*)

  11. 11 kudzi Februari 24, 2007 pukul 11:30 pm

    Stuju sama Joe, emang MLM nybelin, liat aja temanku, sekarang udah ngga tahu dimana hanya gara-gara MLM, dan paling gawat lagi MLM ngabisin duit sendiri kalo ngga bisa jual barang ke orang….
    Btw, Ilkomp 2003 Menang Lawan Eks-Ilkomp weeekkk!!!
    Balas dendam tercapai !

  12. 12 senyumsehat Februari 25, 2007 pukul 4:11 am

    Aku juga ga suka MLM, politik dagang yahudi, mau2nya di kibulin sm mereka, soalnya org US pada ga mau makanya mereka masarin cara tsb di Indonesia.

  13. 13 Luthfi Februari 25, 2007 pukul 7:12 am

    Tak kiro ML making lop ….🙂

  14. 14 afitz almanfaluthi Februari 25, 2007 pukul 9:28 am

    sama..boz…untung si boz temennya..lha gw boz…tiap ari ada temen yang makanin no hp gw boz..ampe harus ganti no 23 kali.Asemmm gak?

  15. 15 joesatch Februari 25, 2007 pukul 10:21 am

    emol:::
    lebih baik – memang – saya belajar desain sama anda. bisa dipake nyari duit juga kok😀
    zam:::
    heh? ngerti ngono aku melu kowe wae😀 tentang mlm-nya, sing iki sing cedak perct. kanisius
    kumala:::
    hah? hah? hah? kecewa ya, mbak? kakakakaka!
    sora9n:::
    anu…jadi begini…saya sedang belajar jadi bajingan, tapi ndak mengambil konsentrasi “penipuan terhadap khalayak ramai”. paling2 cuma menipu 1-2 gadis saja😛
    Nindya:::
    boleh banget. setiap gadis yang mau ngelink blog saya, selalu saya perbolehkan kok, mbak🙂
    peyek:::
    em-el-em sama em-el-om kan hampir mirip, kekekeke
    anung:::
    kapan, nung? kapan? kapan? mana makelarnya? tolong kasi tau, supaya saya juga bisa waspada😛
    Arif Kurniawan:::
    iya, skrg sem 10. sudah lebih tua dibanding tahun lalu lah, huwekekekeke
    kudzi:::
    yah, selamat dzi. hari ini kami kalah lagi😦
    senyumsehat:::
    lhoh, padahal ta’pikir a***y tuh dari US lho…
    Luthfi:::
    maap, sedikit mengecewakan, hehehehe
    afitz almanfaluthi:::
    lha, terus gimana kalo gadis2 anda mau menghubungi? apa merekanya ndak kebingungan?😛 turut berduka citalah, mas. no yang sekrg dah bertahan brp lama?

  16. 16 venus Februari 25, 2007 pukul 11:26 am

    kecewaaa…aku kecewaaaaa…
    tadi udah ngebayangin yang hot hot baca dari judulnya.
    oala joooooeeeee…..
    jiaaangkrik. wakakaka….

  17. 17 biela Februari 25, 2007 pukul 2:55 pm

    weis..
    tu cewek ampun dah..
    iya sich yang namanya MLM slalu menghalalkan berbagai cara, yang penting duit!aku pernah ikut, tapi berhenti ditengah jalan, males..

    btw,

    Tapi akhirnya, setelah 1 batang Djarum Super meracuni paru-paruku, kami pun memutuskan berangkat.

    udah tau meracuni kok diisep juga,Mas?hehe

  18. 18 DilLa Februari 25, 2007 pukul 4:20 pm

    Oho,

    Kirain ML, kerjaanku tiap hari :
    Membuat Lauk

    atau kerjaanku pas mhs dulu :
    Membuat Laporan

  19. 19 erander Februari 25, 2007 pukul 4:24 pm

    🙂 Berhasil !!! Judulmu provokatif, membuat saya jadi ikutan membaca hahaha .. kalo pengalaman MLM mah saya sejak tahun 1975, model surat berantai gitu. Dan tahun 1985 sudah canggih. Pake istilah manajemen dan dikait-kaitkan dengan bisnis *halah* karena belum ada literatur soal MLM saya sempat semangat. Tapi baru jalan sebulan, saya curiga. Kok bisnisnya kaya’ gini sih? .. bisnis yang aneh. Ya mudah2an anak2 muda jaman sekarang lebih kritis dan ga mudah diimingi2 dengan kaya mendadak. Oya, salam kenal.

  20. 20 Sugeng Rianto Februari 25, 2007 pukul 4:49 pm

    Judule koq gawe ngiler😆 , isine gawe sebel ( maksudnya MLM itu, memang bener2 nyebeli!).

  21. 21 cidh Februari 25, 2007 pukul 5:01 pm

    tak kira ada judul filem baru,, badrun prustasi yang membara..
    baru mau cari dikaskus.. hehehe..

  22. 22 manusiasuper Februari 25, 2007 pukul 7:07 pm

    Kikikikik….
    Persis pengalaman saya, NEH BACA

  23. 24 manusiasuper Februari 25, 2007 pukul 7:11 pm

    Sama tenan!! Saya juga dikibuli mantan idola semasa SMU, NEH BACA

  24. 26 aRdho Februari 25, 2007 pukul 10:12 pm

    INI ISI ARTIKEL PALING MENGECEWAKAN!!

    AHAHA!!

  25. 27 antobilang Februari 25, 2007 pukul 11:25 pm

    postingan e dadi mirip strategi ne MLM joe…
    nek kamu itu nipu pembaca dengan judul propokatip,
    nek para MLM-ers kae menipu dengan passive income..

    intine podo2 tukang ngapusi, wakakaka…

  26. 28 mbah keman Februari 26, 2007 pukul 5:00 am

    JOe, adalah menjebak lewat jadul provokatif seperti cara MLM, eh ngomong2 aq dulu pemain MLM sejati lho ha ha, tapi caraku cara preman, gak pake ngrayu.. tak ajak. kalau gak mau tak antemi,, teryata berhasil hehe, tanpa basa-basi banyak yang ikut, habis itu mereka pada kabur hemh, cara yang jantan huhk,

    tips untuk temen2 yang nolak MLM

    bilang aja, wah Kamu luarbiasa sekali,ya OK tetap semangat yah..aq belum bisa gabung karena mau buat perusahaan MLM sendiri OK,

    Di jamin deh gak bakalan di kejar lagi….

  27. 29 crizosaiii Februari 26, 2007 pukul 6:58 am

    walah.. tak kirain juga cerita hot nya Joe! eh, kalo MLM mah, pernah juga diajakin. ampe aku diemin tuh orang ngobrol panajang lebar, ampe aku juga ditawarin gratis obat bikinan perusahaan terkenal cina itu, puihh.. biarpun kucoba obatnya (gak ada salah, gratis sih) aku tetep pada pendirian, tolak impor Beras!! eh, salah tolak impor obat MLM!! hehehee🙂

  28. 30 papabonbon Februari 26, 2007 pukul 7:39 am

    Bajidur, ML emang menyedihkan …

  29. 31 Paijo Februari 26, 2007 pukul 7:46 am

    Ternyata aku juga kejebak, kirain em-el apaan.

  30. 32 umar Februari 26, 2007 pukul 8:13 am

    walah, kirain posting apa ndul, bisa2nya kejebak MLM dengan memanfaatkan perasaan manusi, professional tuh kayaknya si bunga…hehehehehe…

  31. 33 joesatch Februari 26, 2007 pukul 11:53 am

    venus:::
    ini juga lumayan hot, kok. bunga-nya kan pake tanktop, wekekekeke!
    biela:::
    anu, biel…jalan cepat menuju surga dengan mati syahid😛 mati karena memikirkan kepentingan negara, buruh pabrik rokok, anak2 para buruh pabrik rokok itu sebagai penerus bangsa, dan semacamnya…kekeke! bayangkan aja indonesia tanpa perokok😀
    DilLa:::
    aku juga suka ML mbak…makan lemper…makan lontong…
    erander:::
    salam kenal juga, mas. eh, mas/pak ya enaknya?🙂 tapi anak muda kadang2 sulit nolak juga kalo diiming2i cewek bertanktop, kekekeke
    Sugeng Rianto:::
    iya, bunga-nya memang bikin ngiler…giliran mlm-nya…ya bikin sebel😀
    cidh:::
    tenang mas, kami cowok baik2 dan sopan kok, mwakakakakaka!!!
    manusiasuper:::
    sorry, mas…ketangkep agen akismet. tapi sudah ta’normalisir😛
    aRdho:::
    ahahahaha…ya maap2 saja, mas
    antobilang, mbah keman:::
    hah? hah? saya memanfaatkan orang2 yang hobi baca cerita saru yo? mwakakakakakaka😛
    crizosaiii:::
    obat apa, john? obat kuat? masih muda kamu sudah butuh suplemen kayak gituan?😛
    papabonbon:::
    iya…tragis…tragedi…kalo ngeliat latar belakang perasaannya badrun
    Paijo:::
    em-el apaan? ya em-el-em, hehehehehe
    umar:::
    hampir propesional, tepatnya. buktinya dia masih kelabakan manggil bantuan ke seniornya. padahal dalil2ku ngawur semua, lho…kekeke

  32. 34 lambrtz Februari 26, 2007 pukul 1:37 pm

    setelah dulu sempat “nyaris” terjebak dalam dunia mlm, aku sekarang semakin ga seneng ma MLM. dulu pernah diajakin temenku MLM, dateng k rumahku malem2 pk baju necis. ya aku sambut aja dgn ramah, dan akhirnya cm bilang kalo aku ga berminat ikut MLM (hahaha kapok ra kowe…). tp mereka dah tau itu ko, kan katanya dalam 30 x pendekatan cm ada 1 yg berhasil

    THE DESIRE TO OWN MONEY AS MUCH AS IMPOSSIBLE IS EVIL!

  33. 35 dewo Februari 26, 2007 pukul 2:31 pm

    Sebel aku. Benci aku.

    (** Kabur **)

  34. 36 rajaiblis Februari 26, 2007 pukul 8:04 pm

    ML … minyak lampu …

    wakakkakakaa …

  35. 37 fourtynine Februari 26, 2007 pukul 8:30 pm

    Emang ‘bajingan’ lo Joe, gua kira ni cerita bakalan bikin ‘Pusaka Sejuta Umat Manusia Yang ada Di Dunia’ berdiri tegak. ga taunya. tapi aku juga pernah punya pengalaman dengan mlm, ceritanya dia ngaku masih saudara dengan aku, terus ngajakin nyari alamat, ga taunya malahan di ajak ke seminar mlm

  36. 38 pramur Februari 27, 2007 pukul 7:56 am

    Numpang nimbrung nih Mas…
    Hehehe… Begitu sampai pada kalimat, “dia pegang spidol, dan … whiteboard”, aku kira dia mprivate Mas…
    .
    Di “organisasi terlarang” juga begitu Mas.. Jadi, kejadiannya waktu itu kita butuh uang banyak buat nombokin acara. Ga tahunya, salah satunya mengusulkan agar kita (maksutnya semua panitia inti) jadi donline nya dia. Wakakaka… Absurd!
    .
    Udah Mas. Mending usaha sendiri aja, jualan obat kek, atau piara udang ( weiks, ini sih usahaku.. ). Kalau beneran jadi kaya dan sukses, kan kita mulainya dari nol. Ya tho? Ya tho?

  37. 39 chie Februari 27, 2007 pukul 9:54 am

    halah kirain apaan..

    sama..gw juga paling males ama MLM..padahal ade gw sendiri ikutan tianshi heheh..

    klo produknya sia gw tertarik yah..cuma marketingnya ini yang malesin😀

  38. 40 diyanto86 Februari 27, 2007 pukul 4:33 pm

    mas-mas jebule to…………….. kasihan dech lu. tapi yang lebih kasihan lagi justru gue. kirain………. gak taune MLM. tiwas macane alon-alon dengan perasaan gak keruan he-he-he tenan gue juga ikut ketipu sama yang ini tapi gak popo buat pengalaman sapa ngerti besok gantian gue yang kena MLM paling tidak sudah baca temen yang kena apes……….. thnx lah

  39. 42 aphip_uhuy Februari 27, 2007 pukul 10:30 pm

    dant-juk matane…tak kiro ML je jon…tipas wis tak buka…marahi mboros-mborosi bandwith to jon…jindal lu..he3…

  40. 45 antobilang Februari 28, 2007 pukul 10:15 pm

    *tengok kanan kiri*

    kapan posting cerita yang ML Beneran?

    *kabur*

  41. 46 wida Maret 1, 2007 pukul 12:47 pm

    hahaha sammmaaaa aku juga kejebak sm judul nya….

  42. 47 maruria Maret 1, 2007 pukul 1:05 pm

    ML-nya hot buanget je Joe…!!!!
    Tapi emang aku juga alergi banget sama yang namanya MLM ini..!!

  43. 48 mrtajib Maret 1, 2007 pukul 1:13 pm

    MLM pun kini telah ditiru oleh beberapa kelompok agama untuk mencari massa….hayo….tahu gak? kayaknya di UGEEM juga ada tuh…

  44. 49 sora9n Maret 1, 2007 pukul 3:24 pm

    @ mrtajib

    MLM pun kini telah ditiru oleh beberapa kelompok agama untuk mencari massa….hayo….tahu gak?

    Nggak tahu… baru tahu tuh.

    Eh, jangan2 ini bocoran (calon) bukunya Mas Tajib ya??😉

  45. 50 iRene Maret 2, 2007 pukul 12:26 pm

    eMmm gw juga ga minat euy ma MLM, gara2 nyokap pernah ikut MLM tapi ga ada pernah sukses yang ada Qta malah ngabisin uang buat beli produk2 yang keuntungan yang di dapet ga sebanding ma pengeluaran yang dikeluarin… Dah ilfeel ma MLM euy..😛

  46. 51 joesatch Maret 2, 2007 pukul 5:04 pm

    hahaha…pada ketipu dobel ya?
    ketipu mlm, trus ketipu judul tulisanku?
    hehehehehehe…sorry…sorry…😛
    kakakakakakakaka!

  47. 52 xwoman Maret 3, 2007 pukul 8:57 pm

    Biasanya kerja keras atau olah raga berhubungan dengan ML = Membuat Lapar

  48. 53 han2cute Maret 4, 2007 pukul 4:08 pm

    penipuan massal,,,udah berapa orang yg ketipu yah?!?!?!

  49. 54 Yusuf Alam Romadhon Maret 5, 2007 pukul 12:41 pm

    Terperangkap lagi…kecian deh diriku… ha ha ha kirain Making Love Om… makanya pikiran jangan ngeres dong… tapi OK strategi marketingnya… sama dengan Anda… saya paling tidak percaya dengan MLM dan tetap konsisten sampek sekarang.. yang kasian adalah penghuni dunia terakhir… tidak mempunyai down line…

  50. 56 apri Maret 7, 2007 pukul 6:38 am

    asem ki..
    tak kiro..

  51. 57 Heri Heryadi Maret 7, 2007 pukul 3:53 pm

    Wah, yang baca n ngomentarin rame bgt yah?! kalo gw si kejebak ama Judulnya itu yg em-el em-el ga jelas, kirain em-el yg itu.;p. Apakah kalian juga begituh?! ;p

  52. 58 ayOe_imyuTzz Maret 11, 2007 pukul 8:06 pm

    mereka pada tertipu lagi…huo..huo…
    teman2,makanya jangan ngeres dunk…he3

  53. 59 G-Lank Maret 16, 2007 pukul 1:38 am

    Wuih pada menghujat MLM yah?? Hmm harusnya langsung aja ke APLI rame2 untuk nuntut klo MLM itu merugikan, atw ga tuntut jg pemerintah Indonesia yg membiarkan MLM masuk ke Indonesia, Gimana?? Terus tuntut Hermawan Kertajaya Ahli Ekonomi yg ikut Amway, Hamzah Haz, Hasyim Hussyadi, Megawati Sukarno putri n Aa’ Gym yg Ikut n Sukses di Tianshi trus dokter2 Indonesia yg klo beli obat bkn di Apotek tp di MLM, trus tuntut jg orang2 yg kaya raya karena MLM (20% Masy Dunia Kaya karena MLM, 30% Bisnis & Investasi, 50% Miskin) Wah kasihan banget yg blom mendalami MLM tp dah comment yg negatif. Dipaksa untuk kaya malah ga mau. BUKANKAH KFC, McD, Microsoft jg MLM??? Bedanya modalnya aja yg gede jd ga ditawarkan untuk masy umum. Positif Thinking donk (forum.unitedcorevision.com, masuk n debatlah dengan identitas anda(KLO BERANI MENGAKU BENER!!!), tp klo takut masuk tinggalkan cemoohan2 aja disana).

  54. 60 joesatch Maret 17, 2007 pukul 11:21 pm

    Hermawan Kertajaya, Hamzah Haz, Megawati Soekarnoputri, dll yang Anda sebutkan sukses berMLM itu dulunya orang miskin bukan? Lalu jadi kaya gara2 MLM? Atau malah sudah jadi orang berada dulu sebelum ikut MLM?

    Setau saya, orang2 yang sukses berMLM itu pada dasarnya sudah memiliki modal duluan untuk mainan MLM. Mereka nggak jadi kaya karena MLM. Mereka pada dasarnya memang orang berada. Dan saya belum pernah denger cerita ada orang melarat yang jadi kaya gara2 MLM.

    Saya nggak anti dengan MLM seandainya prosedur perekrutan downline-nya nggak pake intrik dan kebohongan kayak contoh nyata yang terjadi selama ini. Tapi memang, tidak semua orang yang tidak saya sukai di dunia ini harus saya somasi, kan? Kalo semua orang yang tidak saya senangi bakal saya tuntut, kasian dunk mantan2 pacar saya dan pacar mereka yang skrg😛

    Daripada ngikutan MLM, mendingan saya MLSW (making love sama wanita), kekekekekeke!

  55. 61 lambrtz Maret 18, 2007 pukul 11:48 am

    aku pernah baca majalah salah satu MLM, di situ ditunjukin salah satu anggota yg dulunya pemulung / pengamen (lupa), trus jadi sukses setelah ikut MLM.
    gimana itu ya?
    (mungkin) MLM emang bisa bikin kaya, tapi aku sejak sma dah menetapkan kalo uang bukan hal utama yg aku cari. kalo nantinya kaya, itu kebetulan….(huueuhuehue sok2an pol!)

  56. 62 Temy Maret 23, 2007 pukul 9:52 am

    Saya juga jalankan MLM. Tapi saat saya mengundang orang ke pertemuan, sebelumnya pasti sudah saya presentasi dulu. Kalo dia mau, ya silahkan. Kalo ndak mau, ya ndak saya paksa. Kalo misuh2, ya paling saya kasih selamat. Kalo ngajak berantem, paling saya tinggal kabur. Sampai rumah saya sudah lupa sama orang tersebut. Karena masih banyak daftar nama yang laen, yang harus saya kerjakan. Tapi kalo Mas Joe mau minta saya tunjukkan, orang2 yang jadi kaya karena MLM, wah di Jogja banyak sekali Mas. Dan saya jamin, orang2 itu tadinya miskin. Yah… mungkin saja dunianya Mas Joe masih selebar daun kelor.
    Apapun tanggapan Mas Joe and temen2, yang penting Anda semua jangan SMS lah. Tahu SMS kan?

    S = SIBUK. Di kerjaan, sibuk disuruh-suruh sama Bosnya.
    Pulang kerja, masih sibuk cari2 tambahan
    penghasilan.
    M = MISKIN. Meskipun sudah sangat sibuk, tapi tetep aja
    miskin.
    S = SOMBONG. Sudah SIBUK, MISKIN, SOMBONG LAGI!!!!

    He..he… Jangan tersinggung ya…

    Salam hangat,
    Temy Wibowo Sucahyo

  57. 63 joesatch Maret 26, 2007 pukul 2:20 pm

    wah, tenang aja. saya ndak gampang tersinggung, kok.
    cuma, memang beda perkara aja kalo niat presentasinya pake cara2 yang “nipu” dulu, apalagi memanfaatkan kondisi psikologis seorang cowok, kekekeke!

  58. 64 astikirna April 20, 2007 pukul 3:21 pm

    wakakakakaka…seorang joe ternyata yo pernah kejebak to…
    hehehhe…sama joe aku juga pernah, ketipu… sama temenmu seangkatan joe… ga tau sekarang temenmu itu masih inget aku pa ndak… dan ga tau juga apa dia masih ikutan MLM itu pa engga… Tadinya kan aku minta cariin kerja partime…ya yang aku maksud beneran kerja yang memeras tenaga dan pikiran… ealah ndak tau nya… sama lah nasibnya kayak kamu… :))

    tp joe aku sekarang juga ikutan MLM kok jo… tp aku ikut bukan ngejar incom ato level… berhubung aku suka make produk nya dan krn produk nya menurutku memang bagus… ya wes aku ikutan jadi member jadi klo beli produk nya miring harganya… dan kadang aku cuma nawarin ke temen2 dengan nunjukin katalog aja… klo ada yang minat ya aku beliin, tp ga sampe ngoyo aku harus bisa level berapa gitu… mending aku main game nek pengen iso munggah level… :))

    tp aku bukan ikut MLM yang temen mu tawarin lo joe…

  59. 65 joesatch April 20, 2007 pukul 8:14 pm

    wakakaka…kowe melu mlm opo e? obat2an? opo kosmetik? kekekeke! atau merchandise rumah tangga?

  60. 66 astikirna April 21, 2007 pukul 11:39 am

    kosmetik? kamu mau joe dadi member? :)) or beli wae wes…tak diskon maneh wes… :)) kok malah dadi bakul ngene…

  61. 67 sandee April 30, 2007 pukul 3:04 pm

    bukan masalah uangnya tapi pendidikan yang ditawarkan aja mas siapa tahu bisa buat bantu sesama kan paling enak saling membantu kan dari pada saling bersaing di sebuah perusahaan demi untuk wujudin impian bos.lagian cari kerja dengan gaji tinggi itu susahnya minta ampun?paling gak dipelajari dulu konsepnya baru ngomel-ngomel.oke? sip

  62. 68 sandee April 30, 2007 pukul 3:08 pm

    mas temy itu net-p yang ke berapa tuh kok pakai SmS S=sibuk M=miskin S=Sombong,yach paling gak bisa dipertimbangakn lah yaw….? dari pada jadi sms? he.. he..

  63. 69 sindu *4 April 30, 2007 pukul 3:31 pm

    sukses buat anda…!!!

    Sukses atau gagal suatu pilihan bagi anda,go freedom

    Go *8 and Mercy C230

  64. 70 joesatch Mei 1, 2007 pukul 7:32 pm

    astikirna:::
    hehehe, mengkolah, ti, nek parfumku wis entek. ada parfum yang aromanya aroma cowok ugal-ugalan, ndak?

    sandee:::
    bukan masalah pendidikannya juga yang sedang saya soroti di postingan saya, mas. tapi lebih kepada mental2 para pejuang-pejuang mlm itu secara umum yang suka sruduk sana-sruduk sini waktu nyari donlen. tipu2 dan nggak paham tata-krama. itu yang saya nggak suka😀 cowok, kalo disuruh datang tiba2 ke kos cewek yang disukainya, pastinya apapun halangannya bakal langsung dilibas kan?😛

  65. 71 Soegiran Oktober 24, 2007 pukul 2:52 pm

    Sebenarnya Kalau dipelajari sungguh sungguh, merupakan solusi yang baik, dengan syarat Murni MLM spt DT88, Revell, Am Way dll. Kalau effortnya bagus dan fokus hasilnya dahsyat. Jadi itu bisnis resmi bukan penipuan. kami sudah buktikan….. cuma masalahnya kebanyakan orang kita itu MALAS ….TAK PUNYA JIWA eNTERPRENEUR…..KALAU KOMENTARKU MLM SANGAT POSITIF…………….tOLONG PAHAMI SECARA UTUH MLM. Kalau masalah penipuan dan kemunafikan di semua bidang bisa jadi bukan hanya MLM. Pelajari dengan jernih, dan kami tahu banyak teman yang sukses ber – MLM karena kesungguhan dan fokus!!!!!!

  66. 72 Shelling Ford Oktober 25, 2007 pukul 8:19 pm

    bisa dibaca jawaban saya di komentar yang tepat di atas komentar anda?😉

  67. 73 swargino Oktober 29, 2007 pukul 9:00 am

    PENGEMIS, PENGAMEN
    DISTRIBUTOR/SALES MLM DILARANG BEROPERASI DI WILAYAH INI.
    Itulah tulisan di gapura perumahanku di Surabaya.
    Maka dari itu bila ada orang ngotot minta daftar nama jangan diberi. Emangnya mau pasang iklan gratis? Tak sudi ah!!

  68. 74 swargino Oktober 29, 2007 pukul 2:40 pm

    Oh dunia,kedunawian, cinta uang.
    Dulunya Hermawan Kertajaya eneg & benci MLM.
    Tetapi sekarang…….
    Mungkin sakunya sudah mengantongi tiket PP travelling ke China lihat pabrik Tianshi? Enakkan? Hanya dengan jalan pintas ga pakai nempuh perolehan bintang yang kesekian.
    Ataukah pamornya menurun?
    Apakah sudah tidak ada yang bisa dipikirkan?
    DASAR MLM!!!!!
    JUANCIKKKK!

  69. 75 bravo9682 Mei 28, 2008 pukul 12:05 pm

    kupas tuntas bisnis MLM dan segala tipu daya muslihatnya
    ada di http://bravo9782.wordpress.com

  70. 76 Prast Januari 27, 2009 pukul 9:56 pm

    mending bisnis forex..
    atau maen saham…
    reksadana jg bisa…
    Uangnya jelas, kerjanya jg jLs


  1. 1 Nyobain AdBrite « The Satrianto Show! Lacak balik pada Maret 27, 2007 pukul 2:48 pm
  2. 2 FridaBali.Com - My Sex, Love, Life Journey - Sexy Girl in Paradise Island - Cerita ABG ML pertama | Frida Bali Lacak balik pada Desember 27, 2007 pukul 2:34 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Menyesatkan...

  • 1,032,449 manusia

Am I A Rockstar?


Anindito Baskoro "Joe" Satrianto. Mahasiswa keren yang lagi belajar jadi bajingan. Menggauli Corel, Adobe, dan Macromedia lebih banyak ketimbang PHP, MySQL, atau VB.Net. Tingkat akhir, dan sedang bingung menyusun skripsi. Waktunya dihabiskan di kantin kampus dan Lab Omah TI, serta sekretariat Himakom UGM sambil ngecengin gadis-gadisnya. Ngganteng, pinter, tapi banyak utang.

Add to Technorati Favorites

RSS E-Books Bajakan? Oho!

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Tanggalan

Februari 2007
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

Astaga! Padahal Keren…

Bundel

Penghuni Jogja Terbaik

Bali Blogger Community

Indonesian Muslim Blogger

Bloggers' Rights at EFF

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia