Vamos Indonesia!

Serial-ATA dan Jakarta:::

Aku punya rencana mau dolan liburan semester ke Jakarta. Diajakin ngikut study tour-nya adik-adik kelasku. Rencananya pakai nonton Tukul Arwana secara live di Empat Mata segala. Duit sudah ta’kumpulin, sampai-sampai desakan dari beberapa teman yang menuntut makan-makan semuanya kutolak mentah-mentah.

Tapi, oh, tetapi, kemarin aku mendapatkan kabar buruk tentang komputerku. Bermula dari keluhanku ke Saber, adik kelasku yang tukang coding, tentang XAMPP di komputerku yang nggak bisa dipakai nge-load localhost. Kalau sudah begitu, tentu saja beberapa kerjaan webku jadi nggak karuan.

Sedikit pemberitahuan, Saber itu tukang coding paling handal di Ilmu Komputer UGM angkatan 2004. Sudah tentu kemampuannya bisa dipertanggung-jawabkanlah.

Saber ke rumah. Ternyata, setelah utak-atik registry, bolak-balik install-uninstall, restart berkali-kali…Saber nyerah! XAMPP-ku tetap nggak bisa berfungsi seperti yang seharusnya. Solusinya, menurut dia, ternyata sama dengan solusi yang biasa kuberikan kalau ada cewek manis yang mengeluh ke aku saat komputernya kemasukan virus. Sebagai ahli virologi (kakaka!), tentunya aku nggak pernah berminat untuk menggunakan metode ecek-ecek dalam menangani masalah virus. Langsung saja gunakan senjata pamungkas: Format ulang!

Ja begitoelah, Saber akhirnya juga menyarankan supaya aku mencoba memformat ulang sistem operasiku. Siapa tau ada sistem yang nggak beres. Bahkan, saking bingungnya, Saber sampai salah ambil CD bokep!

Celakanya, harddisk yang kupakai buat menyimpan sistem operasiku bertipe Serial-ATA (selanjutnya kita sebut saja SATA). Ini tipe harddisk yang (konon) kenceng tapi rewel! Rewelnya kalo sudah mau diformat ulang. Minta pakai disket SATARaid. Padahal jaman sekarang siapa, sih, yang masih pake disket? Karena terpengaruh perkembangan jaman juga akhirnya aku memutuskan tidak pernah mengurusi tiga-setengah-floopy-a-ku-yang-modar-sejak-berbulan-bulan-yang-lalu. Jadilah sekarang aku kebingungan saat pengen format ulang.

Masalah belum selesai sampai di situ saja. Tadi siang, aku juga dipaksa terkaget-kaget ketika mendapati file-file *.cdr-ku yang lenyap semuanya! Aku bingung, kok bisa ilang? Pada kemana ya mereka? Aku search juga nggak ketemu. Aku coba mematikan super-hidden-nya (siapa tau kasus yang sama dengan virus model *.scr dulu itu) lewat command-prompt ternyata juga nggak ada. Diamput! Praktis karya-karya gambarku yang kubuat sejak jaman aku belum punya pacar dulu itu hilang semua tak berbekas.

Ada yang bisa memberiku pencerahan?

Maka, dengan beberapa pertimbangan, mungkin ada baiknya kalau aku berniat untuk membatalkan rencanaku ke Jakarta. Sebagai kompensasinya, aku bakal membeli sebuah harddisk paralel untuk menyimpan sistem operasiku, sekaligus sekalian menjajal sistem operasi NIX-family, karena, konon, Linux juga rewel di SATA.

Vamos Indonesia:::

Aku nggak pernah nonton pertandingan sepakbolanya timnas Indonesia. Setidaknya aku nggak pernah nonton lagi sejak eranya Kurniawan, Widodo C. Putro, atau Rochi Putiray di lini depan, Bima Sakti di tengah, Bejo Sugiantoro di belakang, Aji Santoso-Anang Ma’ruf di kiri-kanan, serta Hendro Kartiko di bawah mistar gawang.

Tapi tadi, begitu bangun tidur siang, iseng-iseng nyetel tivi yang begitu dinyalakan langsung nyiarin Trans|7. Weitz, ternyata piala AFF sudah mulai, tho? Sumpah aku nggak tau kalo piala AFF itu mulai hari ini.

Indonesia lawan Laos. Iseng-iseng nonton walaupun tinggal tersisa sekitar 15 menit lagi. Indonesia 3, Laos 1. Lumayanlah. Dari 15 menit terakhir itu, ternyata gerakan timnas Indonesia (menurutku) tetap nggak sebagus era 90-an. Tapi, ya…bolehlah, daripada kalah. Alon-alon waton klakson. Vamos Indonesia. Ya, bangkitlah Indonesia!

Ketemu setan:::

Dari pagi aku sendirian di rumah. Adikku pulang ke Solo.

Habis nonton piala AFF itu tadi, Trans|7 ngelanjutin muter “David Blaine Street Magic”. Pesulap yang di intro tayangannya katanya sangat berbakat. Manusia biasa dengan bakat luar biasa, katanya. Dan yang aku liat gayanya memang asyik. Nyantai dengan logat broken-English khas Brooklyn-nya, juga tampang yang nggak (sok) serius kayak si botak Dedi. Aku baru nonton acaranya sekali itu. Sumpah!

Yang bikin aku terkejut adalah ketika dia menyapa pemirsanya di tivi. “Lihat kartu ini, pilih kartu Anda,” sambil nunjukin 1 pak kartu isi 52.

Anak ini mau bikin ulah apa coba? Biar ta’liat, pikirku tadi. Maka, sambil lalu aku memilih kartuku. Selanjutnya, biasalah, kartunya dia acak lagi, lalu kemudian menunjukkan as hati. Amerika ngawur, batinku sambil ketawa dalam hati. Acara apus-apusan, lagi-lagi kata batinku. Tapi selanjutnya dia ngomong dengan santainya, “Kalo kartu Anda bukan yang ini, kartu Anda pasti yang ini.”

Queen sekop! Mak jegagik! Itu kartu yang tadi asal-asalan kupilih tanpa menggeser posisi pantatku dari karpet di depan tivi! Sumpah, aku kaget. Kaget sekaget-kagetnya! Bahkan, kalo saja Mitha tiba-tiba SMS aku, aku nggak bakal sekaget nonton David Blaine! Anak setan! Ilmu apa yang dia pakai? Ini bukan siaran langsung kayak yang biasa dilakukan si botak Dedi, Dab. Sambil geleng-geleng, aku memutuskan ngacir ke kamar mandi. Nonton David Blaine terus-terusan bisa-bisa mengancam akidahku, kekeke!

Iklan

14 Responses to “Vamos Indonesia!”


  1. 1 pramur Januari 14, 2007 pukul 6:05 am

    Numpang nimbrung nih Mas…
    Yes, pencocot pertama!
    Mmmm… Soal David Blaine, itu kayaknya udah disurvey, 2 kartu tersering yang kita jadikan pilihan.
    Nonton Indonesia-Singapura atau Indo-Malay itu bagiku lebih deg2an daripada nonton siaran bolanya orang luar yang bahkan namanya aku suka lupa-lupa inget. Pokoke hidup Indonesia!

  2. 2 manusiasuper Januari 14, 2007 pukul 9:45 am

    Ga nyangka saya joe…
    Penggemar Tukul Arwana ternyata…

  3. 3 win4sure Januari 14, 2007 pukul 10:12 am

    wakakakakaka ahli virologi kita dengan senjata andalannya: re-format!

    kalau virusnya cetek-cetek, kesannya sakit flu di gembleng antibiotik!

  4. 4 passya Januari 14, 2007 pukul 2:22 pm

    kenapa gak sekalian pindahan ke linux joe…

  5. 5 senja Januari 14, 2007 pukul 3:24 pm

    hahahaha, kemarin itu indonesia cuma beruntung aja jadi bisa menang :p

  6. 6 Amd Januari 15, 2007 pukul 11:55 am

    Yang lebih penting lagi Liverpool menang!!!

    Pernah pake software Undelete?

  7. 7 joesatch Januari 15, 2007 pukul 4:43 pm

    pramur:::
    tapi biasanya, kalo ada tebak-tebakan kartu kayak gitu, aku biasanya ngambil 7 sekop 🙂
    manusiasuper:::
    wah, sebenernya nggak…cuma penasaran aja, selama ini di studio nggak ada yang misuhin dia pake bhs jawa, hehehe
    win4sure:::
    itulah yang disebut sbg seorang “ahli virologi (kakaka!)” 😀
    passya:::
    ini barusan beli HD paralel. sekalian mau nyoba freeBSD juga
    senja:::
    aku bilang malah goblok. harusnya malah bisa menang 10 gol
    Amd:::
    celaka, mas. sudah kuformat! karya2ku sudah kuikhlaskan [>_

  8. 8 daNy_goNz Januari 16, 2007 pukul 3:11 pm

    wah ente emang orang yang sok tau n sok sokan..dah tua maseh sok sokan :p wakakakak!

    makanya jgn langsung diformat dunk, pertama diliat dulu, serahkan pada yg lebih tau, kedua install ulang s/w, nah kalo dah ga bisa semuanya baru format n install ulang OSnya.. (?????) podo wae yogh..??!!
    heheheh…

    wah aku setuju ama situ soal Timnas kita, hrrhhhhhh..muakK!!!!!

  9. 9 joesatch Januari 16, 2007 pukul 3:24 pm

    yakin, gon! aku wis emosi karo SATAku soale…

  10. 10 Arif Kurniawan Januari 16, 2007 pukul 10:32 pm

    Nonton Timnas Indonesia lebih serem daripada naik roller coaster. Walopun sudah dijamin ndak berbahaya… jantung itu rasanya suka mau copot euy.

    Bagi saya… tetap PERSITARE tetap nomor satu!

    (PERSITARE= Persatuan Sipakbula Jakarte Utare Kage Ade Matinyee)

  11. 11 joesatch Januari 17, 2007 pukul 12:39 am

    ayo diadu sama Perseden Denpasar! 😛

  12. 12 devie Januari 29, 2007 pukul 6:55 pm

    kok diformat kang? koyok oknum IT kantorku ae (cuman oknum, ndak semua orang IT lhoo). IE ra mlaku di GHOST. busuk banget.

  13. 13 joesatch Januari 29, 2007 pukul 7:39 pm

    emosi jeeee…emosi soale…kekekeke!

  14. 14 antobilang Februari 1, 2007 pukul 12:40 am

    tak sobek..sobek..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Menyesatkan...

  • 1,052,504 manusia

Am I A Rockstar?


Anindito Baskoro "Joe" Satrianto. Mahasiswa keren yang lagi belajar jadi bajingan. Menggauli Corel, Adobe, dan Macromedia lebih banyak ketimbang PHP, MySQL, atau VB.Net. Tingkat akhir, dan sedang bingung menyusun skripsi. Waktunya dihabiskan di kantin kampus dan Lab Omah TI, serta sekretariat Himakom UGM sambil ngecengin gadis-gadisnya. Ngganteng, pinter, tapi banyak utang.

Add to Technorati Favorites

RSS E-Books Bajakan? Oho!

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Tanggalan

Januari 2007
S S R K J S M
« Des   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Astaga! Padahal Keren…

Bundel

Penghuni Jogja Terbaik

Bali Blogger Community

Indonesian Muslim Blogger

Bloggers' Rights at EFF

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia