Jangan Lihat Jurusan dari Nama Universitasnya

“Kuliah di mana, Mas?”
“U-ge-em.”
“Wah, anak u-ge-em. Ngambil apa, Mas?”
“Ilmu Komputer.”
“Hebat! Masuk situ, kan susah.”

Lha iya, kalo ngeliat waktu tes masuknya, sih memang keliatan susah. Ngadu otak dengan ribuan peminat (yang silau dengan nama besar UGM), masih ditambah harus ngadu finansial akhir-akhir ini. Masuk UGM susah? Nggak, gampang kok. Suer! Kalo nggak percaya, tanya aja sama mahasiswa-mahasiswinya sendiri, apa iya masuk UGM itu susah. Yang susah itu keluarnya secara baik-baik. Kalo mau waton, sebenernya gampang juga, sih itungannya. Cukup modal sabar aja. Tunggu 7 tahun aja, nanti kan secara teori tau-tau dikeluarin dengan sendirinya.

Sebenernya, UGM itu, kalo menurut aku, cuma tempat ngangkat derajat. Lumayan, bisa bikin mupeng cewek-cewek yang mendambakan masa depan gilang-gemilang. Apalagi kalo nyebut nama Ilmu Komputer yang tiap tahun selalu masuk 3 besar jurusan paling diminati bersaing dengan Kedokteran Umum dan Teknik Elektro. Pokoknya, UGM masih cukup bikin silau dan iri buat mereka-mereka yang dulu sempat kepengen masuk UGM tapi mentok karena 1 dan lain hal. Dan celakanya, setiap mahasiswa rantau yang datang ke Jokja, bisa dipastikan hampir semuanya memang kepengen masuk UGM (pengecualian buat yang memang kepengen masuk ISI atau UNY).

Untungnya Allah maha adil. Ada anekdot di sekitar mahasiswa yang dipicu oleh obrolan angkringan 2 batang mahasiswa elek-elek’an.

“Cup, Tuhan itu maha adil, ya?”
“Lha, kok?”
“Kita ini kan belum punya cewek sampai sekarang.”
“Lha terus, hubungane opo?”
“Kita ini kan, ngganteng nggak, kaya juga nggak. Pinter ya…seadanya aja.”
“Terus?”
“Coba bayangin kalo kita ini ngganteng, pinter, kaya. Wah, kita pasti sudah jadi manusia cabul. Nggebet cewek di mana-mana. Sembarang wedokan mesti dikuabruk!”

Nah, itu dia. Coba bayangin, Ilkomp UGM, IPK 3 koma sekian, ke kampus bawa mobil, ngguanteng puol, yang diimbangi dengan seringnya berkhayal yang enggak-enggak gara-gara kebanyakan nonton Mbak Miyabi Show. (Tau Miyabi, kan? Pokoknya lebih fenomenal dan sensasional dibanding Asia Carerra-lah!). Mesti aja kalo imannya nggak kuat bakal jadi manusia cabul.

Tapi apa iya, tho, mahasiswa Ilkomp UGM itu pinter-pinter? Nanti dulu, sobat. Dari luar mungkin keliatannya iya. Apa yang ada di bayangan sobat-sobat muda ketika mendengar mahasiswa yang bergelut dengan teknologi informasi? Anak pinter berkacamata yang tiap hari di depan komputer bercinta dengan berbagai bahasa pemrograman?

Itu nggak salah. Tapi pengecualian buat Ilkomp UGM! Yang bakal kalian liat justru mahasiswa yang cuma berkomentar, “Heh? Heh?” sambil pura-pura nggak nyadar ketika diajak rekannya masuk ruang kuliah. Selanjutnya tengoklah taman kampus, maka kalian akan menemui mahasiswa-mahasiswa yang nongkrong di kantin sambil gitaran genjrang-genjreng nggak karuan. Ada juga yang teriak-teriak lagi main ping-pong, ada yang main poker, ada yang ngobrolin cewek sambil cekikikan dengan tampang saru. Diskusi? Oh, ada juga. Banyak yang mendiskusikan nanti sorenya jadi main bola atau nggak. Topik lainnya juga cukup berbobot: Setelah main bola mau nongkrong di tempatnya siapa?

Inilah mahasiswa yang penuh semangat. Liat aja kegigihan mereka keluar-masuk studio musik waktu mau manggung di acara band-band-an kampus. Liat kesibukan mereka menghafal skenario buat pentas drama. Dan liat juga betapa kening mereka berkerut ketika mendadak tau ada tugas kuliah: “Aku harus ngapain, ya?”

Dan, biasakan untuk tidak kaget kalo sobat-sobat muda iseng bertanya apa rencana mereka setelah (kalopun bisa) lulus kuliah. Jawabannya singkat: Kawin!

Ya, begitulah realita sehari-hari Ilkomp UGM. Penuh kebersamaan dan kegotong-royongan, terutama saat ujian semester. Kenapa bisa kayak gitu? Biar para birokrat kampus biru itu yang menjawabnya. Harus melampiaskan dengan cara apa lagi mereka-mereka itu ketika mendapati iklim yang sangat tidak kondusif untuk belajar? Yang harus diherankan justru kenapa mahasiswa-mahasiswa komputer itu minim sekali mendapatkan waktu untuk bersentuhan dengan komputer ketika jam kuliah. Apa kita mengharapkan lulusan yang kuat di teori tapi aplikasinya “no way!”?

Ta’kasih tau. Banyak yang nilai mata kuliah Pengantar Teknologi Informasi-nya dapat A dan B, tapi ketika registry Windows-nya diutak-atik pada gelagapan. Yang nilai Basis Data-nya bagus juga bakal cuma berkomentar sambil bingung, “Oracle? Kok baru denger, ya?” Yang itung-itungan Teori Bahasa Otomata-nya lancar bingung waktu lagi nge-date pas ditanya sama pasangan dinner-nya nanti implementasinya kemana.

Kabar terakhir yang ada, Himpunan Mahasiswa Komputer UGM bakal suksesi. Semoga aja pemerintahan yang baru besok bisa memprovokasi pihak birokrat untuk memperbaikin kinerja Ilkomp UGM. Kalopun tidak, lumayanlah, Ilkomp UGM masih sanggup membuat cewek-cewek jadi gelap mata sesaat. Sekian pertemuan kita pada kesempatan kali ini. Terima kasih.

Iklan

41 Responses to “Jangan Lihat Jurusan dari Nama Universitasnya”


  1. 1 passya Desember 5, 2006 pukul 3:40 pm

    Oracle? pasti Ora kecekel…
    btw, masak sih mas sampe segitunya? mbok ya merendahnya jangan banget2 gitu lho…

  2. 2 andi Desember 5, 2006 pukul 4:54 pm

    Ternyata kondisi seperti ini tidak diamali jaman sekarang saja. Dari dulu juga begini, saya alumni Universitas Brawijaya yang tentunya jauh kalah tenar dibangingkan UGM. Saya dulu juga di Teknik Komputer masuk fakultas MIPA dan masih D3. Kondisi seperti ini juga saya alami padahal itu 10 tahun yang lalu. Memang sih dibandingkan sekarang eksplorasi tentang komputer lebih banyak dibandingkan sekarang. Tapi tentang kurikulum sama saja, tidak ada perkembangan yang berarti, malahan mungkin ditambah dengan teori-teori yang gak karuan ‘juntrungane’ (arahnya) yang akhirnya fotocopy catetan dan menghafal (itu yang agak baik) ada yang bawa catetan dan lulus dengan nilai A, padahal tidak tahu sama sekali masalah teknis yang dihadapi didunia nyata (kerja) saat ini. Meski dengan sejuta aksi dari mahasiswa saya pikir masih sulit mewujudkan kurikulum yang praktis dan pragmatis seperti yang diinginkan di dunia nyata. Ada berapa persen mahasiswa yang punya blog ? 😀 Ada berapa persen mahasiswa yang paham tentang teknik pemrograman berbasis database ?
    Ada berapa persen mahasiswa yang paham tentang router, OS (Windows,Linux,OSX, etc), Network, WiFi , GPRS, 3G?
    Ada berapa persen mahasiswa yang paham tentang pemrograman berbasis web dan java ?
    Ada berapa persen yang paham tentang organiser acara pentas seni, band2xan, Olahraga ? 😀
    Ada berapa persen yang peham tentang percintaan,nongkrong,bokep,dll? :))
    Pasti yang terakhir2x saja yang prosentasenya besar yang diatasnya pasti sedikit. Mo dikemanain mereka para lulusan IT yang katanya sangat menjanjikan jika tidak ditunjang oleh skill yang bagus. Iming-iming dosen kelak kalian akan jadi seorang analis yang handal (kalau S1) dan jadi teknisi handal (kalau D3) darimana .. ha wong diisi teori yang gak bermutu dan sangat ketinggalan jaman (jamannya Pentium 4 3GHz, Core 2 Duo yang dibahas prosesor 8088,XT).
    he he he .. sorry komennya panjang kayak posting 😀

  3. 3 kikie Desember 5, 2006 pukul 6:35 pm

    tiap dari mudik ke jogja, sebelahku sering tanya begini:
    D (dia): di jogja dalam rangka apa, mbak?
    K (kikie): kuliah ^_^
    D: wah, di mana?
    K: UGM bu .. (biasanya yang nanya beginian ibuibu)
    D: hebat! jurusan apa?
    K: biologi …
    D: ouh… *pasang tampang bete*

    di sana overrate, di sini underestimate 😀

    pokoknya rencanaku habis lulus bukan kawin!

  4. 4 kikie Desember 5, 2006 pukul 6:39 pm

    (salah, maksudnya “pulang dari mudik”)

  5. 5 joesatch Desember 5, 2006 pukul 7:08 pm

    passya:::
    wew…aku nggak merendah, kok. memang gitu kenyataannya, huehehe!

    andi:::
    bener…bener. mikrokomputernya masih juga mbahas yang itu2 aja. pancen kaco 🙂

    kikie:::
    lho, biologi? kita tetanggaan dunk!

  6. 6 deni w Desember 5, 2006 pukul 7:51 pm

    untung aku wis lulus…. kalo ngga kan ehhmmm…
    masih sering nongkrong di tenda biru sebelah barat d3 te ugm yo boss? hehehe.. lha seneng ngerumpi sing ngalor ngidul gitu kok.. kwa kwa kwa..

  7. 7 ghulam Desember 5, 2006 pukul 8:05 pm

    emang iya banyak teorinya. makanya liat jurusan dari nama universitasnya. kalo namanya universitas dimana-mana kebanyakan teori. beda sama institut atau politeknik. udah universitas trus ilmu komputer. ya jelas teori banget. lumayan kalo universitas tapi jurusannya teknik informatika. itu lebih sedikit teorinya. yang lebih dikit lagi institut trus teknik informatika. yang paling dikit politeknik jurusan teknik informatika 😀
    — gua juga ketipu kok. gw kira sama aja antara ke-empat diatas. tapi lambat laun gua sadar 😀 —

  8. 8 joesatch Desember 5, 2006 pukul 9:03 pm

    deni:::
    tendane saiki ganti warna oranye, kok 😀
    ghulam:::
    sok bijak mode:ON! kampret lu! kakakakakaka!

  9. 9 donn Desember 5, 2006 pukul 10:25 pm

    Wah, berarti lulusan Komputer bakalan banyak yang jadi musisi nih..ngikutin Purwacaraka..

  10. 10 joesatch Desember 5, 2006 pukul 10:48 pm

    lho, purwacaraka backgroundnya komputer juga ya, mas donn?

  11. 11 donn Desember 5, 2006 pukul 11:34 pm

    lho..nggak tahu saya..he..he..Teknik juga dia..nggak tau Teknik apa..

  12. 12 daNy_goNz Desember 6, 2006 pukul 11:20 am

    wehh…..gayamu jo jo..!

    numpang iklan yogh :
    please visit My Blog

    heheh…joe..kunjungi yo, n add blogku nang gonmu, ok?THX BROW!!

  13. 13 pramur Desember 14, 2006 pukul 10:15 am

    Numpang nimbrung nih Mas…
    “Dont judge the book from its cover”

    (Dua comment serupa di posting berbeda. Eh, nggak ding, yang kalimat terakhir ini di postingan satunya ga ada ^_^)

  14. 14 joesatch Desember 14, 2006 pukul 7:49 pm

    kowe kie ngopo e mur…mur?…mur?…hahahaha

  15. 15 chiell Desember 15, 2006 pukul 5:47 pm

    ** Jd kul di Ilkom UGM cm biar cepet kawin aj y…??
    ++ Kykny y. Jogja lg. Ak udah kuliah beberapa semester ngrasa ga ad bedanya.
    ** Itu kmny aj yg jarang masuk kuliah…
    ++ Tp ak kl masuk kul jg ga mudeng yg diomongin ma org yg di depan.
    ** Kl gt berarti km yg bego.
    ++ Kq bs msk Ilkom UGM??
    nah lo………

  16. 16 joesatch Desember 17, 2006 pukul 10:44 pm

    paling nggak, saudara chiell adalah orang paling bego diantara orang-orang pintar. berbahagialah. berbanggalah menjadi anak ilkomp ugm, kekekekeke! dan, kawin (jika sah) adalah ibadah :p

  17. 17 frandi Desember 18, 2006 pukul 2:58 pm

    Ternyata…g dmn2, ternyata kuliah sama aja…

    [Suatu hari di dalam arena chat…]
    ……………………
    ce_cute:”asl pls”
    fdj:”21 m sby”
    ce_cute:”kul y maz?”
    fdj:”iya nich”
    ce_cute:”dmn?”
    fdj:”its”
    ce_cute:”dimana tuh?”
    fdj:”surabaya”
    ce_cute:”swasta y maz?”
    fdj:”glodak…g gaul amat sih”
    …………………..

    Hehe…bersyukurlah krn UGM msh dikenal sm orang2 Indonesia, hingga ce2 bs klepek2 gt….
    Drpd kampusku, yang tnyt orang2 pd blom tau apa itu ITS….pake dikatain swasta lg… Lah kmrn ngapain aku ikut eSPeeMBe….fiuuhh…..

    Chaiiooo deh UGM….

  18. 18 joesatch Desember 18, 2006 pukul 6:34 pm

    hahahaha…sama aja kok, oom. adik kelasku di sma sendiri nanya ugm itu dimana waktu aku promosi ke bekas sekolahku. jancuk! :p
    its? wah, jur apa? aku punya cerita dengan mahasiswi teknik lingkungan di situ…
    kapan2 aku ta’nitip salam ya! 🙂

  19. 19 frandi Desember 19, 2006 pukul 2:05 pm

    Aku d informatika mas.
    Yang katanya mas ghulam lebih banyak praktik drpd teorinya…hehe…
    Bener emang, sampe2 buat hangout aja waktunya dikalahin ma praktikum
    Kayanya dosennya jg dah mulai ngerti…akibatnya ngasih tugas dah g pake basa-basi lagi, langsung hajar aja, pokoknya minggu depan dikumpulkan…
    Hmmm…hebat banget emang birokrasi kampusku, ga perlu ba bi bu buat matiin gerakan mahasiswa, cukup bungkam dgn tugas2 kuliah….mati deh…good bye mahasiswa….

  20. 20 joesatch Desember 19, 2006 pukul 3:03 pm

    wew…kebeneran…
    kayaknya ilkomp ugm ada rencana kunjungan studi banding ke its, cuma sampe skrg blm dapet CPnya himpunan mahasiswanya TI its…bisa dibantu? 🙂

  21. 21 boku_baka Januari 25, 2007 pukul 2:12 am

    ya ya.. Miyabi emang hebat!

    *salah fokus*

  22. 22 irdix Januari 27, 2007 pukul 8:07 pm

    kenapa kok beda jauh ama kampusku STIKOM yah.. padahal kan swasta.. (^^,) untung ora melu eSPeeMBe.. (amin ya Tuhan.. *sujud*2 sampe item)

    praktik sendiri aja dirumah joe.. tapi..kan dah mo lulus, brarti sukses kerjasama timnya pas ujian.. 😀

    – miyabi.. aq punya 12 DVDnya – *ooopss..*

  23. 23 joesatch Januari 28, 2007 pukul 1:07 am

    udahlah, jgn bicara kampus. fokus benar2 kita alihkan ke miyabi skrg 😛 kalo azumi kawashima punya juga ga? 🙂

  24. 24 Agung Maret 12, 2007 pukul 4:27 pm

    Kalo si Izzul’02 masuk tipe mahasiswa yang kayak gimana yak?
    ^_^

  25. 25 joesatch Maret 12, 2007 pukul 9:15 pm

    wah, entah ya…emang si izzul knp? kan beres2 aja, gung?
    *dah lama ndak ketemu dia. masih ninggalin utang lagi…*

  26. 26 lambrtz Maret 13, 2007 pukul 10:44 am

    wex, mau kalo azumi kawashima…

  27. 27 dioni Oktober 28, 2007 pukul 11:08 am

    Wah, masnya ini memang suka merendah…Aku aja dulu UM pilihan keduanya Ilkomp UGM, tapi juga gak berhasil kok. Tapi syukurlah bisa Informatika di sebuah institut(^.~’), mungkin jalannya memang di sana…Hehe

    Eh,bukannya Ilkomp emang lebih ke teori doank ya?liat aja fakultasnya apa…aku wae yo bingung pas pertama kali ngerti ono jurusan Ilkomp ng UGM, knapa ga sekalian bikin teknik informatika aja >>waktu itu mikirnya gitu. Jadi ya wajar kalo mas dkk. dikasih kesempatan sedikit untuk bersentuhan dgn komputer…Hehe..

    Maaf bukannya ngece, tapi menurut gw, kalopun di informatika tiap hari juga ketemu komputer tapi kitanya sendiri nggak aktif ngoprek2 komputer ato ngoding sendiri juga sama aja lolak-loloknya(waduh, apa ya Jogja-nya…) kok. Soalnya yg diajarin di kuliah kan terbatas banget…jadi harus kita sendiri yg aktif. Contoh kecilnya aja, soal membasmi virus, apa kita mahasiswa Informatika,Ilmu Komputer,Teknik Komputer,Teknik Elektro,Sistem informasi diajarin secara eksplisit?Gw rasa kok enggak..orang2 yg ekspert bwt nanganin begituan pasti banyak belajar mandirinya…

    Gw sendiri smpe skrg juga masih bingung kalo ditanyain apa bedanya Informatika,Ilmu Komputer,Teknik Komputer,Sistem informasi, dan macam2 variasi nama jurusan di bidang IT yg lain…

  28. 28 Teddy November 6, 2007 pukul 6:23 pm

    @dioni
    yo mungkin memang itu inti postingannya, koq kayaknya prodi di dalam universitas dengan nama sebesar ugm telah gagal membentuk mahasiswa yang seharusnya berprilaku kayak yg mas deskripsikan. Bukan masalah prodi yang kurang nyuapin, tapi prodi yang gagal bikin mahasiswa yang bisa nyuap ndiri 😀

  29. 29 Shelling Ford November 8, 2007 pukul 9:04 pm

    hahaha, seperti itulah, kira2 😀

  30. 30 bedor Desember 31, 2007 pukul 11:07 pm

    Lha sampean ngerasa gitu juga to Mas..?
    padahal d jurusan Ilkom lo yo..?
    jurusan itu kan cukup tenar mmg, kusunya d MIPA, mesti arek2 tanya jurusan apa.. la lek wes dijawab ILKOM, langsung meneng sing takon, iyo terae jurusan iku tenar temenan…
    Orang yang kayak sampean saja bisa kayak gitu bosannya sama kondisi MIPA ya.. Apalagi saya, saya d jurusan fisika, U knew it Gentleman ..
    malahan kemarin MABA dari prodi Hukum, tanya
    -‘mas d prodi apa Mas..?’
    +’ fisika, knapa?’
    – ‘fisika…? mau jadi apa Mas, entar kalo dah lulus..?’
    +’ah.. gampang.. kata temen2 sih, pokoknya kita udah dapat nama UGM, kita bakal gampang nyari kerjanya..’

    tetep aja, nama UGM begitu mempesona, bahkan bagi saya skalipun…
    sayang yoo. sekarang UGM mahal… PTBHP…

  31. 31 bedor Desember 31, 2007 pukul 11:14 pm

    maksudke ngene lo..
    aku dewe saiki wes bingung, mbasan wes melbu fisika..
    Lha tibakno larang tenan ee…
    yo ahirnya ngandalne nama UGM, tanpa terlalu kepikiran prospek mengarep.
    ha ha 🙂 sori, aku jadi malah kritik UGMnya, uduk MIPA-ne

  32. 32 aaf Februari 6, 2008 pukul 7:01 pm

    wah mas saya kug jadi bingung ya?(ngelu …mustaka ku hihihi….}.Saya ini baru kelas 12 mo lulus, bisa kasih saran ga’?
    1.prospek lulusanya enak mn antara teknik informasi ma ilmu komputer?
    2.Yang lbh banyk prakteknya yang mn?
    3.d3 dan S1 itu prospek lulusannya bagusan mn?hehe (yang plg dicari} dan kalu lulus kerjanya enaknya jd apa mas?
    4.Mang di ugm lbh enak cr kerja dbanding di ITS?(jrusan ILKOM nya)

    Matur nuwun sanget……

  33. 33 joesatch yang legendaris Februari 6, 2008 pukul 8:54 pm

    1. sama aja sih. sebenernya perbedaan TI sama ilkomp itu cuma di masalah bahasa, setauku. TI itu kiblatnya ke eropa, kalo ilkomp ke amerika. makanya di amerika ga akan ketemu jurusan yang judulnya informatics engineering, gitu juga sebaliknya
    2. ini sih tergantung kebijakan univnya. tapi yang jelas, yang lebih banyak prakteknya jelas d3, hehehehe
    3. masih s1. coba aja bandingin antara gajinya anak lulusan s1 sama d3, hehehehe. di indonesia, terutama di dinas pemerintahannya, masih ada sistem kasta untuk urusan gaji.
    kalo lulus? IT itu bidang yang luas. mau jadi apa ya lakukan sesuai bidang apa yang kamu sukai
    4. kalo ini sih aku nggak pernah survey. kalo aku bilang ugm lebih bagus (yeah, almamaterku gitu lho), khawatirnya si siwipekok bakal ngamuk, hahaha.

    tapi analoginya, mau kuliah di berkeley, mit, atau harvard, kalo di sana ente cuma jadi mahasiswa yang payah, tetep aja bakal kalah sama anak akademi komputer etekewer tapi punya kemauan untuk maju yang sangat besar.

    cuma ya, sayangnya, di indonesia ini gengsi dan nama besar almamater masih ikutan bermain dalam mencari kerja

  34. 34 T.E.G. Februari 7, 2008 pukul 10:13 am

    Wah mas saya ni juga sama ma si aaf (ngomong2 si aaf tu cew pa cow ya? tapi enkan klo cew sih hehehe) insya Allah bru lu2s dr SMA thn ini. Wah2 mz msak gtu sih knyataannya? Kan di dunia luar UGM terknl ma Faklts2 dengan Akreditasi top + lebel Univ. internasional. Eh mz klo bleh tau brapa ya daya tampung jursn ilkomp n Biaya per semesternya (katanya mahal ya) Moga2 kinrja birokrt UGM trutama ilkomp.nya bs cpet diperbaiki kaya’ impiannya mz2. Thanxz

  35. 35 aaf Februari 8, 2008 pukul 6:35 pm

    Wah2222…hehehe mturnwun mas joesacth(ganteng kyake hihihi)
    ms222 nanya lg geh
    1. Men. penglamn ms spma nya itu dibyarnya pz kpn? Bleh diangsur g’?(mg2 bleh hehe}
    2. Men. ms lg hehe rugi g’ qlo ak mlih jlur PBS nya it?kan byarnya mhal hiks…
    3. agak bingung ms ak, itu mksdnya prbdaan sistem kasta itu gmn? dlihat apkah dr S1 at d3 gt tow?

    mtur nwun meleh beh (ms baeq bgt hihihi)

  36. 36 maria mariono Februari 10, 2008 pukul 7:18 am

    bagaimana peluang masuk um ugm teknik elektro
    bagaimana prospek kerja teknik elektro di ugm
    terima kasih buat yang balas

  37. 37 joesatch yang legendaris Februari 10, 2008 pukul 9:02 pm

    1. spma-ku ta’angsur 3x, hohoho
    2. pbs sih cuma kayak tes iq aja. asal iqnya diatas 120 dan kuat mbayar, kayaknya pasti masuk deh. cuma kalo buat aku, wew…kok kurang ngangkat gengsi ya, gyehehehe… (pssst…aku juga dari jalur yang dulu mirip itu lho, hohoho)
    3. dari jenjang pendidikannya. dari opini publik jenjang d3 “kastanya” masih dibawah anak s1. d3 arahnya lebih banyak ke praktisi, kalo s1 ke analyst

    kalo yang buat tek elektro, coba nanya ke lambrtz.blogsome.com aja
    dia anak elektro ugm. asli! 😀

  38. 38 Andriyana Tresnawan Maret 7, 2008 pukul 5:24 pm

    Sangat Serius dan Sangat Mendesak:

    Dicari 10-15 Programmer Java dengan berbagai Level Keahlian untuk bekerja di PT Imocha (www.imocha.com.my). Suatu perusahaan Teknologi Informasi Malaysia. Kandidat yang diterima akan bekerja di BOGOR, JAWA BARAT (Tepatnya di Jalan Pajajaran Bogor). Perusahaan Imocha Malaysia membuka cabang unit produknya di BOGOR.

    Tanggung Jawab Umum:

    Koding dalam Java menjadi tugas sehari-hari. Area Pengembangan mencakup Teknologi Cutting-Edge seperti: JEE5, GlassFish, Struts2, Teknologi JAX, Apache Service MIx (ESB) dll.
    Berpartisipasi dalam pendesainan kebutuhan fungsi dan kebutuhan teknis.
    Memberikan ide-ide cemerlang pada tim.
    Dapat bekerja dalam deadline yang ketat namun tetap memelihara kualitas software.

    Tanggung Jawab Programmer Senior (Gaji Rp 6jt+Medical+Jamsostek):
    Memimpin satu atau lebih proyek atau produk pengembangan software.
    Bekerja dengan Manajer Produk untuk memastikan semua keperluan dan persyaratan pengembangan terpenuhi.
    Secara terus menerus melakukan penelitian dan evaluasi terhadap teknologi yang akan membawa perubahan di masa depan pada bidang software.
    Membuat keputusan terbaik dengan pendekatan teknik untuk kebutuhan pelanggan/bisnis dengan mempertimbangkan sisi performa, realibilitas dan skalabilitas.

    Tanggung Jawab Programmer Intermediate (Gaji Rp 4,5jt+Jamsostek+Medical):

    Mengembangkan produk perangkat lunak dengan 1 atau lebih programmer di dalam tim.
    Bisa membuat aplikasi dari scratch atau dari aplikasi yang sudah ada.
    Melakukan diagnosa pada koding dan memberikan bantuan teknis dibidang pemrograman pada tim pendukung pada saat aplikasi harus LIVE.

    Tanggung Jawab Programmer FreshGraduate (Gaji Rp 3jt+Jamsostek+Medical):

    Dengan modal penguasaan OOP, dapat belajar secara cepat dan mandiri mengenai teknologi yang dipakai oleh perusahaan.
    Terus menerus melakukan pembelajaran diri.
    Mengembangkan produk perangkat lunak dengan 1 atau lebih programmer di dalam tim.
    Bisa membuat aplikasi dari scratch atau dari aplikasi yang sudah ada.

    Persyaratan(HARUS):
    Berbakat dan Memiliki hasrat pada dunia pengembangan perangkat lunak
    Fast Learner & Self Starter
    Berpengalamn 3-4 tahun dalam pengkodean Java berskala enterprises (posisi senior programmer).
    Memahami framework J2EE (khususnya Struts 2), layar persistence (JPA/Hibernate), teknologi SOAP, webservice, GlassFish dan MAVEN.
    Bisa berbahasa Inggris minimal pasif.

    Nilai Tambah:

    Memahami teknologi cutting-edge seperti : JEE5, EJB3, Apache CXF, Service Mix dan Spring.
    Paham Oracle.

    Peserta yang berminat harap mengirimkan CV via email ke: andriyana.the.mefax@gmail.com sebelum tanggal 13 Maret. Peserta bersedia bekerja di Bogor!!!! atau kontak HP: Andriyana 0859 2052 1972

  39. 39 buranko Maret 13, 2008 pukul 3:36 pm

    Hallo semua.Gw mo minta bantuan dr kalian nih.Thn ini gw pny rencana bljr di UGM jurusan Akuntansi..To the point aja d….Belajar di sana ky gmn? Dosennya? Pelayanan? Fasilitas,biaya hidup?/kos? Pergaulannya ky gmn? Apa anak2ny PURE pinter semua?.Please bgt y! Trmksh.

  40. 40 qwertyass April 14, 2008 pukul 4:45 pm

    gak takut jo, ngejelek2in almamater sendiri secara terang2an…
    jelas2 klo baca tulisan lo tersirat klo lo itu mhs mipa Ilkom 2002 bernama Joe…
    pak Rektor, tangkaaaaapppp!!!
    ‘being famous in good, being anonymous in bad’
    pisss hahaha…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Menyesatkan...

  • 1,052,504 manusia

Am I A Rockstar?


Anindito Baskoro "Joe" Satrianto. Mahasiswa keren yang lagi belajar jadi bajingan. Menggauli Corel, Adobe, dan Macromedia lebih banyak ketimbang PHP, MySQL, atau VB.Net. Tingkat akhir, dan sedang bingung menyusun skripsi. Waktunya dihabiskan di kantin kampus dan Lab Omah TI, serta sekretariat Himakom UGM sambil ngecengin gadis-gadisnya. Ngganteng, pinter, tapi banyak utang.

Add to Technorati Favorites

RSS E-Books Bajakan? Oho!

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Tanggalan

Desember 2006
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Astaga! Padahal Keren…

Bundel

Penghuni Jogja Terbaik

Bali Blogger Community

Indonesian Muslim Blogger

Bloggers' Rights at EFF

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia