Hoi, Kami Masuk Final!

Kemarin sore, akhirnya kami menang lawan D3 Komsi. Kayak yang aku bilang sebelumnya, pertandingannya bener-bener penuh rivalitas. Banyak pemain yang ngglebak di lapangan gara-gara body charge yang terlalu keras. Bahkan si gendut Sympati malah nggak bisa melanjutkan pertandingan gara-gara engkelnya cedera.

Kami turun dengan starter agak berbeda dari pertandingan awal. Kresna masih jadi kiper, Destian masih di belakang, Angga tetap jadi penjelajah, Pepe di tengah. Artinya aku sendirian di depan. Nggak berduet dengan Abhi kayak pertandingan sebelumnya.

Sejak sempritan kick-off berbunyi, aku sedikit heran. Aku dibiarin bebas sama beknya Komsi. Kayaknya mereka berpikiran kalo aku tanpa Abhi lini depan Himakom bakal tumpul.

Alhamdulillah mereka salah. Belum separuh babak pertama, Pepe yang mengontrol bola di tengah mengoper bola ke lini kanan tempat Angga beroperasi. Nggak usah kontrol terlalu lama, Angga mengirim crossing datar ke kiri, tempat di mana Sang Kapten berada.

Bolanya Angga bener-bener pas. Setelah itu yang aku tau seluruh lapangan meledak! “Si Joe nyetak gol… Si Joe nyetak gol… Bajingan… Oportunis…!!!” Begitulah suporter Himakom berteriak-teriak. Kampret juga mereka. Seolah-olah nggak pernah ngeliat aku nyetak gol aja. Mereka lupa rekor golku yang 100% setiap pertandingan latihan. 1 gol per 1 pertandingan, kekekekeke!

Akupun lari-lari keliling lapangan sambil berteriak dengan tangan menuding ke udara. Menyalami teman-teman yang duduk di bangku cadangan, suporter-suporter Himakom satu per satu sampe-sampe kami ditegur wasit gara-gara kelamaan bikin perayaan. Lha piye, setiap lawan Komsi, pertandingannya selalu jadi ajang prestise.

Entah gara-gara terlalu seneng lari-larian, habis nyetak gol aku malah ngerasa racun nikotin di dalam tubuhku mulai bereaksi. Untung di pinggir lapangan aku liat Abhi teriak, “Gentenan, Joe! Kowe wis nyetak gol.” Maka akupun memutuskan biar Abhi yang meneruskan perjuangan. Ah, sayangnya nggak ada gol tambahan. Sampai sempritan jeda, kedudukan masih tetap 1-0 buat Himakom.

Babak kedua keadaan mulai panas. Wiwid, si tengik yang baru pertama kali masuk lapangan dilanggar bek lawan di depan gawang, dan… Sympati gagal mengeksekusi penalti. Habis itu body charge mulai terjadi di mana-mana. Pepe yang lagi di bangku cadangan hampir kelepasan pengen berantem, untungnya bisa diredam.

Dan malapetaka pertama pun terjadilah. Komsi mendapatkan penalti mereka yang menurutku berbau kontroversial karena pelanggaran terjadi di luar garis. Wiwid (yang dari Komsi) berhasil membobol gawang Kresna buat pertama kalinya selama turnamen.

Kedudukan 1-1 kami jadi keteteran. Dicky yang mirip bintang film Korea itu hampir membuat gol bunuh diri. Untunglah refleknya Kresna masih bagus. Masuknya Rezalino Zaini juga membawa mangpa’at. Meskipun nggak terlalu cepat, tapi Reza jagoan membagi bola. Akhirnya aktivis musholla ini juga yang membuat kami kembali memimpin 2-1.

Seperti ceritaku di tulisanku sebelumnya, cocot-cocot suporter Himakom berkali-kali mendapat teguran dari panitia karena dinilai memprovokasi. Provokasi kami lumayan juga sebenernya, lha wong nyatanya Pepe berhasil menyambut umpan Reza yang membuat kami unggul 3-1.

Entah gimana ceritanya, waktu lagi sibuk ngurusin Sympati yang cedera engkel, tiba-tiba keadaan sudah jadi 3-2. Katanya Destian gagal njaga Wiwid (Komsi). Ya katanya sih gitu. Tapi nggak lama kemudian Wiwid dibalas Wiwid. Wiwid kami yang tengik itu mencetak gol penutup buat Himakom, 4-2.

Waktunya tinggal sedikit lagi. Rasanya kami sudah pasti ke final. Jadi, simpan saja tenaga para jagoan, maka Martwill pun dimasukkan. Celakanya, lagi-lagi Destian dan Martwill membuat kesalah-pahaman. Wiwid Komsi berhasil mencetak hattrick-nya, 4-3. Itu gol terakhir sepanjang pertandingan. Nggak pa-palah. Yang penting kami bener-bener ke final sore ini. Lawannya siapa lagi kalo bukan Geofisika yang selalu menang besar selama turnamen.

Iklan

2 Responses to “Hoi, Kami Masuk Final!”


  1. 1 Dino November 22, 2006 pukul 1:36 pm

    Wah aku jadi kangen main bola, selamat ya udah lolos ke final

  2. 2 joesatch November 23, 2006 pukul 12:58 pm

    tapi akhirnya kalah di final, kok! hehehehehe….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Menyesatkan...

  • 1,048,402 manusia

Am I A Rockstar?


Anindito Baskoro "Joe" Satrianto. Mahasiswa keren yang lagi belajar jadi bajingan. Menggauli Corel, Adobe, dan Macromedia lebih banyak ketimbang PHP, MySQL, atau VB.Net. Tingkat akhir, dan sedang bingung menyusun skripsi. Waktunya dihabiskan di kantin kampus dan Lab Omah TI, serta sekretariat Himakom UGM sambil ngecengin gadis-gadisnya. Ngganteng, pinter, tapi banyak utang.

Add to Technorati Favorites

RSS E-Books Bajakan? Oho!

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Tanggalan

November 2006
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Astaga! Padahal Keren…

Bundel

Penghuni Jogja Terbaik

Bali Blogger Community

Indonesian Muslim Blogger

Bloggers' Rights at EFF

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia