Surat Salah Alamat

Kepada yang…
PLAYBOY/PLAYGIRL,
Jangan katakan “I Love u” bila tidak benar-benar peduli. Jangan bicarakan soal-soal perasaan bila itu tidak benar-benar ada. Jangan kau sentuh hidup sesorang bila kau hanya berniat main-main dengannya. Jangan menatap kedalam mata bila yang kau kerjakan hanya berbohong. Hal terkejam yang bisa dilakukan adalah membuat seseorang jatuh cinta, padahal kau tidak berniat sama sekali untuk menerimanya saat ia terjatuh.

Udah baca yang di atas? Potongan kalimat dari surat di atas itu aku baca dari sebuah testimonial di Friendster. Kayaknya suratnya salah alamat, deh. Menurutku surat di atas itu sama aja kayak kita ngomong, “Nak, kalo nyetir mobil jangan ngebut-ngebut ya. Nanti nabrak. Nanti kecelakaan. Repot urusannya.” Tapi kita ngomongnya ke Fernando Alonso!

Ya jelas mana mau si Alonso itu nurut. Dia kan pembalap. Kalo nggak ngebut ya artinya dia nggak bisa dibilang pembalap

Sama dengan kekacau-balauan surat itu. Dimana-mana yang namanya pleboi pasti selalu mengumbar “aku cinta kamu” dengan (yeah…) sembrangkangan. Kalo dia nggak ngomong kayak gitu, ya artinya dia juga nggak bisa disebut sebagai pleboi. Pleboi itu nggak akan pernah nurutin omongan kayak kalimat di atas. Sekalinya dia nurut, maka dia bukan pleboi lagi. Statusnya cuma bakal “it was”.

Mungkin kalimat yang tepat buat pembuka surat di atas harusnya “Kepada yang… Kepengen Jadi Playboy/Playgirl”. Mau jadi pembalap ya harus suka ngebut. Mau tetap jadi pleboi ya harus ngumbar “aku cinta kamu” 🙂

Iklan

8 Responses to “Surat Salah Alamat”


  1. 1 wida310186 November 11, 2006 pukul 12:11 pm

    heeh lucu bacanya…. oiya kok ngibaratin sm fernando alonso.. apa karna kbnykan pembalap itu play boy…. kumaha tah?? ;p

  2. 2 joesatch November 11, 2006 pukul 9:27 pm

    soalnya fernando alonso juara dunia, kekekeke!
    lagian nggak lucu kan kalo aku ngibaratinnya sama ronaldinho gaucho. nanti kalimatnya jadi, “nak jangan keseringan main bola ya…nanti mukanya mirip ronaldinho.” tuh kan malah jadi ga nyambung isi nasehatnya…kalo tentang balapan kan masih bisa nyambung dikitlah analoginya, huehehehehe

  3. 3 pramur November 12, 2006 pukul 11:16 pm

    Wah, jangan jadi playboy Mas… Kesian cewek di dunia ini abis dibelai-belai tiba-tiba dicampakkan.
    “Mengapa engkau bawa aku dengan sayapmu, jika nantinya setelah tinggi kau lepaskan? Lebih baik aku di bawah sejak awal…”

    Pernah ngerasa ga sih? Itu kalo pendapatku.
    Ati2 juga ma karma… (Bukan buah kecil dari arab yang untuk buka puasa itu loh ya?)

  4. 4 gara November 14, 2006 pukul 4:11 pm

    km tau??aq justru malah setuju bgt dgn kalimat yg ada di dalem isi “surat salah alamat”…boleh aq
    ulang kalimanya?
    Jangan katakan “I Love u” bila tidak benar-benar peduli. Jangan bicarakan soal-soal perasaan bila itu tidak benar-benar ada. Jangan kau sentuh hidup sesorang bila kau hanya berniat main-main dengannya. Jangan menatap kedalam mata bila yang kau kerjakan hanya berbohong. Hal terkejam yang bisa dilakukan adalah membuat seseorang jatuh cinta, padahal kau tidak berniat sama sekali untuk menerimanya saat ia terjatuh.
    gimana klo ternyata surat itu ditujukan ke kamu gara2 orang yg sayang sama kamu,tapi kamu tinggalin dia gitu aja tanpa alesan yang jelas dengan perasaan masih penuh berharap sama kamu?
    apa kamu pernah ngerasa mencampakkan seorang wanita begitu aja setelah kamu bawa dia terbang tinggi dengan sayapmu,tapi setelah terbang jauh tinggi bersama kamu lepaskan dia…kamu biarkan dia terjatuh sendiri..merasakan sakit…patah…sampai2 tidak mau lagi menatap dunia ini…sebenarnya bukan karena tidak mau menatap dunia ini..tapi dia memang merasa sudah tidak ada lagi yg bisa dia percaya untuk dijadikan pegangan kembali kala ia meniti langkahnya untuk terbangun dari kejatuhan yg telah disebabkan olehmu…
    maaf klo comment ku kepanjangan…tapi aq bener2 butuh comment balik dari kamu…yg jujur ya!!!

  5. 5 joesatch November 15, 2006 pukul 1:43 pm

    gara:::
    hei, apa aku sedang membahas kalo aku ini seorang pleboi? salah kawan. dibaca baik2 donk isi blogku. aku sedang mencermati kesalahan tujuan isi surat itu, kok. aku nggak mbahas jadi pleboi itu salah/benar. tiap orang punya alasan dan pandangan sendiri 🙂
    aku cuma mbahas kalo “kepada” di surat itu adalah salah. pembalap nggak akan pernah nurut kalo disuruh jgn ngebut, pun pleboi juga nggak akan pernah nurut kalo disuruh jgn ngumbar gombalannya. yang aku tulis adalah himbauan itu lebih cocok dikasihkan ke “yang baru punya niat jadi pleboi”, bukan buat “yang sudah jadi pleboi”. itu aja.

    pramur:::
    Bo, aku bukan pleboi kok. Kalo aku bilang seneng sama seorang cewe, artinya aku memang bener2 seneng sama dia. aku nggak boong 🙂 memang nggak mustahil aku menyenangi 2, 3, atau 4 cewe dlm waktu yang bersamaan. tapi aku nggak akan bohong kalo aku bener2 seneng sama mereka. aku nggak bakal ngomong “ailopyu” tanpa penghayatan yg dlm, hehehehe!

  6. 6 cidh November 23, 2006 pukul 7:51 pm

    di indonesia perbandingan cowok ama ce 1:7 (itu dah termasuk yang masih piyik n dah ne2k) gw rasa kalo cowok banyak bilang “aku cinta kamu” bukan kriteria playboy, wong kesempatannya banyak. LOL.. hehehe

  7. 7 joesatch November 23, 2006 pukul 9:04 pm

    gw suka gaya lo! 😀
    lha iya, kdg2 aku mikir, kalo ga ndobel kasian nanti yg ga kebagian 😀


  1. 1 Klarifikasi « The Satrianto Show! Lacak balik pada November 23, 2006 pukul 1:35 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Menyesatkan...

  • 1,043,649 manusia

Am I A Rockstar?


Anindito Baskoro "Joe" Satrianto. Mahasiswa keren yang lagi belajar jadi bajingan. Menggauli Corel, Adobe, dan Macromedia lebih banyak ketimbang PHP, MySQL, atau VB.Net. Tingkat akhir, dan sedang bingung menyusun skripsi. Waktunya dihabiskan di kantin kampus dan Lab Omah TI, serta sekretariat Himakom UGM sambil ngecengin gadis-gadisnya. Ngganteng, pinter, tapi banyak utang.

Add to Technorati Favorites

RSS E-Books Bajakan? Oho!

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Tanggalan

November 2006
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Astaga! Padahal Keren…

Bundel

Penghuni Jogja Terbaik

Bali Blogger Community

Indonesian Muslim Blogger

Bloggers' Rights at EFF

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia