Pernah dengar kata-kata semacam, “Mereka itu memang kelihatannya membantu. Tapi sebenarnya di balik bantuan itu pasti ada maksud-maksud tertentu.”
Atau, “Kelihatannya aja nyumbang sekardus mie instan. Tapi saya yakin, itu pasti usaha kristenisasi.”
Atau juga, “Mereka mendekati orang-orang yang kesusahan, membantu mereka, sampai akhirnya orang yang dibantu itu merasa berhutang-budi. Yah, taktik kristenisasi itu memang seperti itu.”
Atau lagi, “Lihat aja, mereka membangun sekolah Kristen di suatu daerah, lalu di dekatnya disusul dibangun gereja, selanjutnya di sekitarnya dibangun kompleks perumahan yang isinya orang Kristen semua. Saya nggak yakin kalau itu semua cuma kebetulan. Itu pasti sebuah grand-plot yang sudah disusun sejak lama.”
Pernah nggak, John?
Kalau ada yang belum pernah dengar, ta’kasih tahu kalau aku sering sekali dengar kalimat-kalimat semacam itu dari beberapa oknum umat Muslim. Dan aku cuma bisa tergeli-geli aja dengerinnya. Mereka yang berucap seperti itu seakan-akan merasa bahwa kristenisasi adalah sebuah ancaman tingkat tinggi. Mereka khawatir bahwa dengan adanya kristenisasi, jumlah umat muslim bakal berkurang. Segala macam jenis bantuan dan pertolongan kepada yang membutuhkan yang kebetulan dilakukan oleh umat Kristen dianggap sebagai usaha untuk menggembosi jumlah umat Muslim. Bah!
Aku heran, kenapa pandangan-pandangan negatif dan picik itu bisa keluar dari umat Muslim. Tidakkah kita cukup melihat sisi positifnya saja? Lihatlah bantuannya, lihatlah pertolongannya. Apa menolong sesama itu adalah perbuatan dosa yang layak diganjar dengan Jahannam? Jangan keburu berburuk-sangka duluan kalau setiap jenis bantuan yang dilakukan oleh umat Kristen adalah sebuah upaya kristenisasi, dong. Lagipula, kalaupun memang iya, apakah itu salah?
Salahkah seseorang yang berusaha menyebarkan ajaran agamanya? Salah? Hah, yang bener aja, Bol? Umat Muslim toh juga punya kewajiban berdakwah. Tiap-tiap individu umat Muslim juga punya kewajiban untuk menyebarkan ajaran agama Islam sebagai rahmat buat semesta alam. Jadi kalau umat Muslim wajib melakukannya, apa lantas yang bukan Muslim harus dianggap bahwa ajaran agama mereka tidak mewajibkan kepada pemeluknya untuk menyebarkan ajaran agamanya?
“Tapi, Mas Joe, bukannya di Endonesa ada larangan untuk mengajarkan suatu agama kepada orang yang lain yang sudah memeluk agama tertentu?”
Alaaah… Argumen kayak gitu menurutku adalah sebuah argumen yang nggak valid. Yang dilarang di Endonesa adalah “memaksa”, bukan “menunjukkan”. Setiap umat Muslim sendiri dalam kehidupan sehari-hari toh juga harus menunjukkan nilai-nilai dari ajaran Islam dalam bermasyarakat. Apa kalau kayak gitu lalu yang non Muslim nggak berhak menunjukkan esensi ajaran agamanya? Apa yang Kristen tidak boleh menunjukkan kasih-sayang yang menjadi inti ajaran agama mereka? Mereka nggak boleh membantu orang lain, gitu?
Apa nggak bisa tho, kita (berhubung aku sendiri Muslim) melihat bahwa bantuan kepada yang membutuhkan yang dilakukan oleh saudara sespesies kita yang Kristen itu murni hanya sebuah bantuan? Kenapa harus diikuti oleh su’udzon bahwa bantuan yang diberikan mereka bertujuan untuk menyesatkan umat Muslim? Kalaupun dianggap iya, salah sendiri kenapa mau “disesatkan”.
“Problemnya nggak sesederhana itu, Mas Joe. Yang jadi sasaran mereka adalah umat Muslim yang imannya masih lemah dan bodoh.”
Lha, ya sudah. Kalau sudah tahu umat kita itu masih banyak yang bodoh, mbok ya dibikin pintar. Ada yang lemah imannya, ya dibikin kuat. Kalau mau bersaing dalam hal banyak-banyakan jumlah umat, lakukanlah dengan cara yang cerdas, yang elegan. Ambil kasarannya aja, kenapa mereka – yang dianggap sebagai Muslim bodoh itu – sampai bisa menerima bantuan dari umat Kristen? Ya tentunya karena yang membantu mereka memang umat Kristen, kan? Maka kenapa umat Muslim nggak nyuri start aja? Kita bantu mereka yang membutuhkan sebelum mereka sempat dibantu oleh orang lain. Dengan begitu, ketika yang lain mau membantu mereka, obyek bantuan mereka sudah habis. Sudah kita sikat semua. Habis! Sudah nggak ada yang perlu dibantu lagi.
Jangan malah umat Muslim misuh-misuh hanya karena ada umat lain yang suka membantu dan menolong sesamanya. Orang lagi menolong orang lain, kok malah dipisuhi? Memisuhinya sambil nggak berbuat apa-apa lagi! Alangkah kampretnya umat Muslim yang suka memisuhi umat Kristen yang suka menolong, sedangkan dirinya sendiri sebenarnya nggak berbuat apa-apa untuk menolong sesamanya. Jangan marah-marah nggak jelas kalau kita tidak melakukan suatu hal yang baik sedangkan orang lain mampu melakukan hal itu dengan lebih elegan. Kita nggak menolong orang tapi malah memisuhi orang lain yang menolong sesamanya yang membutuhkan? Mbahmu salto!
“Kita nggak punya modal untuk bergerak sesporadis mereka, Mas Joe.”
Salahmu dewe! Kenapa bisa sampai nggak punya modal. Ya usaha, dong! Mau nunggu modal turun dari langit? Mau nunggu sambil tetap sirik dengan mereka yang sudah punya modal? Sana, coba ajukan proposal pinjaman modal ke Arab Saudi!
Contoh gampangnya gini: Sebagai sesama pemain sayap kanan, pantaskah aku sirik dan memaki-maki Cristiano Ronaldo hanya karena dia lebih muda dari aku tapi lebih jago dalam sepakbola ketimbang aku? Pantaskah mulutku berkomat-kamit menebar kebencian kepada si Cristiano itu gara-gara kontraknya diperpanjang kesebelasan Setan Merah keparat itu (maap, aku pendukung setia Liverpool FC), sedangkan aku di kesebelasan jurusan aja kadang-kadang masih duduk di bangku cadangan? Apa nggak lebih baik energi misuhku kusalurkan buat berlatih dan berlatih lagi supaya lebih jago sehingga bisa mengungguli si Cristiano?
Hanan, teman seangkatanku lulus kuliah dengan cepat jauh lebih dulu dari aku. IPK-nya juga jauh di atasku. Dia sering dipercaya oleh pusat teknologi informasinya UGM dalam berbagai proyek. Sedangkan aku tidak, karena kemampuanku (saat ini) memang nggak sehebat dia. Apa iya karena Hanan pada faktanya lebih hebat dari aku lantas dia pantas dan berhak untuk kupisuhi?
Usaha, donk, sobat! Salurkan energimu di tempat yang benar. Kalau belum mampu, ya berusahalah supaya mampu!
Kalau khawatir masyarakat lebih tertarik menyekolahkan anak-anak mereka ke sekolah Kristen karena mutu pendidikannya dianggap bagus, kenapa umat Muslim nggak coba bikin sekolah yang lebih bagus dengan ongkos pendidikan lebih murah? Kalau umat Kristen bisa dan rajin menolong sesamanya yang kena musibah, kenapa kita nggak membantu sesama dengan lebih gencar? Kalau sudah tahu umat kita sendiri itu bodoh dan lemah imannya sehingga rawan untuk “disesatkan”, kenapa kita nggak bikin umat kita ini jadi pintar dan kuat imannya? Kalau tiap individu Muslim sudah pintar, mereka sendiri toh bisa menentukan pilihan hidupnya dengan lebih cerdas.
Orang kok bisanya cuma misuh dan menyalahkan keadaan? Kalau mau bersaing, ya bersaing secara sportif, dong. Jangan menyerempet mobil balap di depan kita sampai terpelanting cuma gara-gara kita pengen lebih dahulu finish di depannya. Maunya kok yang instan-instan aja? Mie instan itu kalau sering-sering nggak baik buat kesehatan, lho. Begitu juga dengan masalah ini. Kalau diterusin, hasilnya ya umat Muslim yang kampret kayak gini; nggak bisa melakukan apa-apa tapi memisuhi umat lain yang kinerjanya dalam rekrutmen umat jauh lebih cerdas.
Wahai umat Muslim, belajar marketing sana! Belajar strategi dagang, belajar taktik iklan, belajar gimana caranya supaya “jualan agama” kita ini bisa lebih laku. Jangan berharap produk kita laku kalau toko kita sendiri masih kelihatan busuk!
Heran aku, kenapa, sih, setiap Kristen dan Yahudi selalu dianggap musuh besar Islam? Kenapa setiap kegiatan yang dilakukan mereka seakan-akan patut disiriki dan diperlakukan dengan kewaspadaan penuh yang menjurus ekstrim? Mbok ya kalau memaknai ayat dan dalil jangan sepotong-sepotong makanya. Apa nggak bisa tho, sebagai sesama manusia kita hidup damai, tanpa sirik-sirikan? Kalau damai kan enak. Kita bisa menghayati dan mengamalkan ajaran agama kita masing-masing dengan tenang.
P.S. Eh, apa kalau suatu ketika aku pulang ke Denpasar dan teman-temanku di sana mentraktirku nonton bioskop terus makan-makan, maka aku harus menganggap perlakuan teman-temanku itu sebagai proyek hinduisasi? Kalau iya, gombal kalian semua!













Bos, kalo yahudi jadi musuh bersama umat muslim, itu sudah dijamin dalam Al Quran (jangan tanya ayat dan suratnya, aku gak apal je…)(dan correct me if I am wrong).
Tapi memang jangan sampai kita jadi antipati dan curiga mencurigai terhadap sekeliling kita. Toh Tuhan menciptakan keragaman agar kita hidup bersama dengan damai. Toh juga agama mengajarkan bagaimana kita menjalin hubungan dengan Tuhan, dengan orang lain dan juga dengan diri sendiri bukan? Ya pokoknya™ asal ngerti batas lah.
Ah… udah ah…. ntar keburu terdengar bak ulama… kekekekeke… padahal bukan lhoooo…. suwer deeeh…. cangun bonyonye dab!
SALAM ESGEPECE!!!
hehehehe, sepotong2 lagi ya?
kalo memang iya yahudi itu musuh islam, kenapa nabi masih mau menyuapi pengemis yahudi yang kebetulan buta yang sedang memaki-maki dirinya?
paragraf selanjutnya aku setuju kok
Pertamax !!!
Setuju !!!
Umat islam harusnya belajar untuk berusaha mencari dana dengan usaha, tidak hanya dengan usaha minta – minta di depan ATM atau pom Bensin…
Usaha donkk…
Tuhan akan melihatnya sebagai ibadah walau hasilnya nanti kurang memuaskan…
Masa sih umat islam hanya dikenal sebagai umat peminta – minta ?
Yang kaya juga jangan tidak peka sama yang miskin..
Ayo bersedekah, ayo berzakat baik itu zakat mal maupun zakat fitrah, jangan ditunda – tunda… apalagi sekarang dekat2 dengan bulan ramadhan
Tolong yang urus zakat, mbok ya dibagi dengan adil zakat yang telah terkumpul dengan baik..
Ayo paradigma seperti itu harusnya diubah…
itu yang suka ada di otakku juga selama ini..kenapa selalu kalo hal2 baik yang dilakukan umat agama lain selalu jadi persoalan besar. walopun itu adalah buat kebaikan sebenernya. sebenernya banyak kok orang muslim kaya raya sampai uangnya gak terhitung jumlah digitnya, tapi mental menolongnya aja yang lebih kecil dibanding umat lainnya.
jadi yang keliatan suka menolong itu umat beragama lain tapi selalu dicurigai punya kepentingan tertentu.
aku setuju dengan pendapatmu mas joe, kadang orang cuman perlu berbesar hati dan berlapang dada untuk bisa menerima perbedaan. kalo gak ada perbedaan, bakal bosen banget kehidupan di dunia ini..!
Esai yang menarik mas.
Banyak orang memberi bantuan kepada sesama manusia karena memang ingin membantu, tanpa embel-embel apapun. Hanya berbagi kasih terhadap sesama, itu saja.
Keputusan yang benar, mas-e pasti orang pintar
bukankah memvonis “awas! itu kristenisasi!” … semudah meng-kafirkan …
Kafirkan Nabi Ibrahim, dia membawa agama Yahudi.
weh, tumben postingan issue favorit kayak gini, minim respon ^^
mungkin uda pd cape ato gmn ??
joe, mbok dakwah karo grassroot kono, karo remaja masjid kampung dan ibu2 pngajian. sopo ngerti ono sing pngen ngepek mantu….(itu efek sampingan, efek liyane, grassroot itu akan dipaksa utk berpikir kritis selaiknya kita para blogger -hmmh, sombong-)
Aku suka poin ini;
@Shelling Ford
Iya terus terang saya akui bahwa saya hanya mengingat vonis tersebut secara sepotong-sepotong. Terima kasih sudah mengingatkan.
Tapi boleh dong yah saya berpegang pada apa yang sudah tertulis di komentar pertama saya itu.
Tapi di sisi lain, Mas Joe, itulah salah satu kehebatan Rasulullah. Beliau bisa berlaku lemah lembut dan penuh belas kasih kepada siapapun.
Wah ini tulisannya ga pake ayat nih, ga bisa diterima
Setuju…
Keren…
@kalengkrupuk
bukannya umat pilihan ya bos?
@joe
MU itu klub terbaik di dunia.
ok, terlepas dari soal MU, saya setuju sepenuhnya isi artikelmu kali ini. Kenafa nggak memperbaiki aja kualitas sendiri? Daripada cafek cafek misuh misuhin orang lain yang hendak menolong?
Toh walau misalnya niat mereka kristenisasi, minimal mereka telah menolong yang memang harus di tolong.
sok tau semua ni, waktu dunia udah mau damai ada ja yang nggembosi kayak si joe yang pinter ni, joe daripada lu misuh2in umat islam yang se iman ama lu, kenapa lu gak bantu sesama muslim mulai dari diri lu dulu trus bru ajak orang lain, bikin yayasan kayak orang nasrani yang dapet subsidi dari Vatikan, kita idup di zaman yang beda dari zaman Rasul, gak ada rumusnya seseorang kasih sesuatuyang gratis buat orang lain, kayak temen2 lu di denpasar, mereka traktirlu karna mereka butuh ama lu, bisa jadi karna lu pinter or menyenangkan, atau mereka ngrasa mereka gak pengen kehilangan lu karna jiwa mereka seneng waktu deket lu, bukankah itu suatu perbuatan yang mengharapkan imbalan?
jangan terlalu xtrm bung, banyak yang ilang di wordpress
hmmmm… jadi ingat idiom yg sama kalo islam itu teroris
Semangat yang terkandung dalam pesan ini, patutlah direnungkan. Juga menjadi “koreksi” internal.
Bertobatlah, akhi™, pemahaman agama dengan hawa nafsu™ ya nggak akan ketemu. Barangsiapa yang menafsirkan agama melalui pemikirannya sendiri™, maka kafir™lah ia walaupun tafsirannya benar™; belajarlah dari ulama yang merupakan penerus para nabi™.
Sesungguhnya™ dikau™ ini ada dalam kesesatan yang nyata™.
bukan, bukan saya loh om Joe…?!!!
klo saya tdk suka ama zionist israel, karena mereka itu penjajah (ini bru musuh bersama),
ingat : penjajahan di atas dunia hrs dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan peri keadilan!!!
cmiiw
“Bertobatlah, akhi™, pemahaman agama dengan hawa nafsu™ ya nggak akan ketemu. Barangsiapa yang menafsirkan agama melalui pemikirannya sendiri™, maka kafir™lah ia walaupun tafsirannya benar™; belajarlah dari ulama yang merupakan penerus para nabi™.
Sesungguhnya™ dikau™ ini ada dalam kesesatan yang nyata™.”
setuju, ini sesat namanya!
joesatch,kamu pasti suda dicuci otaknya oleh kaum yahudi dan barat!
dibayar berapa kamu oleh mereka?!
mereka itu kafir, mereka akan memakai segala cara untuk meng-kafir-kan umat islam. pokoknya™ kami, para abu jenggot tidak salah, mereka yang salah, kami sudah mau membantu kok…tapi kami malah disibukkan sama orang yang pikirannya kaya kamu! kami harus bikin fatwa secepatna, soal mbantu umat islam yang laen itu urusan nanti. kami akan mengurusmu dulu…
HUAHUAHUAHUA
postingan yang bagus banget. SALUT!
Wah, ya habis serba salah sih Joe… kalo kita hanya membantu orang-orang seagama yang membutuhkan, nanti kita juga dicap ‘eksklusif’, ‘nggak mau membaur’, dsb dll-nya
Btw, ada yang mau spagheti?
*melakukan pastafarianisasi*
Teringat suatu kasus, waktu aku ngasih pembuka,”Assalamualaikum” dibilang menghina agama mereka, karena aku “beda”.
Bukannya itu (cuman) bahasa Arab dari salam damai?
Nggak paham aku…
Saya sendiri belakangan keseringan nyapa pake salam Yahudi…
Sholom aleichem…
Lha, artinya pan sama saja…
Terserah kalo mau dibilang tasyabuh.@Catshade
wah spaghetti? mau donk satu, tapi ga pake kecap ya?
tapi sebenerna ngga salah ko’, beneran dech? lagian juga, ntar kalo ga dibantu khan kasian? namanya juga rasa kemanusiaan?
@dnial
itu cuma orang-orang tertentu ko bro. santai aja^^
Talk is cheap, action is expensive.
Dalam kristen, meng-kristen-kan seseorang adalah ibadah, sebuah kewajiban.. sama seperti umat Muslim yg diwajibkan untuk puasa, sholat.
one more time = IBADAH.
jadi jangan heran kalau rombongan jemaat gereja Korea Selatan sampai disandera oleh Taliban di Afganistan.
Konteksnya sangat berbeda sekali; adalah Ibadah bagi umat kristiani untuk meng-kristen-kan seseorang, lalu bagaimana caranya? yang paling effective dengan memberikan sesuatu – jadi “hal yang sangat wajar dan sangat natural” jika umat Muslim mengantisipasi kemungkinan itu adl kristenisasi… yang tidak wajar adalah “maling teriak maling”, atau berdiam diri, do nothing terus berlagak seorang Avatar yg turun dari langit dan punya hak absolut untuk menggurui dan menghakimi..
Banyak cerita yg datang dari teman saya di Aceh.. bahwa pasca Tsunami Gereja Hati Kudus, gereja Katolik yg terletak di Banda Aceh, makin ramai jemaat saja.. (namun ini hanya cerita.. jd kebenarannya masih perlu ditelusuri) Tapi tentu kita ingat kasus yayasan WolrdHelp yg membawa kabur 300 anak Aceh…
Jadi kalau ada sebuah yayasan kristen datang ke bantaran kali Ciliwung.. bagi2 sembako sama buku tulis… gw bakal mencurigai itu misionaris…
Mudah2an artikel dari Joe ini bisa menjadi sebuah “kaca besar” untuk introspeksi diri bagi para pembaca (khususnya umat muslim) dan tentunya juga bagi penulis…
http://mualaf.com/modules.php?name=News&file=article&sid=250
http://www.irib.ir/worldservice/melayuRADIO/misionaris/20misionaris.htm
http://www.gaulislam.com/jaringan-aksi-misionaris-dunia/
rasta/dreadLock/freedom
Jadi inget waktu aku terpaksa ngucapin salam sambil nunjukin KTP, mending kalo cuman sekali.
andai semua orang di dunia ini berpikir seperti kamu joe! dunia ini bakal damai…
Mampir mbaca doloo..laen waktu baru kasih komen..
(hehe..soale wis meh jam 3 page..).
huh… fans liverpool…
tp aku suka idemu ini joe
hooo, akirnya postingan begini muncul lagi *sarapan dulu ah..*
Dari lubuk hati yang paling dalam, kali ini kamu ngawur, Joe.
May be some day you will be know…
Artikel yang menarik…
Memang benar sepatutnya kita umat muslim untuk introspeksi diri dengan masalah ini.
makanya umat Islam harus terus belajar biar pintar. Jangan mau dibodohi.
Hohoho I’m back dari tidur panjangku!!!
@Geddoe
Solom aleichem bukannya senada ama Assalamualaikum ye? (udah gw coba ngucapin)
@Joe
Lagi-lagi postingan bagoooessss, hehehe. Jadi inget ama temen gw yang dulunya suka banget suuzon ama orang2 yang disebutin di postingan ini, alhamdulilah sekarang kayaknya dia udah nyadar walopun katanya dia kita kudu tetep ‘waspada’.
Kalo saya akan serius dan mendengar pendapat orang tentang Islam bila Anda/mereka : Sholat 5 waktunya tidak pernah lepas, Sholat tahajud minimal 1 kali seminggu, membaca qur’an dan mentadabburinya. Bila ada yg lepas dari salah satu itu, maaf Anda hanya bicara dengan “nafsu” tanpa bimbingan dari Allah. Walaupun yg ngoceh tentang agama itu seorang ulama terkenal, tokoh agama, profesor n cendekiawan.
Buktinya… banyak rumah yang halamannya sudah hijau meski masih satu RT, namun kehijauannya tak dibagi ke tetangga…
“Sesungguhnya hai anak manusia, kesebelasan favoritku adalah MU. Sayang sekarang tiap sabtu-minggu aku hanya bisa duduk termangu. Gak bisa nonton lagi kesebelasan kesayanganku itu, duuuuuhhhhh Gusti….”
wah bagus banget artikelnya, memang saat ini kita rakyat indonesia khususnya memang telah dihinggapi oleh rasa curiga dan permusuhan yang mudah tersulut antar sesama saudara sebangsa, baik itu dari hal sepele akhirnya bisa menyangkut ke hal2 yag besar seperti SARA. Padahal kita saudara sebangsa.
Cobalah kita merenung lagi, kita bangsa indonesia telah kehilangan slogan sebagai bangsa yang ramah, kita telah diinjak2 dan diremehkan oleh negara tetangga sebagai bangsa yang lemah.
Tapi kita hanya bisa misuh mengumpat, cobalah kita bergandeng tangan memajukan bangsa ini , agar tidak diremehkan oleh bangsa lain. jangan sibuk berantem sendiri. Ancuurrrrrrrr
wah bagus banget artikelnya, memang saat ini kita rakyat indonesia khususnya memang telah dihinggapi oleh rasa curiga dan permusuhan yang mudah tersulut antar sesama saudara sebangsa, baik itu dari hal sepele akhirnya bisa menyangkut ke hal2 yag besar seperti SARA. Padahal kita saudara sebangsa.
Cobalah kita merenung lagi, kita bangsa indonesia telah kehilangan slogan sebagai bangsa yang ramah, kita telah diinjak2 dan diremehkan oleh negara tetangga sebagai bangsa yang lemah.
Tapi kita hanya bisa misuh mengumpat, cobalah kita bergandeng tangan memajukan bangsa ini , agar tidak diremehkan oleh bangsa lain. jangan sibuk berantem sendiri. Ancuurrrrrrrr
Posting yang hebat, terimakasih mas Joe.
Hmm, untukmu agamamu untukku agamaku,, kalo masih berbuat baik ya tidak apa-apa, toh mereka tidak memaksa.. Kalau memaksa, baru kita boleh melawan. Mereka melakukan kristenisasi, kita juga bisa islamisasi kan? Yang penting kualitas, bukan kuantitasnya.
kristenisasi itu parah.
islamisasi juga parah.
bagusnya ikut ratu adil saja:
http://ratuadilsatriapinandhita.wordpress.com/
siapa pun boleh mengekspresikan agamanya masing- asing. gue pikir itu karena mereka hidup dan inginm mencari teman. sebagaimana elo yang terus menyebarkan ide-ide elo. itu juga hak elo. silakan saja. tapi gue pikir kebenaran harus jelas. harus satu. tak mungkin ada kebenaran dalam urusan akidah ada dua. muslim beda dengan kafir. jalan akhirnya juga beda. gue rasa itu soal pilihan saja. kristenisasi silahkan, islamisasi silakan. kita berlomba saja mencari yang terbanyak. terbanyak menyelematkan manusia atau menyesatkan manusia. urusannya sudah jelas dan pertanggungan jawabnya juga sudah jelas.
buruk rupa
agama lain dicercacermin dibelaheits! tenang… di katepe saya juga tertera Islam kok
emang masih seperti itu adanya di negara ini
Viva MU!
Artikel nya bagus buat renungan. Nice post bro.
CMIIW, Assalamu alaikum itu artinya salam dan keselamatan untukmu.
Beda kalo nyebut nya lengkap sampai Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuhu, salam dan keselamatan untukmu, beserta rahmat dan barokah allah.
Yang ini khusus muslim aja. Kalau diucapkan dari dan ke non muslim, sepertinya kok gak cocok ya. Sama gak cocok nya orang islam berdoa ke Yesus atau orang Hindu berdoa ke Budha Gautama, dsb.
Forza Milan!
eee…buset! jindal! baru juga sehari kutinggal, komennya sudah segini banyak…
jadi males mbalesin satu2, kekekekeke!
buat yang setuju:::
terima kasih banyak
tuhan beserta kalian
kalengkrupuk:::
oh, boleh, kok. itu hak anda
Heri males login:::
hahahaha, kalo minta ayat, jangan minta sama saya
peterbaru:::
lho, apa tulisan saya ini nggak lagi ngajak orang lain?
karena itu supaya orang lain nggak pengen kehilangan saya, saya harus jadi orang yang menyenangkan, kan?
egh…yang terlalu ekstrim itu saya/mereka?
hendra_ku:::
dan tentunya tidak semua orang yahudi israel itu bejat, kan?
Catshade:::
kalo gitu, bantu aja semuanya. jangan pandang bulu, entah bulu yang sebelah manapun itu. gampang kan? huehehehe
mbelgedez:::
ehm…ngawurnya dimana? daripada nunggu someday, apa nggak lebih baik saya dikasih tau skrg aja?
Ardiansyah:::
jadi kalo seorang pelacur berkata kepada anda supaya anda jangan berzina seperti dirinya yang (mungkin) bergelimang dosa, anda juga bakal menganggap omongannya nggak valid dan nggak layak didengarkan?
atmo4th:::
jadi, sebenernya nggak perlu mengumpat seperti selama ini, kan?
ratuadilsatriapinandhita:::
maaf, mas, anda ngawur. yang ratu adil itu saya, anindito baskoro satrianto. bukan anda
Mazato:::
saya? (mungkin) yg sudah saya lakukan adalah menulis di blog ini.
minimalnya, itu yang saya lakukan yang bisa nampak oleh orang lain
lha sekarang kalo anda apa?
surganeraka:::
ah, tiap umat beragama toh mengenggam 1 versi kebenaran yang diyakininya, kan? entah antara versi yang 1 dgn yg lain bakal berbeda, yang jelas semua orang memiliki kebenaran versinya masing2
Joe maaf OOT. Headernya poto sapa tuh. Bapak-bapak dari Sleman?
Eh satu lagi. PERSIJAKUT klub sepakbola terbaik!
@ Catshade
nasib itu,, nasib,,
Giliran islam dibilang islamisasi, ngamuknya udah kaya apaan tau,, dan bilangnya ‘itu kan ngajak ke kebenaran!!!!!’
lha bedanya apa?
ehe..komen lagi..(sekedar guyon aja,kalau ada salah ya..maap sebelumnya hehe)..nyang punya wordpress agamane opo yak.?Kalo (seandainya dia) bukan beragama Islam..kok wordpress nya gak pa-pa, wektu dipake utk keperluan (siar) agama Islam..(dikasih / masih ada yg pake secara) gratis lagi..haha..
(mlayu/lari-ndelik=ngumpet : mode on*)
Ya itulah..
Umat Islam bisanya cuma cuap2 ga ada aksi konkritnya, makanya kalo ada umat lain yg beraksi melakukan penyebaran agamanya, umat islam cuam bisa ngedumel dan menyalahkan umat Islam yg laen.
Knapa tuh bukanya bantu saudara yg sedang bingung jati diri karena kemiskinan yg akhirnya mengadaikan akidah demi mie instan.
Umat Islam seharusnya peduli pada sesamanya
“Tidak beriamn seseorang hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”
Maaf saya jg baru bisa gedumel tapi, ga perlu menyalahkan umat Islam yg laen
terus kayaknya si Joe”Ganteng&Tampanselalu” pada postingan ini kan menyemagati & mengajak kita yang beragama Islam dapat berbesar hati dan selalu mawas diri dan juga semoga (INSYAALLAH) hari esok lebih baik(juga benar) dari pada hari ini.
(eh..bener gak Joe..kalo ada kata salah yo minta maap..hehe).
(gak mauw hetrik..soale iki wis di buntut..paling bawah sendiri..haha..)
)
Ngomong apa lagi to Dul! Nggak sadar-sadar juga ya rupanya. Mendingan bicara photoshop atau sop-sopan aja daripada ngomong agama, tapi gak karuan gini.
@ antosalafy
Kalem, Nto, kalem…
Kita liat kritiknya saja, oke? Itu kan bagus, agar kita nggak sebentar-bentar melabeli “kristenisasi” pada apapun yang dilakukan kerabat-kerabat yang non-muslim.
Dari omongan yang ngawur™ ambillah yang tidak ngawurnya, gimana?
sholat dulu ah….
whahaha….baru kemaren komen trus sehari kmd jenguk, weleh udah rame. yo…yooo…gelar kloso, ketoke wis rame kiye. ternyata topik agama masih jd topik favorit. bagus !!! masih pd peduli.
ealaaah….aku kok jd pengen komen, kalo umat muslim terutama di endonesa (soale ra tau gawul karo muslim liyane endonesa) kok locus of controlnya itu external banget.
apa itu locus of control external ??
baiklah, mari kita intip bahan kuliah Pak Kuncoro, dosen gw.
locus of control adl suatu mekanisme psikologis pengawasan diri manungso, trutama dalam konteks individu didunia sosialnya. ada dua macem, internal (dari dalam diri) dan eksternal (dari luar diri). konon (gw belum nemu jurnalnya) orang barat LoC-nya lbh internal dibanding endonesa. sbg contoh, mereka akan memakai sabuk pengaman & helm tanpa harus pake cegatan polisi. conto dr negri tetangga, singapur, mrk sadar utk membuang sampah pd tmp-nya kalo di endonesa, ada cewe cakep pake honda jazz melintas di jalan sagan, buka jendela, trus wiiiing buang kulit jeruk.
dalam konteks postingan joe ini adl, kenapa muslim suka sekali melibatkan unsur di luar diri maupun organisasi.
begitu ?? mohon dikoreksi dan diskusinya yeee….
btw kpd teman2 yg kupingnya suka merah dg tulisan dek joe, mohon dimaklumi. kaya lagu bang haji, darah muda, meggelegak kadang bahasanya rada provokativ. niatnya baik, hanya aja dalam penyampaian seringkali dipengaruhi darah mudanya. tp niatnya apek kok….
ayo joe, kowe dadi ustad mbleing wae. tau gus miek ??? wah kalo mbandingin ma beliau ya kejauhan, tp insya Allah bs jd inspirasi.
good job then
@ Reggae The Gimbalz
HOAX!
Saya berani bilang begitu. Saya ini orang Aceh asli. Tinggal dan berdomisili di Banda Aceh. Gereja Hati Kudus itu letaknya di seberang sungai dari tempat dimana saya biasa ngopi dengan kawan-kawan.
Berita tentang yayasan WorldHelp itu dapat darimana? Saya nggak pernah dengar…
Di Meulaboh, dulu ada JRS = Jesuit Refugee Service. Itu yayasan Romo Sandyawan. Tapi kenapa penduduk tidak komplen? Kenapa penduduk di sana tanggapannya bagus? Karena mereka lebih baik dalam hal memberi bantuan, dari rumah yang berkualitas sampai sanitasi. Justru yang digarap oleh saudara-saudara seagama banyak mark-upnya, banyak bolongnya. Bukannya itu Homo Homini Lupus, namanya?
FYI, ada berita-berita yang mendiskreditkan umat beragama tertentu cuma karena kecewa nggak dapat bantuan, nggak bisa main2 proyek atau malah nggak dapat pekerjaan. I know some of them..
Saya juga punya keprihatinan yang sama dengan Joe. Seperti halnya kasus TKI; ngapain maki2 Malaysia dan negara2 lain, kalo kita sendiri nggak bisa membantu menyediakan lapangan kerja, atau menunjukkan bagaimana membuka lapangan kerja?
Untuk tidak dikatakan TALK IS CHEAP, kami di sini melakukan hal yang – meski sederhana – setidaknya membantu. Mengajari anak-anak di sini akan dunia IT, sehingga mereka yang doyan ngoprek nggak perlu pusing mikir beasiswa, CPNS atau lebih parahnya jadi TKI ke luar negeri begitu selesai *atau tidak selesai* kuliah.
Kalo di kampung halaman sendiri, kita juga bikin kegiatan dan meminta pemda mengizinkan lahan terbengkalai untuk digarap oleh mereka yang ndak punya lahan. Daripada bertani ganja di bukit sana?
*just my gocap*
#alex
Saya baru saja ngliat di kanan atas blog ini ada terpampang info :
Menyesatkan…
125,354 manusia
Gak percaya …
Wong aku nggak kok !
#Ma’af jika anda mlihatnya kembali mungkin angkanya tidak seperti tertera di atas#
Yaahh… begitulah dunia skrg ini Joe, yg bantu org dan berbuat baik dicurigai dibilang agamaisasi, yg jelas2 korup dan ngisap darah org didepan mata didiemin aja (mungkin si curiga-er ga punya nyali utk ambil tindakan), kok ga dibilang iblisisasi ya?
Yah, semuanya tergantung niat, mas Joe.
Hhh…
mas joe, saya setuju beberapa hal dan tidak setuju beberapa hal. saya setuju umat islam ini jangan terlalu banyak berbicara tanpa berbuat. Kita perkuat akidah umat. Kita turun gunung dan berbuat. Kita berdayakan ekonomi umat dll….anyway, disisi lain kalau pertandingannya fair insya Allah kita semua legowo, tapi terkadang mereka curang hingga patut diberi kartu kuning. di daerahku – Bandung _ kristenisasi itu sudah sangat kasar. Mereka berani menculik dan menyiksa,ini sudah diperkarakan di pengadilan Bandung-cari sendiri beritanya ya..kan mas joe pinter >>>
Sebenarnya sama saja. Di mata seorang muslim, kristenisasi itu bejad™ dan penuh konspirasi, dan islamisasi itu selalu disebarkan secara damai. Di mata seorang kristiani, islamisasi itu bejad™ dan penuh konspirasi, dan kristenisasi itu selalu disebarkan secara damai.
Kenyataannya? Dua-duanya sama-sama pernah menyebarkan agamanya dengan pedang. kalau kristeniasi, ada Inquisicion, misalnya. Kalau Islam, silakan baca-baca tentang tirani intelektual di Afghan, Iran, dan konco-konconya. Intinya kedua agama pernah mengancam untuk memotong kepala orang yang nggak mau mengikuti agamanya. Jas merah, bung. Jas merah.
Agama itu ‘kan melulu masalah perspeksi.
pusing bacanya
itu hak kita kalau menuduh orang kafir sedang melakukan usaha pengkafiran kepada kita.
dan itu hak kita untuk selalu berhati-hati terhadap mereka
TIDAK HANYA BERLAKU UNTUK ISLAM SAJA…
John…tulisanmu bagus…ada nasehat bagus yang kauselipkan…tetapi kenapa tulisanmu ini harus memuat image memojokkan islam…
Jika maksudmu baik lakukan dengan bahasa yang baik juga. Jangan-jangan tulisanmu ini hanya untuk mengundang ketenaran atau kegerahan pembaca untuk berkomentar???
Bikin lah tulisan2 bijak tapi jangan memojokkan islam…saya juga percaya kamu sholat dsb! tapi sholatmu bukan sebuah alesan kamu seenaknya memojokkan agamamu sendiri…ati2 Joe…lidahmu harimaumu.
Jangan membesar2kan kelakuan oknum muslim yang justru membuat kamu terlihat sedang menjelek2kan agamamu sendiri.
Awas, posting ini pasti salah satu usaha Kristenisasi™ juga
^saya ga merasa dijelekkan
malah jadi sadar n mikir
Dielaborasi :
Awas ! Itu Islamisasi
Awas ! Itu Hinduisasi
Awas ! Itu Buddhaisasi
Dakwah/Misi itu salah satu tugas penganut agama. Tapi yang juga terpenting adalah menguatkan kedalam, kedalam umat itu sendiri.
Setuju sama Bang Fertob
Gitu aja kok repot…
Ambil mie-nya kalau masalah lain2 kan tinggal urusan internal kita dengan hati nurani dan Tuhan
Setuju sama Bang Fertob
Gitu aja kok repot…
Ambil mie-nya kalau masalah lain2 kan tinggal urusan internal kita dengan hati nurani dan Tuhan
Hehehe mental oportunis sejati
Kopral Geddoe says: Agama itu ‘kan melulu masalah perspeksi.
nyang bener bos?….sorry ye…berapa lame ente belajar agama. ape ajae nyang ente pelajari. Bener dah belajar islam dengan baik ?.
trus masalah tiran di Iran dan Afghan kata ente. ya itu karena mereka kayak ente kali. Belajarnya dikit trus ngaku-ngaku paling pinter dan paling bener. Sorry ye bos…
peace brother
I love, I Love and i love islam forever…
Mungkin saja cuma peringatan… Cuma pesan… biar berhati hati… Awas!! Islamisasi!! <~~~ Kalau kek gini dari mana ya biasanya ??
Awas!! Ateissasis!! <~~~ Gak Pas Bener Istilahnya!!
Awas!! Kriminalisasi!! <~~~ Yang Ngomong Sapa Ya?
Awas!! Sekularisasi!! <~~~ Hmmm… Hayoo siapa yang sering denger?
Awas!! Syariatisasi!! <~~~ Joe Pernah Gak Ya Bilang Kek gini dengan istilah lain??
Awas!! Damaiisasi <~~~ Nich saya yang suka!!!
Postingan yg bagus, om Joe.Emang kadang kemiskinan ndeketin kita ke kekufuran.Justru itulah celah yg paling gampang dimanpaatin oleh orang lain.
Hai… aku terpancing juga dengan tulisan yang bodoh ini… Pasti yang nulis ini tidak paham apa maksud ungkapan orang bilang “Awas Kristenisasi !”. Untuk itu sebagai orang Islam saya ingin kasih tahu sedikit biar agak paham.
Ungkapan “Awas Kristenisasi” bukanlah memiliki arti yang ekstrim, apalagi upaya memusuhi orang kristen. Ungkapan itu merupakan ungkapan orang Islam kepada orang Islam lainnya. Ungkapan mengingatkan.
Mengapa mesti diingatkan?
Dalam agama Islam, jangankan pindah agama, yang namanya rusak akidah itu hukuman atau dosanya sangat besar. Jadi jika sampai ada orang Islam sampai tertarik untuk pindah agama, agama apapun namanya, adalah suatu perbuatan dosa yang sangat besar. Kufur!
Jika orang Islam lainnya membiarkan, tanpa mengingatkan, maka yang lainnya pun ikut berdosa.
Orang Islam sendiri ada yang imannya kuat ada juga yang imannya lemah. Orang yang imannya lemah, ia akan mudah ditipu daya. Diiming-imingi supermi atau sembako saja bisa rela untuk rusak akidah, keluar agama. Biasanya mereka sudah tak tahan dengan kemiskinan dan kesusahan hidup. Golongan seperti inilah yang selalu dijadikan sasaran empuk agama lain untuk merangkulnya.
banyak contoh yang sudah terbukti. Padahal ketika mereka sudah masuk agama baru itu, perhatian dari orang yang mengajak masuk agama itupun biasanya tak ada lagi. Baik itu cuma saat ngajak.
Bagi Islam, harta dunia bukan tujuan, lain dengan orang kristen yang hanya mengejar dunia. Karena urusan akhirat sudah ada yang nebus. Gila…. Apa mungkin kesalahan orang bisa ditebus orang lain> Apa hebatnya Yesus itu? Kesalahan orang yah mesti tanggung sendiri dong… tak bakal ada tebus-tebusan. Enak saja… ini namanya kebohongan..
Nah sudah saja dulu… nanti malah emosi
Nah… gitu saja
klo aku sih pilih damai aja sih…
damai memang indah…
tapi apakah semua orang inginkan damai???
klo semua org inginkan damai.. maka tidak ada itu yg namanya isasi-isasi..
@ agus al muhajir
mungkin kita sepakat, emang banyak tokoh muslim yg baru belajar dikit, terus ngerasa mereka paling pinter n paling bener
cuman masalahnya..org2 yg kayak ngini ini biasanay pengikutnya banyak, n gerakannya paling kliatan, akhirnya org jadi dapet kesan yg salah ttg islam…
jadi masalahnya, gmn membuka pikiran orang, kalo islam itu gak melulu ttg mereka, tp juga ttg anda, mrjoe, mr geddoe dll, n berjuta2 warna (baik indah maupun gak indah)didalemnya, stuju kan?? =)
arifkurniawan as bangaiptop:::
lho, itu foto saya lho waktu lagi mentas di depan mahasiswi baru sebagai gatutkoco, hohoho!
Rizma:::
iya ya…bedanya apa coba?
gudang-E MaS NGaBEhi WibY:::
lho, saya muslim lho. cuma memang, sama beberapa oknum, saya sudah dicap sebagai anjing kafir
abumaulid:::
oh, jadi saya nggak boleh membicarakan agama saya sendiri yang saya anut? gitu, mas abu? trus juga, mbok kalo tulisan saya dinilai ngawur, tunjukin donk ngawurnya di mana? biar saya yakin kalo mas abu ini nggak asal mangap
Irwan:::
seandainya umat islam yang nggak berbuat apa-apa itu juga nggak menyalahkan pihak lain, saya juga ga bakal ngedumel kok, kekekekeke
restlessangel:::
aku ndak mau jadi ustadz. mau nyelesaiin skripsi aja
Herianto:::
justru itu, pak. saat anda merasa tidak tersesat, sebenarnya anda sudah tersesat. bisa juga yang sebaliknya
al muhajir:::
mungkin memang iya. tapi kasus khusus tidak layak dijadikan generalisasi, kan? di kampus saya malah ada kejadian beberapa mahasiswa yang disinyalir berhaluan kiri didrop oleh oknum mahasiswa garis kanan trus digebuki. hal yang kayak gini kan yang salah bukan islamnya, tapi oknum pemeluknya
faizal:::
kamu nggak sepenuhnya salah, zal. memang aku pengen ngetop dengan memanfaatkan kontroversi, kekekekeke. anak-anak di lab OTI malah sempat bilang kalo aku adalah manusia dengan manajemen konflik paling “oh, yeah” seilkomp. memanfaatkan konflik untuk mendongkrak popularitas
tapi yang lebih perlu dicermati adalah bahwa aku memang sengaja make bahasa yang agak “kasar”, itu bukannya nggak ada maksudnya. aku bikin tulisan kayak gini buat ngajak sesama umat muslim nggak melulu menilai komputer dari casingnya, belajar manajemen emosi, belajar berpikir tetap tenang dalam segala hal, dan bisa mengambil hikmah dari situasi seburuk apapun.
terbukti beberapa teman di sini yang manajemen emosinya bagus bisa ngambil poin dari tulisanku tanpa merasa agamanya direndahkan, bahkan menilainya sebagai bahan perenungan dan introspeksi. yang lain? yang manajemen emosinya masih mentah sudah pasti bakal marah-marah kebakaran jenggot
kualitas mental yang payah begini ini yang menurutku masih perlu banyak pembenahan.
yang jelas, menurut pendapatku pribadi, nggak ada yang salah dengan islam. yang salah adalah kualitas individu pemeluknya!
fertobhades:::
hell, yeah
agus al muhajir:::
dan berapa banyak dari umat islam di indonesia yang bener2 pinter?
menurut saya, kebanyakan juga cuma sekedar merasa pinter dan mau menang sendiri
sompret teriak sompret-lah
Suluh:::
memang cuma pesan, mas. tapi kadang2, pesan itu sendiri disampaikan dengan cara yg terlalu ekstrim
supriadi:::
dan berhubung anda ber-ad hominem duluan, maka izinkanlah saya membalasnya dengan sedikit ad hominem juga
lho, buktinya kok anda terpancing untuk menanggapi tulisan bodoh ini?
yak, yang pertama adalah bahwa komentar anda tidak kalah bodohnya dengan tulisan saya. malah mungkin lebih bodoh lagi
semua poin yang anda sebutkan dalam komentar anda sebenernya sudah dibahas di tulisan saya, misalnya aja tentang yang imannya lemah dan yang imannya kuat. saya bahkan sudah mencoba untuk memberi solusinya juga.
nggak baca, ya? atau keburu emosi duluan (meskipun anda sudah bilang kalo anda nggak kepancing)?
tentang konsep agama, saya tidak sedang membicarakannya di sini. perkara ada penebus/nggak, itu urusan individu pemeluk agama masing-masing. nggak usah saling menyalahkan. kalo kita nggak mau agama kita disalahkan, maka jangan menyalahkan agama orang lain.
di komentar-komentar sebelum anda di postingan ini, tidak ada teman yang non muslim yang mencacat agama islam. tapi anda sudah memulainya duluan dengan mencacat konsep ketuhanan umat kristen. dan menurut saya, mental umat muslim seperti anda inilah yang perlu dibenahi. oknum2 seperti andalah yang membuat islam semakin “dimusuhi”.
see? lain kali kalo mau berdiskusi, berdiskusilah dengan lebih cerdas. jangan memperkeruh citra umat islam. atau anda perlu jadi adik kelas saya terlebih dahulu di ilkomp ugm supaya bisa berdiskusi dengan lebih cerdas?
oRiDo:::
perenungan buat semuanya, pak. kalo memang kita masing2 punya kewajiban untuk menyebarkan ajaran agama kita masing-masing, lakukanlah dengan indah
semua yang setuju:::
sekali lagi, terima kasih. mengajak anak kampung untuk belajar table manner itu ternyata memang susah
#Shelling Ford
he..he.. ngapain lagi pelacur ngomongin zina itu dosa, wong dia itu pasti ngerti kok hukumnya apa…
Yang saya maksudkan di sini adalah tafsir, bukan hukum. Berarti mas Shelling Ford lah yg sepotong2 memahami islam dan tidak bisa menempatkan konteksnya. Pemikir2 yahudi dan non Islam pun tentu paham mas dengan hukum2 Islam. Mari kita berlomba2 menjadi umat yang terbaik dari agama kita masing-masing…
Ardiansyah:::

mas ardiansyah, coba mas baca dulu komentar balasan saya kepada mas ardiansyah yang pertama kali. coba dibaca sekali lagi, mas. kira-kira maksudnya apa, substansinya apa, coba?
saya cuma mau ngingetin aja, omongan itu sebaiknya bukan dinilai dari siapa yang ngomong, tapi dari isi omongannya.
pelacur kalo dia bilang zina itu dosa ya artinya memang bener dosa. pemabuk kalo dia bilang mabuk itu dosa ya artinya memang bener dosa. bukan karena dia seorang pendosa dan tukang maksiat maka lantas setiap omongannya kita nilai sebagai hal yang ngawur, nggak valid, dan ga bisa dipercayai kebenarannya
mas ardiansyah bilang:
jadi gampangnya gini aja. supaya mas ini mau percaya omongan saya, silahkan anggap kalo saya ini rajin sholat dan tepat waktu, rajin ngaji, rajin zikir, rajin puasa senin-kemis. yah, anggap aja saya seperti itu
tapi, kalopun mas tidak bisa, nggak masalah kok, mas. di dunia ini orang yang nggak melihat komputer dari casingnya masih banyak juga
tapi kekhawatiran mas ardiansyah beralasan, kok. saya memang bukan orang alim. saya ini memang cuma bajingan yang lebih suka dan memilih mbajing dengan cara elegan
oke joe…sepertinya sekali lagi kita sepakat, ini masalah oknum, masalah personel.Jadi kalo saya lebih memilih bergerak untuk membina umat. Kita DEWASAKAN CARA BERFIKIRNYA. TIDAK REAKTIF TAPI TETAP BERSEMANGAT dan TETEUPP PUNYA AKHLAK YANG SANTUN ..gitu bos.
masalah masih sedikitnya oknum umat ini yang cerdas sih, itu mah masalah dari dulu. tapi kalau joe lihat sekarang jauh lebih baik kok, perlahan tapi meyakinkan pertumbuhan oknum umat yang cerdas ini.
berkenaan dengan mengeneralisir..ya coba lihat lagi siapa yang paling banyak mengeneralisir ( saya tidak mau menuduh sebenarnya )tapi kepaksa harus dilakukan disini. Misal ketika ada oknum umat Islam yang ngeBOM( tau bener apa kagak dia muslim..)yang disudutkan apa …AJARAN ISLAM JOE …sadari itu. JIHAD YANG DISALAHKAN JOE..dan ketika terjadi pada mereka, mereka bilang itu oknum …jadi ?…ya gitu deh ….
peace ..brother…!!!
Hati hati dan paranoid nampaknya adalah dua kata yang sangat berbeda ya mas?
setiap umat beragama emang dituntut dewasa dan waspada
istilah2, itu kan warisan penjajah – devide et impera!
Rakyat Indonesia baku hantam; diluar mereka ketawa-ketiwi hik… hik…
Don’t judge a book by its cover! tul ga mas? OOT ga sih hehehe…
Denial,
bisa kamu berikan referensi alasan argumenmu bahwa “assalamualaikum…” itu hanya bahasa arab ? kenapa aku tidak pernah menemukannya yah ?
Masalah ini adalah masalah klasik sebenarnya. Tapi mungkin yang harus di pahami adalah bahwa pemahaman toleransi bukanlah hanya sebatas bantu membantu, tapi lebih kearah pemghormatan terhadap satu dengan yang lainnya.
Membantu orang yg sedang kesusahan adalah hal baik, tapi jika diselingi dengan ajakan + iming-iming lebih adalah bukan tindakan yang bijaksana.
Semoga kita semua bisa lebih memahami.
orang2 yang aneh
Ass,kayaknya introspeksi diri itu perlu ya mas…
@ Agus Al Muhajir Muhajir
Justru sekarang trennya kebalikan Ingat saat ledakan bom ikan di Pasuruan ? Sementara statement resmi Polisi/Pemerintah saat itu tidak mengkaitkan dengan kelompok-pelaku-kekerasan-bersenjata-dengan-mengatasnamakan-agama. Sebagian tokoh Islam langsung bersuara : Jangan kaitkan masalah ledakan itu dengan Islam. Lha siapa yang mengkaitkan coba ?
Ketika ada kasus penculikan dimana KEBETULAN salah satu pelakunya aktivis Rohis mereka kembali mengeluarkan statemen yang sama.
Atau statemen pak Baasyir yang menyebut bahwa tindak-kekerasan-mengatasnamakan-agama di Bali itu hanya sekadar ‘kontra-teroris’ pada Amerika yang salah tempat.
Lha kalau semua hal yang relatif jelek tidak mau disangkutkan dengan Islam bagaimana Islam mau maju ? Saya lebih suka kita berkata kalau betul mereka saudara kita yang beragama Islam (setidaknya menurut pengakuan mereka sendiri) tapi mereka melanggar hukum di negeri ini hingga pantas dihukum.
@ catshade
Mari kita sebar spaghetti instan RAmen…RAmen
for bro oddword:
ya ..saya akui memang ada statement seperti itu dari wakil umat islam ( paling tidak sedikit mewakili ) tapi mari kita fahami bahwa itu adalah sebuah reaksi balik dari reaksi yang berlebihan yang selama ini meyudutkan islam. Terlalu sering umat islam disudutkan tanpa bisa berbicara banyak.Mari kita kembali baca lembar sejarah bangsa ini jangan jauh-jauh bukanya mulai dari tahun 80-an aja deh. Kita umat muslim sangat disudutkan dengan kampanye buruk. Muslimah dilarang berjilbab oleh pemerintah yang dikuasai oleh oknum pembenci Islam. Jilbaber dianggap extrimis tanpa bisa membela diri, hingga banyak guru-guru saya, ustadz-ustadz saya yang berani bersuara tentang hal ini merasakan pahitnya penjara dan terpaksa sembunyi ke luar negri.Tidak ada media yang membela, belom ada bloger yang cerdas yang memiliki fikrah yang jernih yang bergeriliya di dunia blog seperti ini.Trus kita lihat sekarang juga bro, kalau antum belajar jurnalistik pasti tau yang namanya agenda setting, pasti tau yang namanya framming, nah yang antum sekarang dengar semua bermain ditataran itu. sekarang coba anda lihat siapa sih yang berbicara yang tadi anda kutip ?. Media seolah meyuarakan suara umat islam tapi sesungguhnya sedang menyudutkan dengan cara yang lain.
begitu brother..
saya sangat mungkin salah tapi untuk hal ini Insya Allah saya mengerti banyak, karena ini adalah tahun ke-9 saya menjadi jurnalis.
peace brother..!!!!
Wah apa HU Republika (yang jelas menyebutkan Islam sebagai salah satu karakter koran mereka) juga ikut melakukan framing thd kasus yang saya sebutkan ? Karena saya sering membaca Republika menampilkan berita semacam itu
Tentang penyudutan thd umat Islam yang memiliki pandangan seperti guru-guru mas Agus, sejak jaman raja-raja Mataram kontradiksinya sudah ada. Antara kaum islam abangan dengan kaum islam ‘kaffah’ Bisa dibaca di http://caping.wordpress.com/?s=abangan&searchbutton=go%21
Saya tentu tidak setuju ttg pelarangan pelarangan semacam itu. Jauh lebih baik bila saat itu pemerintah membuka debat terbuka terkait permasalahan tsb.
Ironisnya bila saat itu ‘jilbab’ dilarang sekarang mulai ada peraturan-peraturan yang mewajibkan jilbab. Tetap otoriter meski berbeda kebijakannya.
Saya tidak pernah belajar jurnalisme hanya sekadar pecinta karya jurnalisme yang semakin bertebaran.
Peace juga mas agus.
“Label Kristenisasi” sepertinya udah menjadi phobia tersendiri bagi sebagian umat Islam.
btw, ngumungin agama emang gk ada mati-nye
*/kangen ma gocekan C.Ronaldo
weleh2 opo meneh to iki….
aku malah ga tau kristenisasi itu kaya apa.
emang kaya apa sih?
ada yg pernah ngalami / melakukan?
saya ngutip omongannya cak nun (emha ainun najib) waktu konser di gereja pugeran jogja bareng grup kiai kanjeng-nya.
“nek imane kuat, ngopo mesti wedi dikristenke? aku mbok kristenke yo rapopo, ning aku ra bakal pindah”
(kalau imannya kuat, ngapain mesti takut kristenisasi? aku dikristenkan ya gakpapa, tapi aku ga bakal pindah)
lagipula, apa yg salah dgn pindah agama? di mana kebebasan beragama? kalo sesorang tidak cocok dgn agama lama dan merasa cocok di agama baru, kenapa ga dihargai, daripada dicaci maki?
cak nun juga bilang,
“kalau niatmu baik, menolong sesama, gak usah takut sama isu kristenisasi”
meaning : Allah ada di pihak yang benar :p. Anda mau mbantu orang lain dgn membawa bendera agama Anda, silahkan, be proud of it. Yakinlah Allah ada di pihak yg benar. Gak usah takut sama isu Islamisasi, Kristenisasi, Hinduisasi, Buddhaisasi, Atheisasi, Shamanisasi, Polytheisasi, Animismisasi, alah kedawan….
btw…..hoek……
gara2 liat bannermu
peace joe
Pada dasarnya memang sama saja. Yang meng-enforce peraturan merasa bahwa kebenaran ada di pihak mereka dan berusaha menjualnya ke orang lain. Dulu dilarang, sekarang dipaksa. Memang keduanya tidak selalu eksplisit, melainkan merupakan kontrol sosial yang informal. Pada akhirnya, hegemoni intelektual tetap terjadi, terlepas daripada apakah yang di
paksaajarkan itu benar atau salah.#Shelling Ford
Tapi mas akan lebih berkesan dan ada “ruh”nya bila yang menyampaikan itu juga memprakktekkannya. Karena kan banyak tokoh agama/masyarakat /koruptor yang sering berkhutbah/beropini tetang hal-hal suci dan kebaikan, tapi di balik itu penerapan di level pribadi/keluarga/masyarakat mereka sendiri NOL besar. Nah bagaimana itu, jadi menurut saya dua-duanya penting, yaitu Orang yang menyampaikan dan perbuatannya sesuai dengan apa yg diomongkannya…
Komen ane gk bisa di submit yah?
::walah joe…joe..ini namanya joenisasi…lha wong kamunya nyampein pake misuh-misuh…mbok yang santun…pake peci…pokok’e joe…paksain dirimu kelihatan berbeda…
lha…tapi jadinya kamu ngga joe lagi yak…kek..kek..kekh..
liverpool..hmmm nama FCnya bagus…MU kereen Milan Ok…, tapi aku pilih PSMS aja deh…kapan-kapan liverpoolnya diajakin maen di Medan yo joe…
@oddworld…
Thank’s buat linknya ya….. Tulisan GM memang apik2 meski tidak semuanya saya setuju..GPP kan bro..
Iya soal REPUBLIKA..dan MEDIA ISLAM LAINNYA ( atau paling tidak yang berlabel itu ) perlu diskusi dalem ttg hal ini. Idealisme terkadang harus berbentur dengan realita. Saya berbaik sangka kpd teman2 republika mereka tidak sengaja melakukan framming.Idealisme para jurnalis terkadang harus bertentangan dengan kepentingan para pemodal. Makanya kita perlu blog ( he he he )…!!!
Soal paksa-paksaan itu, kayaknya kita harus lihat deh redaksi katanya. DIWAJIBKAN UNTUK PEMELUK AGAMA ISLAM…!!! Berarti ini hanya untuk orang Islam aja, yang tidak ngaku Islam yo..mongggooo….!!!ya persis lah seperti Allah meyuruh orang shalat, kan itu buat yang mau aja, kalau nggak, yo monggo tapi ada konsekwensi yang harus diterima.nah ini beda dengan paksa-paksaan gaya oknum pembenci Islam, sorry mereka tuh nyuruh Muslim jadi seperti mereka tanpa terkecuali dan kalau nggak? yo..tak labeli teroris alias extrimis bin pemberontak.
*ngelirik komen di atas*
Wah, ternyata joe sedang melakukan joenisasi. Haru hati hati nih.
*ngakak*
Joenisasi?
Kalau hasilnya nanti kayak Gatutkaca di header itu, maaf-maaf sajalah…
*ngakak sampai orgasme*
Komentar Saudara Ardiansyah itu sebenarnya sindiran yang halus buat penulis artikel di atas agar jangan ngomong thok, tapi juga dibarengi dengan pengamalan agama yg benar, ini kalo penulis mau menggunakan akal sehatnya. Akal sehat lho ya..bukan akal-akalan yg selama ini dipakainya. Ngomong, nganalisis, ngomentari agama tapi pakai akal-akalan ya hasilnya nggak mutu alias nyleneh. Coba baca:
Lha…apa dia ini nggak pernah baca Al Fatihah di dalam shalatnya? Atau minimal baca di luar shalat lah. Orang Islam itu ketika shalatnya selalu berdoa kepada Allah agar dilindungi dari jeleknya jalannya orang-orang yang dimurkai (yaitu Yahudi) dan dari jalannya orang-orang yang sesat (yaitu Nashara). Lha si unyil ini malah masih terheran-heran sambil gigit jari menanyakan sesuatu yg sudah pasti dan sudah dijelasakan secara gamblang oleh Allah di dalam Alquran. Betapa Allah telah melaknat Yahudi dan Nashara karena kekufuran mereka dan kesombongan mereka dalam menolak kebenaran serta sikap melampaui batas mereka kepada Allah juga nabi-Nya.
Sudah begitu si unyil ngomong lagi:
Wuahhhh….kayak ulama gaya bicaranya. Menyedihkan. Cukuplah dua penggal ucapan dia ini dijadika standart betapa jauh kerancuan dan kebodohan unyil ini dalam memahami agama yang mulia ini. Beginilah kalau seorang “santri kantin” bicara agama. Dia habiskan waktunya di kantin kampus untuk menelaah “agama” sambil ngecengin cewek-cewek. Wal’iyadzubillah. Rendahan dan memalukan memang perbuatan seperti ini. Sadarilah!
Pembaca jangan tertipu dengan gaya orang-orang seperti ini. Mereka mungkin pandai memutar kata dan memainkan kalimat, tapi lihatlah perbuatannya. Pemahaman yang rusak akan membuahkan pemikiran dan perbuatan yang rusak pula. Lahaula walaquwwata illabillah.
Tuh dengerin. Tobat sana. Cium kaki ustat terdekat, jilat kalau perlu. Supaya masuk surga.
*kipas-kipas, AC di neraka lagi direparasi*
@mas agus
Masalahnya sekarang apakah semua yang menganut agama Islam (setidaknya di KTP) harus mengikuti “aturan” tersebut ?
Kembali ke contoh jilbab, ada teman saya yang berjilbab hingga mengenakan cadar, ada yang berjilbab lebar, ada yang pakai jilbab kaos, ada yang pakai kerudung saja yang agak transparan, ada yang sama sekali tidak mengenakan penutup kepala. Dan mereka semua Islam, apakah negara patut terlibat dalam hal yang masuk ke ranah kepercayaan seseorang dengan penciptanya ?
Saya melihat motivasi pewajiban jilbab sering dikaitkan dengan ungkapan “kami tidak ingin saudari kami masuk ke neraka karena tidak menjalankan perintah-Nya” Bukankah ini sebenarnya masalah personal ?
Sebagai tambahan anda bisa melihat comment Abu Maulid yang berusaha “mengingatkan” Joe
Saya hampir tidak bisa melihat bedanya dengan apologi para oknum-oknum pelaku-tindak-kekerasan-dengan-mengatasanamakan-agama yang dengan entengnya menyebut tindakan mereka sebagai ‘crusade’ atau ‘kontra-teroris’
KESERATUSX
Setuju sepenuhnya dengan mas OddWorld.
Kira2 ada gak org yg bisa menjelaskan kepada saya kenapa Tuhan menciptakan suatu ras (yahudi) yg utk dikemudian hari dilaknat oleh Tuhan sendiri selama2nya dibumi ini melalui kitab suciNya dan oleh umatNya (yg sama dgn Yahudi sama2 manusia)???
@AbuMaulid
Bagaimana perasaan anda (ttg keadilan Tuhan) bila kemudian giliran anda yg dilahirkan sebagai ras yahudi utk dilaknat selamanya melalui kitab suciNya??
*jgn hanya gunakan akal (apalagi akal2an), barengi dgn nurani anda*
@Abumaulid
Dan bagaimana perasaan anda kalau seandainya skrg yg tertulis di kitab suci anda itu bukan “Yahudi” tapi “Indonesia” ??
konon, aturan larangan jilbab itu adalah skenario pemerintah jaman orba krn si embah rada parno, kursinya digerogoti. juga beberapa skenario yg mengadu domba antar umat beragama. kalo dipikir2, siapa yg paling diuntungkan dg polemik tak berkesudahan ini ?? (^^)V
*halah….bakat wartawan gossip ne*
Inilah Blog yang berubah menjadi forum….
Dongkrak popularitas………………………OK
Tenar……………………………………OK
Banyak teman……………………………..OK
Kontroversi tercipta………………………OK
Diragukan keiimananya……………………..OK
Juara kontes blog…………………………OK
Thesatriantoshow has successfully started.
::Mas Faizal, abumaulid, keadaan pandangan insan seperti menatap stereogram, jika dasar tatapannya datar, maka gambar yang tampak akan dikatakan sebagai judul gambar, jika sama sama engga ngeh dengan adanya stereogram maka akan sepakat dan itu engga salah sebab memeang itu yang dilihat…
bagi yang faham adanya stereogram, maka mencoba menatap lebih dalam, bisa jadi ketemu sudut yg salah, namun sudut yang salah itu sudah membentuk sudut pandang benar, bedanya hanya cekungan dan cembung….
Jika kepada insan diajarkanNYA bahasa “mutasyabihat” maka lambang seantero jagad raya ini akan membentuk kata yg difahami…, mungkin aku engga kenal joe secara fisik, namun aku mengenali warna yang terungkap…
apa yg terfahamkan padaku, tidaklah joe menanamkan kebencian, melainkan kecintaan…, seperti stereogram yang kuceritakan, jika kalian tak dapat melihat tujuan gambarnya..pastilah kalian katakan yang mengatakan bentuk lain dari gambar datar yang ada adalah ungkapan orang gila…, sebab kalian tak dapat melihatnya….
jangan salahkan kebutaan itu, namun carilah…(inilah yg selalu dilakukan Al Gazhali, Beliau akan mencari jika Beliau mengetahui adanya sesuatu yang belum difahaminya…dan akhirnya dapat mengupas dari sisi pandangan orang tersebut…bukan dari sisi pandangnya…)
jika sudah engkau temukan…kupastikan kamu memasuki wilayah yang kamu sangkakan sekarang ini…dan kamu akan memasuki wilayah orang-orang yang akan dicaci maki…,karena kebenaran yg diungkapkan mesti terkontaminasi oleh nafsu..meskipun sedikit…, percayakah kamu bahwa Nabi Ibrahim sangat terpuji bagi Allah, Beliau disebut seorang Muslim..oleh Allah lho…, namun bagaimanakah sholatnya…??? namun dia juga Rasulullah.. (jika sholatnya Joe yang kalian masalahkan…)…
memang kemutlakan beriman atau tidaknya ditangan Allah (yunus 99 dan 100), namun gerakan hati mencariNYA akan bersambut…
jangan percaya joe atau siapapun bahkan nabi sekalipun, mulakan percaya pada murninya dirimu, semoga engkau dipertemukan dengan gambar stereogram sesungguhnya…..karena dimurni ada kebeningan..maka semua akan tampak jelas…gambar stereogram asli seperti cristal…padahal gambar datarnya hanya seperti kanvas…
Ikut nimbrung ahhh…
Comment-nya lebih banyak daripada tulisannya.
Tapi diantara comment ada yg menarik nih
“Kafirkan Nabi Ibrahim, dia membawa agama Yahudi”
“Kira2 ada gak org yg bisa menjelaskan kepada saya kenapa Tuhan menciptakan suatu ras (yahudi) yg utk dikemudian hari dilaknat oleh Tuhan sendiri selama2nya dibumi ini melalui kitab suciNya dan oleh umatNya (yg sama dgn Yahudi sama2 manusia)???”
Kalau boleh saya tambahi “dan nashrani/kristen juga”
Klo yg bertanya dari non-Islam wajar krn ga baca AlQuran, klo yg bertanya org Islam berarti belum baca AlQuran juga.
Klo saya baca dr AlQuran bahwa Nabi Ibrahim mengajarkan Tauhid demikian pula dengan Nabi Isa ‘alaihimassalam. Maka pengikut para Nabi tersebut termasuk orang2 yg beriman (masuk ke jannah/surga).
Sampai akhirnya datang Nabi yg terakhir, yaitu Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam yg membawa agama bernama Islam. Kabar ini terdapat dlm kitab2 Yahudi dan Nashrani. Tapi krn ke-ego-an terlalu tinggi (Yahudi dan Nashrani pada masa Rasulullah) sebagian dari mereka membuat (merubah) agama baru. Isa anak Allah atau Uzair anak Allah.
Jadi demikianlah kenapa Allah melaknati Yahudi dan Nashrani, batu ujian keimanan mereka. Mereka berhkianat thd isi kitab mrk sendiri.
Makannya dlm AlFatihah kita disuruh berdoa dijauhkan dari sifat2 mereka. Nashrani = beragama tanpa ilmu (banyak melakukan bid’ah) dan Yahudi = ilmu tanpa amal.
Wallahu a’lam
agus al muhajir-al muhajir:::
ah, ini juga salah satu poinnya, mas agus. kita sudah tau kan kalo islam itu “banyak dibenci” oleh yang awam ttg islam, kan? makanya, sekarang lebih baik kita tunjukkan islam yang sebenernya. dengan tindakan, tentunya.
jangan malah cap jelek islam bertambah lagi dengan sebutan kita ini cuma umat yang bisanya cuma njelek2in umat lain; nggak berbuat apa-apa tapi mulutnya koar-koar seakan2 kita sudah melakukan hal yang dilakukan oleh umat lain itu dengan lebih baik.
orang menolong orang lain kok malah dituduh macem2. mending kalo kita ikutan nolong orang lain itu
lambrtz:::
ohohoho, aku juga suka kata2nya cak nun
Rapidity:::
ah, tentu saja
k* tutur:::
masih banyak orang goblok yang perlu dibikin pinter, kang
MasIndra:::
oh, tidak. tidak OOT kok, kekekekeke
Ishak:::
lho, kalo bukan bahasa arab, lantas bahasa apa?
secara yang kelihatan dan yang terdengar, “assalamualaikum” itu memang bahasa arab, kan?
ada iming-iming ataupun tidak, lebih baik lagi kalo kita tidak mencap tindakan bantuan orang lain sebagai suatu politik terselubung secara sembarangan di saat kita sendiri sebenarnya tidak melakukan apa-apa.
saya baru berhak berkata skillnya cristiano ronaldo itu nggak ada apa-apanya jika dan hanya jika saya sudah pernah dinobatkan sebagai pesepakbola terbaik dunia selama 3x berturut-turut. gitu, kan?
peterbaru:::
dunia bakal sepi kalo tipe orang2nya standar semua, mas
fira1972:::
saya pikir malah sangat
Wong Djowo:::
ah, maaf. tadi entah kenapa ketangkep akismet, hehehehe
Ardiansyah:::
pada akhirnya, “lebih berkesan” dan “tidak berkesan” memiliki 2 makna yang berbeda kan, mas?
seorang yang tidak lulus esde jika dia bilang bahwa V sama dengan I dikali R, nilai ucapannya tidak akan kurang dari jika Einstein yang mengucapkan hal itu
tinggal sikap dari kitanya aja dalam menyikapi informasi itu. kalau kita mau bersikap tidak percaya, sikap tidak percaya itu juga harus kita tempatkan secara adil dan proporsional. jangan hanya karena – misalnya – Einstein yang bilang, maka kita langsung percaya pada detik itu juga bahwa 1+1=16, hehehehehehehe
zal:::
hahaha, anda tau juga, mas. kalo saya ga misuh ya artinya itu bukan saya. lagian kalo saya nggak pake misuh, orang2 yang mbaca nggak bakal ikutan mikir apa maksud tulisan saya sebenernya. saya seneng ngajak orang lain ikutan mikir lho, soale. yeah, memang beberapa yang nggak mikir biasanya langsung berreaksi seakan-akan jenggotnya dibakar orang lain dengan sengaja
danalingga:::
lho, bukannya semua hal memang harus disikapi dengan hati2, seperti halnya sikap beberapa oknum umat islam dalam mensikapi bantuan dari umat kristen? kekekekekeke
Kopral Geddoe:::
ah, saya tidak mengharuskan untuk memelihara
jenggotkumis, kokabumaulid:::
eh, saya ini unyil ya?
oke, jadi begini, pak ogah. apa pak ogah sendiri sudah memakai akal sehat dalam memahami tulisan saya? soalnya antara yang memakai akal sehat dan yang tidak memakai, reaksinya bakal berbeda. yang satu kalem, yang lainnya bakal emosi tanpa pondasi yang jelas.
yeah, tapi memang sulit, sih, memahami isi tulisan seseorang sebagai suatu hal yang positif kalo di benak kita sudah dipenuhi dengan prasangka buruk dan apriori duluan terhadap si penulis
oh ya, pak ogah sendiri pernah tau ga bagaimana perlakuan nabi muhammad terhadap orang yahudi dan kristen? atau pak ogah mau bilang kalo nabi sendiri mangkir dari ayat2 allah di alqur’an?
ah, yang bukan santri kantin kayaknya memang begini. nggak pernah bergaul sehingga selalu buta dengan realita sosial di sekitarnya. dipikirnya setiap perkara semudah itu diputuskan hitam-putihnya
CY:::
mungkin pemeran pak ogah dalam kesempatan diskusi kali ini bisa menjelaskannya
restlessangel:::
coba juga tanya ke pemeran pak ogah, kekekeke
faizal:::
toh semua hal di dunia ini memiliki nilai positif dan negatif kan, zal? kekekekeke
anas fauzi rakhman:::
kayaknya semakin melenceng deh diskusinya. saya di sini nulis ttg bagaimana sikap umat islam seharusnya terhadap bantuan yang sudah dilakukan oleh umat lain terhadap masyarakat. bukan malah membahas tentang konsep ketuhanan mereka. kalo kayak gini, ya bakal selesai2 “berantemnya”.
orang islam bilang yahudi ngawur,
orang yahudi bilang kristen ngawur,
orang kristen bilang islam ngawur.
ada yang bisa menarik kesimpulan?
anas fauzi rakhman:::
eh, maksudku: ya ga bakal selesai2 “berantemnya”
Maaf saya salah,
mengkomentari comment, bukan mengomentari isi tulisan. Jadi melebar ya….? he he he
bagus mas Joe, autokritik itu penting sebagai masukan untuk terus memperbaiki diri.
sekalian numpang curhat ya, waktu pertama pindahan ke tempat tinggal saya yang sekarang, saya sempat dikunjungi beberapa bapak2 (spertinya mereka pendakwah muslim), datang ke rumah saya menjulurkan tangan sambil tanya,”bapak muslim?” saya jawab,”bukan”, lha kok tangan beliau yang tadi nya dijulurkan untuk salaman dengan saya ditarik lagi, padahal saya kan sudah mau salaman juga.
# Joe…
Setuju,saya faham apa yang ingin disampaikan anda joe.Kita terkadang terjebak jadi NATO. kalau urang sunda bilang ” kahartos tapi teu karaos” artinya Ucapannya bisa dimengerti tapi nggak ada aksi yang bisa dirasakan.Saya cuma sedikit prihatin aja karena terkadang kita aja ( muslim ) yang disuruh dewasa menyikapi itu semua tapi disisi lain mereka juga banyak yang tidak dewasa dan sangat sangat curang dan menyebalkan. Tapi memang itu adalah urusan mereka dan maka untuk itu perlu wasit yang adil untuk ini. Kalo ngomong wasit yang adil tanya aja pada zidane ( halah…ngelantur euy …!!)
# oddword
Kalau dengar ( sorry baca ) koment anda mas, saya jadi ingat diskusi dan debat saya dengan pak dawam Raharjo dan ahmad Topik temennya mas GM TEMPO. Gini aja deh , pendek kata buat mas…Jilbab memang tidak layak diatur negara mas, karena itu aturan Allah.Yang ngelarang urusan dengan Allah, yang memperjuangkan , itu juga masalah dengan Allah. Yang jadi masalah sekarang, berani kagak ngelawan Allah. Kalau mas berani..ampun deh mas..lah Iblis aja masih takut sama Allah….
# oddword…
lupa nambahin senyum manis buat mas…soale kompie yang dipake agak primitif nih…pisss bro…!!!
#Shelling Ford
Nah kan, akhirnya mas membawa pada bahasan retorika kata yang “melangit”. Pesan yang disampaikan yang juga diterapkan oleh yang menyampaikan adalah dua kesatuan yang penting bila ingin menjadi panutan umat. Saya yakin seluruh manusia yang “berfikir” setuju dengan hal ini. Mas, Islam sudah genuine 100%, lengkap, komprenehsif menjadi tuntunan kehidupan umat manusia. Saya paham artikel mas menunjukkan kegelisahan terhadap “oknum” dan “segelintir” umat Islam yang menafsirkan dan menempatkan “aksi” atas tafsiran tersebut secara tidak tepat. Sehingga membuat kesan dan menggeneralisir bahwa ajaran Islam seperti itu. Misalnya BOM “jihad” yang bukan pada tempat dan situasinya. Bila bom tersebut meledak di daerah konflik seperti Irak dan Palestina baru bisa tepat. Karena unsur situasi dan tempat yang mendukung hal tersebut. Terus terang ini PR besar kita/kami umat Islam untuk memberikan penyadaran pada saudara-saudara kami tersebut. Diskusi tentang, Yahudi-Islam-Kristen itu sudah ada sejak dahulu dan tidak akan berhenti sampai ada “ketetapan” dari Allah SWT. Kita ini hanya menjadi penyambung “tali” skenario tersebut.
hihihi numpang lewat lagi…
@agus al muhajir
dari mana anda tau klo penggunaan jilbab itu aturan Tuhan? dari kitab suci? dari mana tau klo kitab itu suci dan turun dari Tuhan? maaf banyak tanya, mohon dijelaskan.
Qs al’Mukminun 110-111:” Tetapi kamu jadikan mereka (mumin) bahan olok-olokan, sehingga kamu lupa mengingat Ku… waktu kamu mentertawakan mereka…sesungguhnya mereka itu orang-orang yg menang”.
Al’Baqarah 204 : “ Dan diantara manusia ada orang yang ucapanya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah isi hatinya , padahal dia adalah penentang yang paling keras “.
Al’ Munafikun – 4 : “ Kamu akan merasa kagum dengan tubuh mereka (= kaum kafir ) dan kamu akan mendengarkan suaranya , sesungguhnya mereka itu ibarat sepotong kayu yang bersandar . Mereka mengira teriakan keras itu ditujukan kepada mereka “ .
Fushilat 26 : (Ucapan kaum kafir) : “Janganlah kamu mendengarkan dengan sungguh-sungguh akan Al’Quran itu dan buatlah kegaduhan terhadapnya supaya kamu dapat mengalahkannya”.
Qs al’Baqarah 155-156 :” Dan sesungguhnya akan Kami berikan sedikit cobaan kepada kamu berupa ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa & buah2an . Dan sampaikan kabar gembira kepada orang2 yg sabar…yg apabila tertimpa musibah mengucapkan :”Sesunguhnya kami kepunyaan Allah & hanya kepada-Nya-lah kami kembali” .
Al’Baqarah 214 : Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga padahal belum datang kepadamu sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? . Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan , serta diguncangkan sehinga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya : “ Bilakah datangnya pertolongan Allah ? “.
Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat “.
QS. Ali Imran 54 :Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.
At Taubah 25-27 :” Sesungguhnya Allah telah menolong kamu di medan peperangan yang banyak , dan pada perang Hunain , yaitu diwaktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlahmu , maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun , dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu , kemudian kamu lari kebelakang dengan bercerai-berai . Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada RasulNya dan kepada orang-orang beriman , dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tidak melihatnya , dan Allah menimpakan bencana kepada orang-orang kafir, dan demikianlah pembalasan kepada orang-orang kafir . Hai orang-orang yang beriman sesunguhnya orang-orang yang musyrik itu najis , maka janganlah mereka medekati Mesjidilharam sesudah tahun ini . Dan jika kamu kawatir menjadi miskin , maka Allah nanti akan memberikan kekayaan kepadamu dari karunia-Nya jika Dia menghendaki ( = fakta ternyata negara2 muslim, Arab Saudi dan sekitaranya ternyata penghasil minyak bumi terbesar didunia dan mereka negara2 makmur, tidak seperti jaman Nabi ) . Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana “.
Al’Muntahanah – 2 : “ Jika Mereka menangkap kamu , maka mereka akan mengulurkan lidah dan tangan mereka untuk menyakiti kamu (=mencaci, menghina & menyiksa) . Mereka ingin mengembalikan kamu kepada kekafiran “ .
QS. An Nissa 89 :Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan diantara mereka penolong-penolong(mu)…..”.
Qs Al’Maidah 110 : Ketika Allah mengatakan “ Hai Isa putra Maryam ingatlah nikmat Ku kepadamu dan kepada ibumu diwaktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus . Kamu dapat berbicara dengan manusia sewaktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa dan diwaktu Aku mengajarkan kamu menulis hikmah, Taurat dan Injil dan di waktu kamu membentuk dari tanah yang berupa burung dengan izin Ku , lalu kamu meniup padanya , lalu bentuk itu menjadi burung(* Pen : mukzizat yang ini tak ada dalam Injil saat ini ), waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin Ku dan diwaktu kamu mengeluarkan orang mati dari dalam kubur “.
Al’Baqarah 6-7 :”Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat
KOMUNISME = ZIONISME !!!
1. Ingat bunyi PROTOKOLAT ZIONISME I : HENDAKNYA MENJADI PERHATIAN KITA, BAHWA MANUSIA YANG MEMILIKI SIFAT DAN INSTING BURUK ITU LEBIH BANYAK DARI PADA YANG MEMILIKI AKAL DAN SIFAT YANG BAIK, OLEH KARENA ITU CARA TERBAIK UNTUK MENGUASAI MEREKA YAITU DENGAN TEROR DAN KEKERASAN DAN BUKAN DENGAN DISKUSI-DIKUSI ILMIAH ”.
2. Sebagai mana bunyi PROTOKOLAT ZIONISME II :” KITA BERMAKSUD TAMPIL SEBAGAI PEMBEBAS BURUH DAN MEMBEBASKAN MEREKA DARI KEDHALIMAN . KITA AKAN MENASIHATI MEREKA SUPAYA MERAKA MAU BERGABUNG DALAM TINGKAT-TINGKAT PASUKAN KITA YANG TERDIRI DARI KAUM SOSIALIS , PENGACAU DAN KOMUNIS . KITA AKAN SELALU BERADA DALAM KONDISI MEMBANGUN KOMUNISME DAN MEMELIHARANYA, DENGAN KEDOK SEOLAH-OLAH KITA MEMBELA KAUM BURUH DENGAN SUKA RELA, DEMI IDE PERSAUDARAAN (= Nasionalisme / Prulalisme ) DAN KEPENTINGAN UMUM (= Demokrasi ) ATAU KEMANUSIAAN ( = HAM ! ) . LETAK KEKUATAN KITA PADA KEMISKINAN KAUM BURUH DAN PENYAKIT YANG BERKEPANJANGANAN , YANG DENGAN ITU MEREKA AKAN TERUS DIBAWAH PERBUDAKAN KITA “.
3. Ingat bunyi PROTOKOLAT ZIONIS VII :” KITA WAJIB MENYEBARKAN FITNAH DISELURUH PELOSOK DUNIA , DENGAN METODE ITU , KITA AKAN BISA MENGUASAI MEREKA DENGAN JARINGAN UANG (= IMF/ Bank Dunia,), YANG TELAH KITA PASANG PADA SETIAP KEMENTRIAN DALAM PEMERINTAHAN ITU MELALUI POLITIK KERJASAMA KEUANGAN DAN INDUSTRI (= hubungan Dagang ) , AKAN TETAPI DENGAN BAHASA RESMI KITA AKAN BERBUAT SEBALIKNYA ( = berhianat ) “.
4. Bagian dari PROTOKOLAT ZIONIS VII :” BAHWA BANYAK KEKUATAN POLISI YANG MUTLAK KITA BUTUHKAN UNTUK MENUNTASKAN GARIS-GARIS YANG DIMUKA . DAN HENDAKLAH DISELURUH DUNIA ADA KELOMPOK – KELOMPOK YANG TERDIRI DARI BEBERAPA KELAS MANUSIA DUNGU DITAMBAH KEKUATAN MILITER DAN POLISI YANG IKLAS MENJALANKAN TUJUAN-TUJUAN KITA .
” Orang-orang Yahudi-lah yang mendirikan komunisme dan meletakan dasar2-nya (nb: Karl Marx anggota Freemansonry dgn no. 31). Mereka beranggapan bahwa komunisme adalah sarana yang paling tepat untuk membangkitkan fitnah dan kekacauan , untuk menghancurkan kekuatan rakyat (=persatuan ) dan memecah belah unsur organisasi (=Pemerintahan resmi) yang ada “ .
( Sumber, Buku : Bahaya Zionisme Terhadap Dunia Islam –
Dr. Majid Khailani – J e d a h )
APA ITU ZIONISME ?!!!
Pada th 1895 orang2 Yahudi mengadakan kongres pertama di kota Bale – Switzerland pada kongres pertama itu ditetapkan suatu garis strategi yang amat rahasia yaitu untuk menghancurkan seluruh dunia dan menjadikannya budak-budak zionis dengan pemerintahan zionis. Hasil kongres rahasia ini dibocorkan oleh seorang wanita Perancis seorang anggota freemansonery kemudian dibawanya ke Rusia. Dan oleh Prof. Sergyei Nilus diterbitkannya dalam bentuk buku dengan judul The Jewish Of Protocols ( = Protokolat Kaum Yahudi ). Beberapa tahun kemudian terjadilah Revolusi Bolsevic oleh kaum kominis Rusia pimpinan Lenin (seorang Yahudi) dgn banyak korban jiwa. Dalam revolusi ini Lenin telah memperdaya kaum muslimin Rusia untuk turut serta dalam revolusi menggulingkan Tsar Rusia yang Kristen. Tetapi setelah revolusi itu maka sekitar 10.000 umat muslim Rusia dibantai, mesjid-mesjid dihancurkan dan dibuat bar-bar dan didepan mesjid ditulis kata-kata ” Sekarang Tiada Lagi Muazin Menyerukan Adzan, Melainkan Lenin ”(Oemar Hashem, buku ”Menaklukan Dunia Islam” )
1. PROTOKOLAT ZIONIS I : …..TIDAK SEDIKIT ORANG YANG BERSEDIA MENGORBANKAN MASYARAKAT UNTUK KEPENTINGAN PRIBADINYA…..YAITU DENGAN CARA MENARIK DAN MENGUMPULKAN MASA RAKYAT UNT DIGUNAKAN MELINDAS KELOMPOK LAIN YANG BERKUASA…… TUGAS INI AKAN MUDAH SEKALI JIKA PIHAK OPOSISI TELAH DIINJEKSI DENGAN IDE KEMERDEKAAN ATAU LIBERALISME. DENGAN IDE ITU MEREKA AKAN BERUSAHA MERAIH KEKUASAAN . DAN SAAT ITULAH KEHEBATAN TEORI KITA TERBUKTI. MAKA KEKUASAAN PEMERINTAH YANG LEMAH ITU SEGERA TERJEBAK DAN BERPINDAH TANGAN MELALUI HUKUM ALAM. RAKYAT YANG BODOH DAN BUTA AKAN SALING BERLOMBA DAN KALAP KEDALAM PERTENTANGAN KE-PARTAI-AN . MEREKA AKAN MENGELUARKAN BIAYA YANG BESAR….KARENA KEBODOHAN MEREKA AKAN MENJADI RAHASIA POLITIK , OLEH KARENA ITU YANG TERJADI ADALAH KEKACAUAN DALAM PEMERINTAHAN “.
2. PROTOKOLAT ZIONIS III :” KITA AKAN KUASAI KELOMPOK ITU DENGAN ADANYA RASA DENGKI DAN KEBENCIAN YANG TERUS MENERUS , AKIBAT KESEMPITAN DAN KEMISKINAN (= resesi ekonomi ) RASA INI ADALAH SARANA YANG AKAN BISA MENGIKIS HABIS SETIAP GERAKAN YANG AKAN MELAWAN KITA ( = memperalat masyarakat sulit ekonomi untuk tindakan anarkis / imsosialisme ).
3. PROTOKOLAT ZIONIS IV : “……ITULAH SEBABNYA MENGAPA KITA HARUS MENCABUT PEMIKIRAN KETUHANAN ITU DARI MEREKA DAN MENGGANTINYA DENGAN MENYIBUKAN MEREKA DALAM MENGHITUNG-HITUNG KEBUTUHAN MATERI “.
4. PROTOKOLAT ZIONIS VI :” KITA AKAN MENDORONG MEREKA UNTUK HIDUP BERMEWAH2 AN TANPA BATAS SEBAGAIMANA YANG TELAH KITA LAKUKAN SEBELUM INI …KITA AKAN MENAIKAN HARGA KOMODITI BARANG KEBUTUHAN POKOK KARENA ALASAN BURUKNYA HASIL PANEN ….KITA SEBARKAN KEGEMARAN MEREKA BERMABUK-MABUKKAN …DAN OBAT-OBAT LAINNYA (=Narkoba ) . SAAT ITU PULA KITA AKAN PAKAI SEMUA SARANA UNTUK MENGUSIR SEMUA ORANG PANDAI DIANTAR MEREKA , YAITU ORANG2 NON YAHUDI DARI MUKA BUMI . KITA TAK PERLU MEMPERHITUNGKAN NASIB MEREKA DISAAT MEREKA BUTUH KEPADA KITA. …PROPAGANDA KITA DIDALAM BIDANG EKONOMI AKAN MEMBANTU KEARAH ITU “.
5. PROTOKOLAT ZIONIS IX :” KITA TELAH DAPAT MENIPU GENERASI YANG BARU ( = generasi muda ) , ……MEREKA TELAH DAPAT KITA RUSAK DGN BANYAKNUA VIRUS YANG MENGERUMUNI OTAK MEREKA (Westernisasi / Liberalisme) …..YANG DISEBARKAN LEWAT PENGAJARAN TENTANG DOKTRIN MAUPUN HASIL PEMIKIRAN KITA YANG TELAH KITA PALSUKAN SEBELUMNYA….KITAPUN DENGAN AMAT MUDAH MENGGANTI DENGAN MEMBERIKAN SEDIKIT PENAFSIRAN UNTUK MERUBAH SEGALA BENTUK PERATURAN DAN HUKUM YANG MEREKA MILIKI SEBELUMNYA .
6. PROTOKOLAT ZIONIS X :” KEKUASAN KITA BERMULA, SEJAK RAKYAT YANG TELAH DIKOYAK-KOYAK OLEH PERPECAHAN (= SARA ) DAN TERSIKSA DIBAWAH KEBANGKRUTAN PARA PENGUASA MEREKA. KONDISI SEPERTI ITULAH YANG AKAN BISA KITA KENDALIKAN DIBAWAH KEKUASAAN. MEREKA AKAN MENERIAKAN JEL-JEL : “ GULINGKAN MEREKA , DAN BERILAH KAMI PENGUASA TUNGGAL YANG BERSIFAT INTERNASIONAL, YANG AKAN MENYATUKAN KITA DAN AKAN MENGHAPUS SEBAB2 PERPECAHAN ……” TERIAKAN RAKYAT SEPERTI ITU AKAN SELALU KITA DENGAR , …PERMUSUHAN DAN KEBENCIAN AKAN TERUS BERLANGSUNG , DISAMPING BANYAK KEMATIAN AKIBAT KELAPARAN DAN KEMISKINAN MAUPUN PENYAKIT MENULAR LAINNYA. DEMIKIAN SETERUSNYA SAMPAI AKHIRNYA ORANG2 UMMI ( =NON YAHUDI ) TIDAK MENDAPATKAN JALAN KELUAR DARI KONDISI BURUK KECUALI LARI BERLINDUNG DIBAWAH KEKUASAAN HARTA BENDA KITA DAN PENGARUH KITA YANG PENUH “.
7. PROTOKOLAT ZIONISME XVII : “ KITA TELAH BERJUANG DENGAN GIGIH MENGHANCURKAN KEHORMATAN ACHLI AGAMA DARI GOLONGAN NON YAHUDI …KITA BERHASIL MENGACAU MISI MEREKA YANG AKAN MENGHAMBAT TUJUAN KITA ….WAKTU KEHANCURAN AGAMA MASEHI ( =KRISTEN ) TIDAK LAMA LAGI ….TINGGAL AGAMA LAIN YANG MUDAH UNTUK MEROBOHKANNYA…KITA BATASI PERAN PARA PENDETA DAN ACHLI-ACHLI AGAMA, KITA SUDUTKAN KEPOJOK-POJOK DAN TAK DAPAT LAGI BERKUTIK , MAKA PENGARUH MEREKA TAK LAGI DIPERHATIKAN ….KITA ANGKAT SEORANG PENGUASA ISRAEL SEBAGAI PAUS BAGI SELURUH ALAM “.
Dr. Majid Khailani :” Dari sinilah kaum zionis menyamarkan ma’na kebebasan dgn harapan mereka dapat mengekploitasi masyarakat etis menjadi masarakat a-moral .Demokrasi sesungguhnya adalah suatu produk palsu yang tidak ada dasarnya sama sekali baik dari sejarah maupun kejadian-kejadiannya . Tujuannya tidak lain hanyalah meletakan undang2 dibawah penafsiran hawa nafsu. Andaikata hawa nafsu reda maka akan nampak jelas kepalsuan demokrasi itu sendiri “.
( Sumber, Buku : Bahaya Zionisme Terhadap Dunia Islam –
Dr. Majid Khailani – J e d a h )
ya ya ya ya ya…. sayah mengerti…

terlalu panjang untuk dijelaskan…
mas joe.. penjelasan panjang2 ini hanyalah tanda bahwa kita tidak bisa menerima kritik terhadap kenyataan, mencari kambing hitam saat ummat islam tidak peduli dengan saudaranya.. saat konsep zakat hanya ritual dan konsep silaturahmi hanyalah basa-basi pegang tangan…
salute.. dikaw menyentil tepat diatas bisul keangkuhan mereka yg bernama ummat islam taat
^_^
Kesimpulannya adalah semua ngawur. Hanya umat ngawurlah yang menuduh umat agama lain itu ngawur.
Saya juga sering pake “Shaloom” dan bukannya assalamu’alaikum. Sama2 mendoakan keselamatan kan?
Waktu mau makan, saya baca doa dengan suara keras:
Lha, itu kan cuma terjemahnya do’a sebelum makan versi Islam. Tapi semua orang ngomel sama saya.
# mas joyo
Dari mana anda tahu kitab suci itu bukan turun dari Tuhan ?. Kalo mas dah tahu jawabannya, saya kasih jawaban berikutnya yah …pisss bro..!!!
ada yang mau kasi saya bantuan berupa ipod touch? atau ada yang mau mendonasikan macbookpro nya?
kalo mie instan dan baju pantas pakai kan tidak bisa buat usaha.. kalo dikasi bantuan macbookpro kan saya bisa bikin iklan layanan masyarakat.. daripada gelut dhewe-dhewe kaya kuwe
@anas fauzi rakhman
Dan bagaimana perasaan anda kalau seandainya skrg yg tertulis di kitab suci itu bukan “Yahudi” tapi “Indonesia” yg dilaknati Allah?? (dgn asumsi anda org Indonesia)
coba rasakan dulu empatinya, kalo memang itu kenyataannya tidakkah anda menjerit minta keadilan pada Tuhan??
Tampaknya anda sudah terjebak generalisir…
itukan ente yg nambahin sendiri, emang anda Tuhan?
Salam hormat, salam kenal, bro..
Saya cuma mau memberi respek berat pada postingan ini (dan semua komen yang mendukungnya).
@agus al muhajir
lha saya nanya kok malah balik ditanya. wah jangan2 anda gak tau…
@shelling ford
hati manusia hanya Allah yang Tahu ..
tetap waspada dan jangan suudzon !!
Berniatlah beribadah dan beramal dari sekarang seolah-olah engkau akan meninggal besok.
# Joyo
yak karena percuma ngomong tentang kitab suci bagi yang gak percaya kitab suci. Wasting time brother…
untuk tambahan, silahkan buka alquran surat al ahzab ayat 59, itu juga kalau anda percaya Al quran itu turun dari Allah.
Tapi pertanyaan saya serius loh. darimana anda tahu kalau kitab suci itu bukan dari Tuhan ? Kalau anda tidak bisa jawab, maka anda tidak layak untuk berdiskusi tentang ini.
saya sangat setuju dengan apa yg anda paparkan.sebagai seorang muslim hendaknya kita tidak memvonis apabila ada seseorang yg berbeda keyakinan dengan kita memberika pertolongan lalu divonis bahwa orang tersebut berusaha untuk melakukan kristenisasi. Janganlah kita sebagai umat muslim menjadi picik bahkan beringas (seperti yg dilakukan oleh organisasi yg mengatasnamakan islam melakukan pengrusakan2 dan anhrkis).yg perlu kita lakukan adalah waspada bukan memvonis!!!!
Dan juga sebaiknya sebagai umat muslim kita lebih perdulii terhadap sesama manusia yg membutuhkan apalagi jika dia seiman dan sekeyakinan dengan kita…
*komen diatas*
setuju, selama ini “umat” memang “picik” (baca:menerapkan tandar ganda)
Kalau masalah su’udzonnya ane sepakat, g sepantasnya kita su’udzon duluan. Tapi definisi maksa n nunjukin juga harus diliat lebih jauh lagi. Kan ada tuh yang mau memberi bantuan asal mau ngikutin keinginan mereka, nah karena kondisinya memang lagi butuh makanya orang yang ditawarin “mau g mau” harus ngikut. Bukannya kalo gitu maksa secara halus?
Kalo kesalahan umat muslim yg g start duluan, ane sepakat sama bang joe!
(OOT mode : ON)O iya ada satu hal yg ane g sepakat sama tulisan di atas, “Setan Merah keparat”. Maaf bang joe, saya kira klasemen Liga Premiere sudah bisa menjadi bukti siapa si Setan Merah,,,hohohoho.(OOT mode: Off)
@ agus al muhajir
Salam kenal,
Anda sendiri tahu dari mana kalau kitab suci itu berasal dari Tuhan? Beberapa orang muslim percaya bahwa Injil sudah tercampur tulisan manusia dan bukan firman Tuhan yang murni, dan beberapa kaum Kristiani percaya bahwa Al-Qur’an bukan kitab yang diturunkan Tuhan.
Lalu apa buktinya kalau kitab Anda aslinya berasal dari Tuhan? Lha, udah ada dua pihak yang sama-sama mengafirkan yang lain, dan percaya kitabnya nomor satu, je…
Dan dua-duanya percaya bahwa kitabnya itu asli dari Tuhan lho.
Ps.
Saya miringkan kata “beberapa” supaya terhindar dari generalisasi.
Kok bau argumentum ad ignoramtiam, ya?
anas fauzi rakhman:::
saya maapkan, kok
joyo:::
terima kasih, mas
agus al muhajir:::
wasit? mungkin memang perlu, mas. tapi bukannya selama ini kita sudah punya wasit yang sayangnya tidak dimanfaatkan dengan maksimal? malahan yang ada justru orang2 yang suka “main wasit sendiri”. teriak2 “allahu akbar” sambil bawa2 pentungan
Ardiansyah:::
dan kesimpulannya, apakah saya sudah pantas menyampaikan pesan yang sayangnya sudah terlanjur saya sampaikan, atau belum?
aibnu:::
jujur, saya agak kesulitan menangkap korelasi antara komen anda dengan isi artikel saya
almascatie:::
hahahaha…terima kasih
calonorangtenarsedunia:::
kasian betul dikau, kekekekekeke
masliliks:::
kalaupun saya tau, saya nggak bakal bilang2. saya bakal mengajukan proposal untuk diri saya terlebih dahulu
jensen99:::
salam kenal dan salam hormat juga dari saya
bunda:::
masalahnya, dibanding menghayati dan mengamalkan kata2 itu, sebagian dari kita lebih suka menyacat interpretasi ibadah orang lain
syarief:::
terima kasih atas dukungannya
mR. bLack (lg sibuk jd g login
):::
sebenernya kalo kita juga membantu mereka, mereka niscaya bakal punya banyak pilihan, kan?
Kopral Geddoe:::
iya? mungkin juga
# sora9n
salam kenal juga..
Untuk hal ini banyak yang sudah menjawab. Ketik aja di google” bukti kebenaran Al Quran ” anda akan menemukan ratusan atau bahkan lebih banyak lagi bukti tentang hal ini.
hu hehe…sok tau bangetlu kayak lu udah jadi orang yang menonjol aja
# shellingford
Yup…itulah mas. Makanya banyak sahabat saya yang akhirnya masuk fakultas Hukum biar nanti ada kekuatan untuk kita ” bermain di jalur ini “. Selama ini kita masih kekurangan stok orang yang mumpuni di bidang ini.
Yang main wasit-wasitan sendiri mungkin juga punya alasan, diantaranya yah karena wasit resminya masih loyo bin lamban alias melempem.Semuanya proses bro…semoga ini akan membuat semua elemen bangsa ini menjadi lebih dewasa lagi.
@agus al muhajir
hem… sepertinya Tuhan ada di google ya? sebelah mana kira kira biar saya dapat menemui Beliau.
Oh iya lufa lagi, kalo di google juga bejibun tuh jawaban bukti ketidak benaran AQ, apa iblis juga ada di google ya?
@Agus
“Jilbab memang tidak layak diatur negara mas, karena itu aturan Allah.”
Indah sekali karena kita bisa sepakat untuk hal ini
Peace juga mas Agus.
@ agus al muhajir
Saya pun sudah tahu tentang itu, kok. Karena saya sendiri juga aslinya muslim.
Tapi, kalau Anda cari “bukti kebenaran Injil” di Google pun hasilnya juga ada. Semua agama pada dasarnya merasa bahwa ajarannyalah yang paling benar. Muslim merasa kitabnya benar, Kristen merasa kitabnya benar. Bahkan kalau mau mencari “bukti kesalahan Al-Qur’an” seperti yang disarankan danalingga pun ada.
Lalu bagaimana, tuh?
:::::
@ Kopral Geddoe | Shelling Ford
Memang aslinya iya, kok.
wah jadi seperti debat di situsnya JIL dan kaum atheis ya…!!!
#danalingga
logika anda aneh. Anda mengomentari google atau mencari kebenaran ?. Orang cerdas akan berbicara esensi dan pasti akan menemukan kebenaran.Lah..einstein aja mengakui adanya TUHAN saat dia berfikir dengan baik.stephen Hawkin juga…lah ente malah ngeributin googlenya..duh sedih deh baca komentar anda.
# sora9an
nah itulah pentingnya konsep Al Quran surat al kafirun. ” Untukmu agamamu dan untukku agamaku..!!!!”
@agus al muhajir
Sebab logika anda juga aneh sih, jadinya saya ikut aneh juga.
@ agus al muhajir
Sepakat.
danalingga
Emang rada gak nyambung kok… saya aja tadinya sempet bingung Mas Dana nulis komen kayak gitu.
Waduh jadi susah di mengerti ya?
Maksud komen saya di atas tentang google itu sebenarnya adalah bahwa bukti bukti kebenaran yang di temukan dengan search di google itu hanyalah sebuah hasil pemahaman dari manusia bukan Tuhan. Jadi kok lucu rasanya ketika orang di suruh mencari bukti kebenaran AQ dari search di google.
Buktinya toh, tentu ada juga tentang bukti kesalahan AQ, kebenaran injil, dll lagi dari hasil google search tersebut.
Heh, apa mungkin karena saya punya term kebenaran yang berbeda ya?
Waduh komen saya di atas sepertinya belum sepenuhnya mewakili maksud saya. Arghh…. kok susah amat ya menjelaskan maksud dengan kata kata. Ya udah deh, segitu aja dulu, entar kalo ada kesempatan bisa jadi posting keknya nih.
@agus al muhajir
ya sudah klo ndak mau kasih tau, ndak papa mas agus
@all yag concern
ya gimana ya, pertama saya pernah ndak jadi diajak salaman dan ditinggal ngeloyor pergi gara2 saya bukan muslim olah bapak2 bersorban putih yang datang ke rumah saya. kedua saya ditolak berdiskusi padahal saya benar2 ingin berdiskusi gara2 saya menanyakan apa benar kitab suci itu dari Tuhan…hmmmpffff lalu rahmat bagi seluruh alamnya dimana? klo jabat tangan saja ditolak, diskusi saja ditolak.
generalisasi mode: ON
@Shelling
Numpang lewat
@agus al muhajir
menurut saya Tuhan yang dimaksud Einstein berbeda denga Tuhan yang anda maksud, sedikit kutipan dari Einstein ttg Tuhan “I believe in Spinoza’s God who reveals himself in the orderly harmony of what exists, not in a God who concerns himself with the fates and actions of human beings”.
Klarifikasi, ya, Einstein itu di antara deisme dan pantheisme. Tuhan di mata beliau tidak ikut campur dalam urusan manusia. Dan tidak membikin yang namanya afterlife.
Einstein ? “Awas! Itu Yahudisasi !”
*diuber-uber peleton janggut*
yawes yo kita diam diam cari yayasan pemberi macbook dan ipod wakakakak
udah dibilang dari dulu…
ayo bikin agama baru…
salam kenal
gue suka gaya loe…
hehehehe, damai itu indah…
Waduh, jadi ge er,iklan gratis ni joe.
dah lama gak nengok situsmu, ternyata ada nama eike disitu.
[OOT]
Joe, pernah diajak ngobrol si bram belom?Kalo kita sewaktu waktu ada kerjaan poles memoles, aku dah rekomen kamu jadi Tino Sidin nya.
Itung itung ngamal jariyah sama kamu lah.
Tapi ente ada waktu ga?
Jangan jangan akhir akhir ini sibuk ngerjain skripsi eh main bola
Kalo sempet PM di IM yah.
gak pernah nongol si ente…
[/OOT]
Yunus 99-100 : “ Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu beriman semua orang yang ada di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu memaksa supaya mereka menjadi orang-orang beriman semuanya ?. Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak menggunakan aqalnya “.
Qs Ali Imran :69 : Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya) tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyadarinya.
Qs Ali Imran:72 : Segolongan dari Ahli Kitab berkata : “Perlihatkanlah (seolah-olah) kamu beriman kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang beriman pada permulaan siang dan ingkarilah ia pada akhirnya, supaya mereka (orang-orang mu’min) kembali (kepada kekafiran).
Qs Ali Imran:73 : Dan janganlah kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agamamu. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk (yang harus diikuti) ialah petunjuk Allah, dan (janganlah kamu percaya) bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepadamu, dan (jangan pula kamu percaya) bahwa mereka akan mengalahkan hujjahmu di sisi Tuhanmu”. Katakanlah: “Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui”;
Qs al’Baqarah 221: “Janganlah kamu kawini wanita2 musyrik itu, sebelum mereka beriman, dan sesungguhnya hamba wanita yg beriman itu lebih baik daripada wanita2 musyrik itu meski kamu suka padanya. Dan janganlah kamu kawinkan wanita-wanita yang beriman dgn pria-pria musyrik, sebelum mereka beriman, sesungguhnya hamba pria yang beriman itu lebih baik daripada pria2 musyrik itu meski kamu suka padanya”.
::aibnu..
kamu memakan mentah-mentah ’sampaikanlah walaupun satu ayat, atau terobsesi dengan kisah, seorang Ibu yg perkataan yang keluar dari mulutnya Al’qur’an…???, bagus juga sich bagi orang lain, paling tidak siapa saja yang beruntung pada kalimah yang terfahamkan akan membuka rasa…, atau kamu cemburu ya dengan joe…??? karena dirubung cewek-cewek , sayang ya.. sesungguhnya kamu adalah bagian AL-qur’an itu…jadi bacalah dirimu…kamu akan menemukan keluasan…. itupun kalau kamu berkenan…
::Dan, kan boleh sajalah, agus dan sora9n, mencari kebenaran melalui google, kan telur paskah tidak ditempatkan pada satu tempat… siapa tahu ada remah roti disana yg ditabur sebagai penunjuk jalan kembali…
yahudi n nashara di qur’an itu bukan orang yang beragama nashara dan yahudi…
tapi orang2 yang berpikir seperti yahudi dan nashara jaman dulu… yang buah pikirannya hanya merusak alam…
jadi orang beragama islam pun bisa disebut yahudi, karena cara berpikir nya sama…
kalo yahudi dan nashara sekarang engga lah… g tau klo zionis ya
sebab tempo hari ada banyak rabi2 yahudi yang demo mengklaim bahwa yahudi tidak sama dengan zionisme….
yahudi ya yahudi…
zionisme itu lain lagi…
wah rame ya, postingan ini.
Memang terkadang sulit mo mencoba berbuat baik.
Baru mulai menolong, langsung dituduh macam-macam.
Jadi inget, waktu komen di salah satu blog dan tulis “Tuhan Berkati”, langsung beberapa komentator marah luar biasa…
Hmmmh….. tapi ya gpp-lah:
”
Lukas 6:27 “Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;
Lukas 6:28 mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.
”
Semoga ayat diatas, bisa saya jalankan dengan baik.
hmm saya setuju
agak sedikit paranoid kelihatannya
yah jaman sekarang masih mikirin yang macam begitu capek deh…kapan majunya Endonesia….kita kan emang biasa liat dari penampakan luar Joe….religius gitulah tapi spiritually less banget!!!! terus nulis ya Joe, aku suka bahasa tuturmu..enjoy bacanya…
saat ini aku ngga sepakat dalam beberapa hal. di aceh pada saat ada tsunami kemaren 100 anak anak kecil dari aceh dibawa pergi oleh suatu organisasi. dibeberapa media sempet diblow up. mungkin kamu harus baca kembali. dulu dipadang ada penculikan disertai pemerkosaan dan pelakunya memaksakan siswi Man itu untuk pindah agama. dibeberapa daerah banyak dibuat gereja ditengah mayoritas muslim. pengakuan para Muallaf memang ada kristenisasi. gini joe mungkin mungkin kamu harus baca buku yang judulnya “mengapa aku pilih Islam”. yahudi dengan israelnya menyerang palestina dan melakukan genosida. dan kamu standar ganda joe kenapa ditulisan kamu yang lain tidak pernah ada pembelaan terhadap palestina? dan siapa sih yang ngga marah joe kalo sodara muslim sendiri diusir dari tanah kelahiran? dan ada genosida dan dunia mendiamkan. kamu membela yahudi? apa itu belum cukup?
Al’Hijr 16 :” Dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang “.
Al’Mulk 5 :” Sesunguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang “.
:Al Hajj 5 : ” …dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah “.
An Naml 60 : “ …Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah “.
An Nahl 6 : “ Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya ( = ternak) , ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ketempat pengggembalaan “.
At Tagabhun 3 :” …Dia membentuk rupamu dan dibaguskan-Nya rupamu itu…”.
QS Al ‘Anam 136 : ” Dan mereka mempersembahkan bg Allah satu bagian dr tanaman dan ternak yg telah diciptakan Allah, lalu mereka berkata sesuai dengan persangkaan mereka:” Ini untuk Allah dan ini unt berhala2 kami”. Maka saji2-an yang diperuntukan bagi berhala2 mereka tidak sampai kepada Allah, dan (sedangkan) saji2an yg diperuntukan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka….”.
QAl’Maidah 14 :” dan diantara orang-orang yang mengatakan “ Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani , ….tetapi mereka melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya maka kami timbulkan diantara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat . …”.
At Taubah 31 :” Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka menjadi tuhan selain Allah dan (juga terhadap) Almasih putra Maryam ; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa “.
Ali Imran 79 :” Tidak wajar bagi seorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab , hikmah dan kenabian , lalu dia berkata kepada manusia , “ Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku , bukan penyembah Allah”.
Az’Zukhruf 19 : “ Dan mereka (= Nasrani ) menjadikan malaikat-malaikat yang mereka itu adalah hamba-hamba Allah Yang Maha Pemurah sebagai orang-orang perempuan . Apakah mereka menyaksikan penciptaan malaikat-malaikat itu ? .”
Qs Al’Maidah 110 : Ketika Allah mengatakan “ Hai Isa putra Maryam ingatlah nikmat Ku kepadamu dan kepada ibumu diwaktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus . Kamu dapat berbicara dengan manusia sewaktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa dan diwaktu Aku mengajarkan kamu menulis hikmah, Taurat dan Injil dan di waktu kamu membentuk dari tanah yang berupa burung dengan izin Ku , lalu kamu meniup padanya , lalu bentuk itu menjadi burung (* Pen : mukzizat yang ini tak ada dalam Injil saat ini ), waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin Ku dan diwaktu kamu mengeluarkan orang mati dari dalam kubur >
Al Maidah 17 :” Sesunguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata :” Sesungguhnya Allah itu adalah Al Masih Putra Maryam “
QS. 5:75 : Al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling.”
.QS. Ash Shaff 8 : “ Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci “
::aibnu, mengapa masih kurasakan protes…, apakah “QS. Ash Shaff 8 : “ Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci “ kurang jelas…..
jadi inget email yang baru masuk..
katanya jangan tulis 4JJI kalo mau nulis Allah dalam SMS..
karena 4JJI stand for for Judas, Jesus, and Isa A.S..
maksa dech..
kenapa ga 4JJI itu artinya Empat Jojon Jadi Idaman aja sekalian…
suka aneh…
hmm…….pada ribut semua nigh
( semoga cheng ho dapat melihat dan mendengarkan perdebatan di blog ini )
Joe.. mungkin anda masih terlalu muda untuk tahu pergerakan kristenisasi selama ini. Anda tidak tahu apa yang sudah dilakukan para misionaris selama ini. Saya sudah mengalami sendiri kejadiannya, perasaan trauma dan perasaan sakit sudah sangat mendalam. Wajar kalo umat islam sekarang selalu mengantisipasi pergerakan kristenisasi. Terserah kalau mau membantah saya paham karena kamu mungkin memang tidak tahu. Buat Saudara2ku yang muslim gak usah emosi, biarkan saja Joe mencari jati dirinya dengan membandingkan Kitab Injil dengan Al Qur’an. Kita hanya dapat berdo’a mudah2an hatinya diberikan kelapangan untuk memahami mana yang benar dan mana yang tidak..
[OOT]
saya misuh-misuh pada superman, karena dia bisa terbang.
lalu kenapa saya ndak belajar terbang?
karena manusia terbang itu mustahil.
di dunia ini tak ada yang mustahil.
lalu dimana saya bisa belajar terbang guru?
ehm!
[/OOT]
Zad:::
saya mungkin memang masih muda. secara (halah…”secara”?) baru 17 tahun, gitu. tapi bukan berarti karena saya masih 17 tahun berarti saya nggak tau apa-apa, kan?
tapi juga, sebenernya apa yang anda keluhkan sudah saya coba berikan solusinya di tulisan saya. mungkin bisa dibaca lagi
gini deh, kasarannya kenapa bisa sampai terjadi sesuatu yang anda anggap sebagai “kristenisasi”? tentunya karena masih ada “obyek2 yang menjanjikan untuk jadi sasaran kristenisasi”, kan?
jadi kenapa “obyek2 yang menjanjikan untuk jadi sasaran kristenisasi” itu tidak kita bumi-hanguskan saja terlebih dahulu?
tentang kelapangan, alhamdulillah sudah dapet, kok. jadi isi doanya saya mohon dialihkan saja bisa? tolong doakan semoga Allah menjodohkan saya dengan Zaskia Mecca
emol:::
ini sesuatu yang tidak real, kan?
mas joe belom pernah ke daerah pelosok jawa yaah ^^.. cari pengalaman dulu deh mas.. tanggapan seseorang kan tergantung pengalaman.. kalo om joe udah punya pengalaman tentang hal itu.. om bicara saya percaya..
kalopun memang bener2 ada, so what? salah siapa kenapa sesuatu yg dianggap sbg kristenisasi itu sampai ada? salah siapa kenapa masih banyak orang yang menjanjikan sebagai obyek sesuatu yang dianggap sbg kristenisasi itu?
kasarannya, kalo orang2 islam sampai mau dikristenkan (ataupun sebaliknya, ataupun hal lain yang sejenis), siapakah sebenarnya yang salah? orang islam yang mau dikristenkan ataukah orang yang mengkristenkan orang islam? atau malah ada oknum lain yang bersalah?
om gura, saya mungkin memang baru punya sedikit pengalaman. tapi alangkah bodohnya saya kalo sampe sudah punya banyak pengalamanpun saya masih tidak bisa belajar dari dan tidak bisa pula menempatkan pengalaman yang sudah saya dapatkan itu dengan proporsional
saya pikir, perlu kearifan dalam menyikapi setiap hal
Kita semua, mau agamanya apa, adalah dalam kesepakatan berdasar atas demokrasi dan NKRI.
Nah, kalo memang mas Joe mengkritik soal aturan tidak boleh mengajarkan agama kepada umat lain yang sudah beragama, mbok ditunjukin tuh teksnya? Mana teks aslinya?
nah, ya itu…memangnya ada teks aslinya?
don’t u get ma point? masak sih, jay…
secara (halah…”secara”) kamu itu adik kelasku lho
makin rame joe..aku sibuk bgt sampai nggak sempet mampir ke sini. Dari debat disini, saya dan temen-temen turn tangan langsung tanggal 29 september ini di daerah yang diklaim tempat ” kristenisasi “…Fastabiqul Khairot itu tidak hanya dengan Muslim..sama mereka yang nasrani juga…
Berminat gabung ?
tempat di desa cimenyan, Bandung Jabar
sorry lupa : acaranya baksos dan penyaluran bea siswa ..Insya Allah akan menjadi program rutin
untuk donatur klik di http://www.kotasantri.com
Qs Yunus 7. Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami,
Qs Yunus 11. Dan kalau sekiranya Allah menyegerakan azab bagi manusia seperti permintaan mereka untuk menyegerakan kebaikan, pastilah tamat riwayat mereka. Tetapi (sengaja) Kami biarkan orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami, bergelimangan di dalam kesesatan mereka.
Qs Al Hijr. 2. Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim.
Qs Al Baqarah 167. Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: “Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka (kaum kafir), sebagaimana mereka berlepas diri dari kami.” Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka.
Qs Al Anfal 31. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, mereka berkata: “Sesungguhnya kami telah mendengar (ayat-ayat yang seperti ini), kalau kami menhendaki niscaya kami dapat membacakan yang seperti ini, (Al Qur’an) ini tidak lain hanyalah dongeng- dongengan orang-orang purbakala”.
Qs Ali Imran. 7. Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) kepada kamu. Di antaranya ada (jenis) ayat-ayat yang Muhkamaat (=ayat yang terang dan mudah dimengerti maksudnya) , itulah pokok-pokok isi Al qur’an dan yang lain (jenis ayat-ayat) Mu-tasyaabihaat (= ayat hanya Allah yang tahu maksudnya, ini bagian dari keajaiban Quran). Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta’wilnya (=artinya), padahal tidak ada yang mengetahui ta’wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.
Qs Ali Imran 14. Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia (yang melalikan), dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik .
Qs Al Baqarah. 96. Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
Heran aku, kenapa, sih, setiap Kristen dan Yahudi selalu dianggap musuh besar Islam? Kenapa …
Kenapa? Ya karena kitabnya ngajarin begitcu…. makanya sampai ada yang jadi tukang bom (bukan teroris loh)… seperti Amrozi cs.
Qs Al Hijr. 6. Mereka ( kaum kafir) berkata: “Hai orang yang diturunkan Al Qur’an kepadanya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila .
Qs Al Baqarah. 13 : Apabila dikatakan kepada mereka (kafir) : “Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman.” Mereka menjawab: “Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah beriman?” Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh; tetapi mereka tidak tahu
3:176)
Janganlah kamu disedihkan oleh orang-orang yang segera menjadi kafir , sesungguhnya mereka tidak sekali-kali dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun. Allah berkehendak tidak akan memberi sesuatu bahagian (dari pahala) kepada mereka di hari akhirat, dan bagi mereka azab yang besar.
Al Hajj. 11. Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepian (ragu-ragu) ; maka jika ia memperoleh kesenangan, tetaplah ia dalam keadaan itu (ingat Allah), dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang (menjadi kufur). Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.
3 Ali Imran 119 : Demikianlah kamu, kamu menyukai (menghormati) mereka, padahal mereka tidak menyukai (menghormati) kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata “Kami beriman”, dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari antaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah “Matilah kamu karena kemarahanmu itu”. Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati.
Qs Al Hijr 3. Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang- senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui .
Qs ali Imran 199
an sesungguhnya diantara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu (Al Quran) dan yang diturunkan kepada mereka sedang mereka berendah hati kepada Allah dan mereka tidak menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sesungguhnya Allah amat cepat perhitungan-Nya.
54. 26. Kelak mereka akan mengetahui siapakah yang sebenarnya amat pendusta lagi sombong.
Joe Usul!!
Blogmu dijadiin Versi Blog Quran yang ngeditnya kayak wikipedia (maksude piye ya? Pokoke yang jadi kontributor orang banyak getoh.). Liad aja semua ayat selalu bersliweran di komen anda… Awesome!!. Enak banget punya blog kayak gini. Dihiasi umpatan dan ayat Al-Quran dengan porsi yang seimbang. Dan semuanya hasil kontribusi gratisan.hehehe… Sallluuuttee for you.
Pokoke joe Goblok!!!
(Katanya kalo menggoblokkan berarti memacu anda supaya tambah maknyuzz, jadi terimalah kehormatan penggoblokan dariku dengan hati terbuka ya joe goblok…hehehe)
Terus komen kedua mo minta maaf atas komen pertama ane yang agak2 OOT. Intinya saya setuju2 aja dgn cara mikir ente. Toh mereka yang kebetulan diberi peran sama Alloh SWT untuk sementara (atau selamanya menjadi umat non muslim dan dicap kafir) adalah manusia. Sama seperti kita. Cuman kadang2 nasib membawa mereka ke jalan kehidupan seperti itu. Kenapa aku bilang nasib, bukan mo nyalahin nasib lo. Cuman renungin aja sendiri,
if..we were born not as a moslem, will now we stand in this line to defend Islam??? Thats why we should thank Alloh SWT for created us with the most easiest way to become a moslem, which is born us in such a grat moslem family in a grat moslem community.
Wah boso inggrisku kayaknya gramarnya rusak tuh. Tapi please liat esensinya aja. Aku bisa bilang gitu karena kebetulan both my parrents are Mualaf. I cannot imagine if I were born by the time they still held their first religion.
So waloupun banyak yang bilang pemikiran ane agak2 deket ke jalan kafir istilah jowonya global theology, tapi saya tetap yakin yang benar2 membedakan satu pribadi terhadap pribadi lainya adalah kebaikan yang ditunjukkan secara tulus antar sesamanya. Jadi mari kita maknai kebaikan umat beragama lain sebagai panggilan kepada kita untuk lebih peduli kepada sesama. N terhadap isu kristenisasi dan sasi-sasi lainnya (sasi sapar, mulud, poso, haaallaaahh) lawanlah dengan kekuatan islamisasi yang tulus lewat perbuatan baik kita terhadap semua manusia di alam semesta ini (khas banget PPKN jaman SMP).
salah satu blog dengan isi terbaik menurut saya.Thanks
aibnu
19th Sep 2007 di 6:34 pm
Al’Hijr 16 :” Dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang “.
Al’Mulk 5 :” Sesunguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang “.
:Al Hajj 5 : ” …dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah “.
An Naml 60 : “ …Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah “
Kata2 “Kami” itu maksud nya siapa ya? Tuhan? Kok “Kami” ya? bingung..ada yg tau ndak?
salut untuk mas joe
salam kenal mas joe, saya sangat suka dengan pola pikir mas joe yang terbuka, bebas dari garis2 aturan yang ada, dengan adanya orang seperti mas joe, saya yakin Indonesia – Asia – bahkan Islam akan lebih baik.
salam damai!
Bismillah….
Qs Al Ankabuut. 46 : Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab (Yahudi / Nasrani), melainkan dengan cara yang paling baik (sopan dan bijak), kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka , dan katakanlah: “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan hanya kepada-Nya-lah kami berserah diri”.
agus al muhajir:::
wah, kemarin anak2 di kampus juga bikin acara yang serupa
Dani:::
ah, ndak juga. di kitab saya nggak diajarin kayak gitu. tapi ya entah juga kalo alqur’an kami berbeda
indi:::
sebenernya, inti tulisanku sederhana, sih. cuma pengen ngajakin lebih memiliki kontribusi nyata buat masyarakat dan kehidupan daripada ribut2 nggak jelas nan tiada bermutu
lelono:::
terima kasih. tapi isi kayak gini biasanya musiman kok. selebihnya blog ini tetaplah ladang curhat keseharian saya, hehehehe
Hery:::
kebetulan, mas. saya juga suka dengan orang2 yg mendukung pola pikir saya
Might of Heaven:::
izinkan saya menjawab dengan lancang
“kami” itu maksudnya dalam setiap proses kehidupan, Tuhan pastilah melibatkan ciptaannya. Misalnya aja dalam proses kelahiran manusia normal, ndak mungkin ujug2 nongol seorang bayi di tempat tidur. pastinya ada sebuah proses pendahuluan yang melibatkan bapak dan ibunya yang biasa disebut ML (masih saya cita2kan, lho. penasaran bagaimana enaknya…)
aibnu:::
mbok kalo ngasi ayat, dikasi juga penafsirannya menurut ente apa. soale agak khawatir juga kalo jadi menduga2 penafsiran diantara kita berdua ternyata berseberangan. menduga2 itu terkadang nggak enak lho
mengenai keristenisasi & anti-yahudi, mungkin memang ada, sehingga menimbulkan banyak phobia.
mengenai anti-yahudi, mungkin lebih tepatnya anti-zionis, karena yg “evil” disini adalah bukan yahudi-nya (imho) melainkan zionisme-nya, yg menghalalkan sgala cara untuk kekuasaannya dengan melakukan berbagai pembantaian keji thd rakyat Palestina.
Bismillah….
Untuk kalimat KAMI dan YANG LAINNYA !!! , dalam Al’Quran :
Qs Ali Imran. 7. Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) kepada kamu. Di antaranya ada (jenis) ayat-ayat yang Muhkamaat (=ayat yang terang dan mudah dimengerti maksudnya) , itulah pokok-pokok isi Al qur’an dan yang lain (jenis ayat-ayat) Mu-tasyaabihaat (= ayat hanya Allah yang tahu maksudnya, ini bagian dari keajaiban Quran). Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari(menduga-duga) ta’wilnya (=artinya), padahal tidak ada yang mengetahui ta’wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan (hanya) orang-orang yang berakal.
PERINGATAN :
1.Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada sesesatan (terjemahan yang lain : ada penyakit dalam hatinya), maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari (menduga-duga) ta’wilnya (=artinya),…..
2.Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan (hanya) orang-orang yang berakal.
Bismilah….
Qs Ali Imran. 7. ………Al Kitab (Al Qur’an)……. ????
1. Mengapa tidak ditanyakan ?!!
2. Kalau ditanyakan, ya jawabannya sama seperti diatas !
3. Ok.
hermawanov:::
kristenisasi (mungkin) memang ada, kok, sebagaimana islamisasi
tinggal bagemana caranya bersaing secara fair aja, hehehehehe!
aibnu:::

sumpah! saya ndak ngerti maksudnya situ apa, termasuk relevansinya terhadap tulisan di blog saya
lha menurut situ tulisan di blog saya ini mutasyaabihaat atau muhkamaat
mbok bikin blog sendiri aja, mas, kalo mau memang niatnya pengen nyampah. kalo ga niat nyampah, ya setidaknya pertanyaan saya dijawab, dunk. udah berkali2 ditanya juga
Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan (hanya) orang-orang yang berakal.
bagaimana? ngerti?
Udaaah, report as spam.
1. Sudah Cukup Jelas tuh…!!!
Jika kurang Jelas dan kurang Puas, baca di situs Faith Feedom Sejagad Raya…ok (sina utah jurig !!)
Aneh…..
Dalam dunia MAYA ini hanya Agama I S L A M yang tak ada angin tak ada hujan, DIRIBUTIN dalam BANYAK SITUS, …..
Bagi saya INI SUATU KEBANGGAAN !!!, pasti ada banyak hikmah didalamnya bagi SYIAR ISLAM.
- Apakah agama anda ingin diributin juga seperti agama Islam ?….
- Saya tak tahu caranya!
Bimillah…
QS. Ali Imran 54 : Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.
QS. Ash Shaff 8 : Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci.
Qs Ali Imran 176 :Janganlah kamu disedihkan oleh orang-orang yang segera menjadi kafir ; sesungguhnya mereka tidak sekali-kali dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun. Allah berkehendak tidak akan memberi sesuatu bahagian (dari pahala) kepada mereka di hari akhirat, dan bagi mereka azab yang besar.
Qs An Nissa140 : Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Qur’an itu, dan apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (kaum kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena jika tidak, tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam (neraka) jahannam,
2. Katanya ” Berbuah Zakar “, tapi JUDESSS… kaya cewee !!
guebukanmonyet // Sep 22nd 2007 at 9:41 am
Aibnu: Makasih atas ayat-ayat yang sudah dituliskan. Tapi tolong dijelaskan donk arti dan maknanya supaya kita semua bisa lebih belajar dan paham. Terima kasih, semoga Allah memberkati kita semua.
Sukses.
guebukanmonyet // Oct 4th 2007 at 10:44 am
Tentu saya setuju kalau Islam adalah agama yang paling benar, makanya saya bangga menjadi seorang Muslim.
Bismillah…..
Qs Abasa 1- 10 . Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, karena telah datang seorang buta kepadanya . Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (beriman), atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfa’at kepadanya? . Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup (pembesar Kuraysi yg kaya) . maka kamu melayaninya. Padahal tidak ada (manfaat) atasmu kalau dia (orang kaya) tidak membersihkan diri (tak beriman). Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (bersungguh-sunguh), sedang ia takut kepada (Allah), maka kamu mengabaikannya.
aibnu:::
males, mas. mending di sini aja, soale mas kan nulisnya terlanjur ke blog saya. memancing pertanyaan ya artinya harus siap menjawab pertanyaan, dunk (kecuali kalo mas pengen digolongkan sebagai netter dengan tipe “troll”). lagian di antara sekian banyak arsipnya faithfreedom, saya harus ngubek2 nggak jelas gitu? mbok ngasi link yang spesifik, gitu.
lebih dari selain males ke faithfreedom, tanggapan mas thd tulisan saya di ataslah yg saya tanyakan: interpretasi mas sendiri thd ayat yang mas tuliskan sebagai komentar kepada saya. saya pgn tanya relevansinya thd tulisan saya terletak di mana? ayat itu ditujukan sbg tanggapan atas tulisan saya, atau kepada saya selaku penulis? jika yang terakhir, wah, saya mencium sedikit bau ad-hominem di sini
jika yang pertama, kok ya menurut saya tanggapan mas sedikit (kalau tidak mau dibilang banyak) out of topic. ini saya pikir nggak akan saya temukan jawabannya di faithfreedom, karena tulisan saya adalah hasil renungan saya secara spesifik
iya po? perasaan mas aja kali. agama lain juga sering diributin, kok. mungkin masnya aja yg kurang banyak referensi
tapi memang, islam sendiri pantas diributin. lha umat di dalamnya sendiri juga sering ribut antara aliran satu dan aliran yang lain, kok
agama saya? wah, mas pikir agama saya apa? kalo agama islam sudah diributin, ya artinya agama saya juga sudah diributin dunk. wong agama saya disebutnya juga sama dengan agama seperti yang mas sebutin sebagai agama yang diributin itu. kolom agama di ktp saya, isi dan bentuk tulisannya juga sama dengan bentuk tulisan agama yang katanya mas adalah agama yang diributin itu
wah, saya, sih, tau caranya ngeributin keyakinan orang lain. tapi saya pikir itu nggak dewasa dan nggak relevan dengan cita-cita saya yang kepengen hidup damai di dunia ini.
oh ya, mas kayaknya terlalu banyak salah menarik kesimpulan, deh. saya sarankan banyak-banyak baca sherlock holmes, eh, maksud saya, tulisan saya di atas itu dibaca dulu baik-baik sebelum menarik kesimpulan dan mengabadikan hasil pikiran mas itu dalam bentuk tulisan komentar di sini, hehehehehe
ad-hominem lagi, eh?
ya mungkin juga, sih. saya banyak bergaul dengan cewek soale. mulai makan bareng, nganter mereka belanja, dengerin curhat-curhatnya. resiko, mas. resiko seorang yang dicap sebagai casanova
kita bisa diskusi di sini. tapi tolong jangan satu arah
oke?
Bambang Soebiawak:::
sebentar, ini mulai seru. sudah lama nggak mengasah taji-taji logika saya
[PROVOKATOR]
Hajar terus, Joe!!
Katanya “Kebenaran itu dari Allah datangnya”.
You believe it, and I believe it. Jadi, kenapa takut dengan akal yang dipinjamkan Allah buat mikir?
Pokoke, sikat!!
[/PROVOKATOR]
Yah… aku juga jadi pengen ngasah belati kalam profan-ku sendiri
Reques Lagu, boleh kan ?
Tolong putarkan (dengarkan) : ” SALAH ” oleh LOBOW
khususnya untuk penyiar-Cs dan semua Thesatriashow mania
alex:::
wah, agak susah, lex. calon korbannya menghindar terus
aibnu:::
saya sih lebih suka “you got it (the right stuff)” dari nkotb buat saya dibanding “salah”. soale, saya ngerasanya nggak ada yang salah dari saya, huehehehe.
mbok kalo salah ya ditunjukin di mana salahnya. atau jgn2 “salah” itu malah buat anda? repot juga ya kalo ada dialog kayak gini:
+: kamu salah!
-: lho, salahnya di mana?
+: pikir sendiri
-: lha, saya nggak ngerasa salah, kok
+: pokoknya salah!
-: kok pokoknya? salahnya di mana? kalo ada ya ditunjukin, dunk
+: pikir sendiri. masak kamu nggak ngerasa?
-: lha, memang nggak ngerasa, kok. emangnya ada yang salah?
+: ada! pokoknya ada
-: ada apa?
+: ada yang salah! kamu salah!
-: salahnya di mana?
+: pikir sendiri!
celaka…
aibnu:::
sumpah! saya ndak ngerti maksudnya situ apa, termasuk REVRENSI-nya terhadap tulisan di blog saya
lha menurut situ tulisan di blog saya ini mutasyaabihaat atau muhkamaat
1. Jawab:
Mustasyaabihaat !! (hanya Thesatriantoshow Team yang tahu)
2. Buktinya :
a. to faizal:::
kamu nggak sepenuhnya salah, zal. memang aku pengen ngetop dengan memanfaatkan kontroversi, kekekekeke. anak-anak di lab OTI malah sempat bilang kalo aku adalah manusia dengan manajemen konflik paling “oh, yeah” seilkomp. memanfaatkan konflik untuk mendongkrak popularitas
b.faizal :
7th Sep 2007 di 5:55 pm
Inilah Blog yang berubah menjadi forum….
Dongkrak popularitas………………………OK
Tenar……………………………………OK
Banyak teman……………………………..OK
Kontroversi tercipta………………………OK
Diragukan keiimananya……………………..OK
Juara kontes blog…………………………OK
Thesatriantoshow – Team has successfully started.
” Tetapi lebih bagus daripada jadi forum “Pepesan Kosong” seperti situs tetangga.
Dialog + dgn – diatas seperti saat ributnya dengan pacar atau setelah menjadi suami – istri
aibnu:::
bagus! berarti anda sudah insyaf, mas
semoga masuk surga tanpa hisab
tidak saya pungkiri. blog ini sudah menghasilkan 30an dollar buat saya soale, hehehehe
bukannya seperti dialog kita?

jadi bagaimana, masih belum mau (atau bisa?) menjawab pertanyaan saya? di mana salah saya?
lagipula saya jarang ribut model gitu dengan pacar saya. soale pacar (ataupun mantan2 pacar) saya pada pinter2 semuanya. jarang sekali mereka berbicara tanpa arah yang jelas. sedangkan saya, yeah, sedapat mungkin selalu mengajukan argumen yang valid juga saya berusaha mendebat orang, huehe. kalo istri, wah, belum punya. doakan saja saya bisa punya istri dari pacar saya yang skrg, atau salah satu mantan pacar saya, atau gadis yang pernah saya taksir
bukan REVRENSI, mas, tapi RELEVANSI
that’s what i wrote, hehehehe
sekali lagi, RELEVANSI!
jadi bagaimana, masih belum mau (atau bisa?) menjawab pertanyaan saya? di mana RELEVANSInya?
@ aibnu
Salam kenal,
Euh… coba mas ini jalan-jalan ke situs atheis yang bahas Inggris deh. Yang paling banyak dihujat tuh agama Kristen lho.
Masih lebih baik pepesan kosong daripada pepesan busuk…
@ Shelling Ford
Joe, ini mah trolling. Udah OOT, ad hominem, reply-nya pake diplintir lagi.
Sing sabar yo.
Sing sabar yo.
*kunyah kuaci*
Hmm…
Troll religius. Tapi sayang… tanpa argumen dan dalih yang jelas. Cuma bikin kesan agama itu mblibet…
*kunyah kuaci lagi*
Trollnya dipelihara aja mas, biar semakin kukuh status selebritinya.
sora9n:::
iya, oom…orang sabar disayang tuhan
aibnu:::
iya juga, oom. saya bakal sabar menghadapi mas aibnu. mohon doa restunya
alex:::
kalo ikut versi saya gampang kok. saya menyajikan tutorial yg mudah dipraktekkan
*ngomongin photoshop*
Kopral Geddoe:::
hahaha, seep…seep…
bisa dipake tarung besok di battle of the middle-earth. lumayan, biar mereka di garis depan, saya ngrokok2 di tenda p3k
wahai umat islam janganlah kamu merasa senang dengan perlakuan orang2 kafir atas dirimu,sdr joe! kali ja kalo elo kena jadi korban
kristenisasi nyaho lo,gw yakin loe telah mengeyam didikan secara liberal tanpa mendalami agama loe sendiri,gw prihatin ma gaya pikiran lo yang ga liat fakta selama ini!!!!!!!!gw setuju kalo kita kasih bantuan tanpa mandang agama atau ras,tapi bukan berarti kita memaksakan agama kita kepada orang lain.satu hal yang gw setuju bahwa kita2 yang ngakunya muslim yang taat dan mampu secara finansial, tetapi kurang kepekaanya terhadap saudara2 kita.oyah Ibrahim AS bukan pembawa agama yahudi, bego banget yang bilang begitu. idiot
Shelling Ford;oh ya, mas kayaknya terlalu banyak salah menarik kesimpulan, deh. saya sarankan banyak-banyak baca sherlock holmes,
FADLI;”waduh gw maniak banget ma holmes dan punya semua koleksi
buku bukunya.Tapi gw nilai mas sama sekali juga gak bisa menarik kesimpulan secara benar.Jadi jangan omong doang deh
@ FADLI
Salam kenal,
Anu… bukannya saya bermaksud menghina atau apa. Tapi Mas ini kayaknya memang terlalu buru-buru mengambil kesimpulan… ^^;;
Coba dibaca lagi pelan-pelan, Mas Joe kan intinya mengingatkan umat muslim. Ada orang-orang Islam yang cuma bisa menghina pertolongan umat Kristen — tapi kalau dilihat, mereka sebenarnya malah nggak berbuat apa-apa untuk menolong sesamanya.
Saya kutipin deh,
Kurang lebih begitu, IMHO.
P.s.
BTW, saya lebih sering baca Agatha Christie, lho.
FADLI:::
kayaknya jawaban saya buat mas fadli sudah ada yg ngewakilin, deh
sudah baca yang karangannya mitch cullin juga, mas?
sora9n:::
ah, si misterius harlequin atau si kecil poirot?
aku cuma suka 2 tokoh itu dari agatha christie, hohoho
@ Shelling Ford
[OOT]
Yang Poirot sih… tapi aku malah lebih ngefans sama penjahat di seri terakhirnya. Si Norton tuh; berada di balik bayang-bayang dan memanfaatkan psikologi massa untuk membunuh… xD
*ketawa megalomaniak*
[/OOT]
sora9an; Anu… bukannya saya bermaksud menghina atau apa. Tapi Mas ini kayaknya memang terlalu buru-buru mengambil kesimpulan… ^^;;
“Euleh euleh sora9an ini ga menyimak yah?emang intinya itu tapi yg gw ga setuju sdr joe mengingkari adanya pemaksaan agama yg dilakukan oleh missionaris kristen bahkan melegalkannya dengan ucapannya sendiri.
Joe;Jangan keburu berburuk-sangka duluan kalau setiap jenis bantuan yang dilakukan oleh umat Kristen adalah sebuah upaya kristenisasi, dong. Lagipula, kalaupun memang iya, apakah itu salah?
Udah jelas kan sora9an? lagian fenomena pemaksaan agama dalam agama mereka sudah menjadi rahasia umum,so?kasian banget klo loe2 pada ga tau.
p.s: Gw ga suka agatha christie,ribet plotnya!!!!!!terus kesannya maksa banget, ga lepas.mending Elary Queen
@ FADLI
Euleuh-euleuh… justru Anda inilah yang nggak menyimak post-nya secara lengkap. Di post di atas kan Joe menulis,
Tuh, lihat. Mana, Joe setuju pemaksaan agama? Itu yang dicetak tebal menyatakan sebaliknya? Jelas-jelas dia mengakui “memaksa” itu dilarang.
Begini, kalo saya boleh memberikan pendapat, maksudnya kalimat yang Anda kutip itu adalah Kristenisasi yang sekadar menunjukkan esensi ajaran agama saja. Ibaratnya, Sunan Giri pergi ke pedalaman dan mengajari penduduk agama Islam.
Apa beliau melakukan Islamisasi? Iya. Memaksa? Tidak. Nah, menurut saya (saya tekankan: menurut saya), seperti itulah yang dimaksud Joe dalam post-nya. Hanya saja agama yang diajarkan itu Kristen, bukannya Islam.
Saya rasa itu yang dimaksud Joe di post-nya. Selanjutnya biar dia yang jawab lah.
Hoo, Anda kira saya nggak tahu apa-apa ya? Anda kira saya nggak tahu sama sekali tentang pergerakan Kristenisasi dan Pemurtadan di Indonesia ini?
Anda kira saya nggak tahu sama sekali metode mereka? Di Aceh, di Padang, dan di tempat-tempat lainnya. Begitu?
Well, sorry. You don’t know me at all, d00d.
…
BTW, Anda bisa nggak sih berdiskusi dengan sopan tanpa ad hominem? Cara bicara Anda itu cuma memberikan kesan buruk pada umat muslim pada umumnya, lho.
sora9n:::
ah, “tirai” ya?
plotnya memang paling bagus dari seluruh cerita ttg poirot. tapi ya itu…ngenes, mbaca kalo dia lumpuh
dan lagi2, kamu menerjemahkan maksudku dengan sempurna
FADLI:::
kalo iman kita sekuat baja cor-coran, mbok dipaksa bagemanapun ya tetep aja nggak ngefek. temen2 saya banyak yg coba2 mempengaruhi saya bahwa yngwie johann malmsteen adalah gitaris terbaik di dunia. dari aliran kepercayaan cap paul gilbert juga begitu. tapi toh saya haqul yakin bahwa joe satriani adalah yg terhebat. paksaan dari mereka ga ngaruh apa2.
sekrg, kalo ada umat yang mau dipaksa berpindah agama, salahnya siapa coba? salahnya yg ngajak atau salahnya yg diajak?
mau bilang salahnya yg ngajak? gara2 ngajak orang yg lemah imannya? bah, skrg ya dicari penyebabnya dong kenapa sampe ada orang yg lemah imannya. kalo penyebabnya udah ketemu ya lalu dicari dong solusinya, perkuat iman mereka, dan bukannya malah nyalahin orang lain.
kesebelasan seperti apapun pasti bakal menyerang dari sayap kiri mereka kalo bek kanan kita lemah. kalo kita terbantai, apa lantas kita mau menyalahkan barisan sayap kiri mereka tanpa mau belajar bagaimana caranya memperkuat bek kanan kesebelasan kita supaya nggak gampang ditembus?
Yang dilarang di Endonesa adalah “memaksa”, bukan “menunjukkan”.
Faktanya, kasus-kasus yang banyak terjadi adalah pemaksaan, bukan penunjukkan. Dan bukan salah umat muslim juga bertindak seperti itu, karena awalnya memang seringkali dengan memberi bantuan, sebelum akhirnya memaksa.
ano:::
yakin dipaksa? yakin itu fakta? kalo iya, kenapa ndak dilaporkan ke yang berwajib aja?
tau caranya supaya nggak dikasi bantuan, ga? hiduplah secara berkecukupan. jgn tergantung sama orang lain
jgn beralasan keadaan memaksa kita untuk dibantu. saya udah nulis solusinya di atas, kok, ttg gimana caranya supaya (kasarannya) yg muslim ga menerima bantuan dari yang non muslim.
kalo kita tidak mau “diserang”, ya jgn berikan kesempatan kpd orang lain untuk “menyerang” kita. tutup semua jalur “serangan”nya. habis perkara!
@ sora9n
Mungkin maunya kamu disuruh terjun ke lapangan buat tabok-tabok pelaku murtadisasi™ itu, brother
Tipikal pokoke™ yang sudah umum…Heran… terus kalo tau metodenya? Apa kita mesti bikin gerakan ganyang umat kristen? Pikiran rasis benar…
peterbaru September 4, 2007 di 7:53 pm
sok tau semua ni, waktu dunia udah mau damai ada ja yang nggembosi kayak si joe yang pinter ni, joe daripada lu misuh2in umat islam yang se iman ama lu, kenapa lu gak bantu sesama muslim mulai dari diri lu dulu trus bru ajak orang lain, bikin yayasan kayak orang nasrani yang dapet subsidi dari Vatikan, kita idup di zaman yang beda dari zaman Rasul, gak ada rumusnya seseorang kasih sesuatuyang gratis buat orang lain, kayak temen2 lu di denpasar, mereka traktirlu karna mereka butuh ama lu, bisa jadi karna lu pinter or menyenangkan, atau mereka ngrasa mereka gak pengen kehilangan lu karna jiwa mereka seneng waktu deket lu, bukankah itu suatu perbuatan yang mengharapkan imbalan?
jangan terlalu xtrm bung, banyak yang ilang di wordpress
Aku ga suka komentar orang ini.
hohohohohoho…
sabar, bang. biasalah. mentang2 ga ketemu muka, orang2 pengecut jadi ngerasa berani melakukan apa aja
tiap agama pasti ada trobelmekernya, kok. wajarlah, extrim teriak extrim, hehehehe
@ alex
Wah, jangan begitu… dilarang main hakim sendiri. Nanti saya dianggap segolongan sama FPI lagi.
Kalau menurut mas Fadli di atas sih, saya termasuk “kaum kasihan” gara-gara (dikiranya) saya nggak tahu soal itu…
*bingung*
Padahal, yang ingin saya tekankan ke beliau itu kan “bukti”. Ada bukti nggak kalau gerakan misionaris X itu pemurtadan dengan kekerasan? Kalau ada bukti, ya ganyang aja lewat hukum toh?
E.g. kasus Wawah yang tahun 1999, atau Al-Qur’an berYesus di Padang, atau surat2 yang dipelesetin buat menyesuaikan sama Trinitas. Itu kan sampai masuk polisi dan media. Kalau nggak ada bukti, ya jangan main tuduh. Siapa tahu mereka itu aslinya tulus dengan semangat membantu sesama.
“peterbaru September 4, 2007 di 7:53 pm
sok tau semua ni, waktu dunia udah mau damai ada ja yang nggembosi kayak si joe yang pinter ni, joe daripada lu misuh2in umat islam yang se iman ama lu, kenapa lu gak bantu sesama muslim mulai dari diri lu dulu trus bru ajak orang lain, bikin yayasan kayak orang nasrani yang dapet subsidi dari Vatikan, kita idup di zaman yang beda dari zaman Rasul, gak ada rumusnya seseorang kasih sesuatuyang gratis buat orang lain, kayak temen2 lu di denpasar, mereka traktirlu karna mereka butuh ama lu, bisa jadi karna lu pinter or menyenangkan, atau mereka ngrasa mereka gak pengen kehilangan lu karna jiwa mereka seneng waktu deket lu, bukankah itu suatu perbuatan yang mengharapkan imbalan?
jangan terlalu xtrm bung, banyak yang ilang di wordpress”
……oalaaaaah…. mesak’e wong iki, pasti gak tau duwe konco… sampe pikiranne picik koyok ngono….
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ …….
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Kata sambutan dalam buku “ ISLAM DIHUJAT – Menjawab buku The Islamic Invasion karya Robert Morey” karangan Ibu Hj. Irena Handono, Masruchin Yusufi, dan Zainul Muttaqin. (…lihat/ search situs : Ebook Islam ) ….free download..ok !
Walhamdulillahi Rabbil’alamin
Jakarta, Oktober 2003
Husain Umar
Sekjen Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia
“Ibu Hj. lrena Handono, Semoga Selalu Istiqomah …!”
Kehadiran IBU IRENA ditengah-tengah gerakan da’wah adalah sesuatu yang patut disyukuri. MANTAN KETUA LEGIO MARIA DAN BIARAWATI ini mengucapkan dua kalimah syahadah pada tahun 1983, dua puluh tahun yang lalu. Melihat latar belakang pendidikan ibu Irena antara lain MENGECAP PENDIDIKAN DI INSTITUT FILSAFAT THEOLOGIA KATHOLIK (SEMINARI AGUNG) DAN UNIVERSITAS KHATOLIK ATMAJAYA, MENGGAMBARKAN BETAPA KEDEKATAN. BELIAU DENGAN AGAMA NASRANI (Katholik) yang dipeluknya. Namun dalam hal ini berlakulah kehendak Allah dalam sepotong firmanNya: “maka barang siapa yang dikehendaki Allah untuk diberiNya hidayah, Allah lapangkan dadanya urrtuk menerima Islam……. !”
Menyatakan ke-iman-an kepada Allah, Qul amantu billah tsummastqim!
Dimana-mana kita menyaksikan perkembangan dan pertumbuhan pemeluk Islam bahkan yang sangat pesat perkembangan di Amerika Serikat dan di Inggris, yang mengucapkan dua kalimah syahadah adalah kalangan intelektual, cendekiawan, kalangan terdidik dan mapan secara ekonomi. Sebaliknya diantara ummat Islam yang berhasi dibujuk dan dimurtadkan (berdasarkan pengalaman dilapangan) adalah saudara-saudara kita yang miskin. Miskin ilmu, miskin pangan, miskin papan, miskin aqidah. Kemiskinan mereka dieksploitasi dan akal sehat mereka dirusak oleh indoktrinitas dan paradigma yang menyesatkan. Semua ini diakibatkan oleh tidak dihormatinya etika penyiaran agama.
Umat Islam menginginkan agar etika (kode etik) penyiaran agama dihormati SK dan SKB yang ada dapat ditingkatkan kedudukannya. Bahkan sebagaimana diharapkan oleh MUI, Ormas-Ormas Islam, sudah sangat mendesak perlunya Undang-Undang Kerukunan Hidup Umat Beragama. Namun sejauh ini pihak Nasrani cenderung menolak.
Sebaliknya marilah kita renungkan seorang tokoh Protestan dari negeri Belanda Dr. H. Berkhof dalam bukunya : “Sejarah Gereja”, cetakan ke 8 hal 321 memandang Indonesia sebagai medan kegiatan Misionaris (Kristenisasi). “Boleh kita simpulkan bahwa Indonesia adalah suatu daerah penyebaran Injil yang diberkati Tuhan dengan hasil yang indah dan besar atas penaburan bibit Firman Tuhan. Jumlah orang Kristen Protestan sudah 13 Juta lebih, akan tetapi jangan kita lupa…. ditengah-tengah 150 juta penduduk !. jadi tugas Zending gereja-gereja muda di benua ini masih luas dan berat. Bukan saja sisa kaum kafir yang tidak seberapa banyak itu, yang perlu mendengar kabar kesukaan, tetapi juga kaum Muslimin yang besar, yang merupakan benteng agama yang sukar sekali dikalahkan oleh pahlawan-pahlawan Injil. Apalagi bukan saja rakyat jelata, lapisan bawah, yang harus ditaklukkan untuk Kristus, tetapi juga dan terutama para Pemimpin masyarakat, kaum cendekiawan, golongan atas dan tengah.
Selanjurnya, Paus di Vatikan sebagaimanaa di muat oleh surat kabar Singapura ” The Strait Times”, 24 Januari 1991 mengeluarkan Fatwa Gerejani atau Redentori Missio atau The Churchs Missionary Mandate, menegaskan pentingnya melakukan kristenisasi terhadap semua bagian dunia (to evangelise in all parts of the world). Termasuk negeri-negeri dimana hukum Islam melarang perpindahan agama. Paus menekankan agar negeri-negeri Islam demikian juga negara¬ negara lainnya, segera mencabut peraturan-peraturan yang melarang orang-orang Islam memeluk agama lain. Tanpa menyebut negara-negara secara langsung. Paus menyinggung negara-negara dikawasan Timur Tengah, Afrika dan Asia dimana para missionaries ditolak kehadirannya. Kepada mereka Paus menyerukan: “Bukalah pintu untuk Kristus…!” (open the doors to Crist…!)
Bagi seorang muslim tidak ada harta yang lebih mahal yang hendak diwariskan bagi anak cucu keturunannya, melebihi Aqidah Islam.
Karena itu da’wah tidak pernah berhenti dari masa ke masa. Tugas kita hanya meneruskan jejak da’wah, jejak Rasulullah, para sahabat, tabi’in dan seterusnya, menyampaikan Risalah Allah. Kita bersama-sama berusaha meninggalkan jejak¬jejak itu bagi generasi penerus. Salah seorang yang sedang menelusuri jejak-jejak da’wah itu adalah Ibu Irena Handono.
Semoga senantiasa Istiqomah. Amien
jangan ngawur..
gak boleh seenaknya nuduh2 kristenisasi..
jgn brpikir negatif dulu..
jgn menilai orang lain atau agama lain kalau tidak bisa menilai agama sendiri.
lihat agama kita!
pecah belah..
ada yg benar dan ada yg sesat..
smua agama emang begitu..
ada yg benar dan ada yg sesat..
tp jgn seenaknya nuduh” agama lain bgtu
apa kita mau kalau agama kita juga dituduh begitu?
agama itu tidak akan mendatangkan keselamatan!
kalau kamu adalah islam, sedangkan selalu berbuat jahat, apa gunanya ikut islam?? brarti itu hanya untuk di KTP saja..
agama kristen atau islam itu hanya sekedar “AGAMA”..
tidak bisa menentukan apakah kita akan masuk surga atau tidak..
ada yg bilang klo membunuh orang maka akan menambah amal kita dan menyenangkan Allah..
tapi malah sebaliknya..
itu salah.. tidak boleh saling membunuh..
kalian tahu knapa islam dan kristen selalu ada konflik??
percaya atau tidak kalau itu sudah dari jaman dahulu?
mulainya dari abraham..
karena ia membuang hagar dan anaknya ismael..
itu karena hagar adalah budak yang sangat mengecewakan hati nyonya nya, Sara..
makanya sara jadi sakit hati dan membuang mreka..
jangan sembarang menuduh berbagi indomie atau yang hal lain yg baik yg dilakukan org kristen tuh untuk mengkristenisasi orang lain..
ingat UUD 45 yg berisi masyarakat indonesia memiliki hak untuk memilih agamanya masing2 dan beribadah sesuai agamanya masing2..
mengapa sekarang islam selalu mengancam kristen???
contohnya: penutupan gereja secara paksa.. apakah itu menyenangkan TUHAN??? tentu tidak!
aparat polisi seharusnya memberi perlindungan untuk WNI yg sedang diancam,, ttp knp sebaliknya?? ia membantu agar islam untuk menindas kristen..
seharusnya kita tidak boleh kejam terhadap org lain..
itu akan merusak citra agama..
jika hal ini telah didengar masyrkt luar negeri termasuk amerika,,
bgmN nte tanggapan AMERIKA???
mreka akan ikut menindaklanjuti tindakan kekerasan islam..
apa gunanya nanti kalau kita sudah di dunia akherat nanti???
semua yg ada di dunia adalah sia2 belaka..
seharusnya kita tidak mengumpulkan harta di dunia,, tpi mngumpulkan harta di surga dengan cara melakukan hal2 yg baik dengan sesama kita (semua orang)
coba kita lihat..
apakah kita pernah dengar berita bahwa agama kristen berusaha mengebom masjid, merusak masjid, dan mengganggu waktu islam sedang beribadah??? tentu kalian pasti tidak pernah mendengarnya..
karena mereka adalah orang sabar. tidak mau semena-mena terhadap agama lain..
mereka itu menghormati agama lain..
lalu,mengapa islam sebegitu jahatnya dengan orang2 kristen??
Maaf, coba sebaiknya Penulis membaca buku2 mengenai konspirasi2 dunia karya2 orang luar atau lokal sendiri.
Karena sesungguhnya dunia itu tidak semanis yang kalian lihat, tidak sedamai yang kalian sangka.
Perbanyaklah membaca dan menuntut ilmu. Janganlah berbicara dengan hawa nafsu Anda, apalagi dengan hanya rekaan semata, tidak berdasarkan penelitian yang valid dan berani dipertanggungjawabkan secara penuh. Dan ingat, tidak semua buku itu benar, oleh karena itu bekali ilmu Anda dengan pengetahuan dari orang2 yang memang mengerti.
Bukankah murid tidak akan pintar tanpa seorang guru, walau ia sering membaca dan mengakses ilmu dari berbagai media.
Kita kaum intelektual, alangkah baiknya berbicara menggunakan fakta dan data. Bukan hanya sekedar pemikiran kasar belaka, apalagi sekedar pengamatan yang mereka-reka.
Maaf, tolong sekali lagi buka mata, buka telinga, dapatkan informasi dari berbagai sumber, tidak hanya satu sumber. Tetaplah menuntut ilmu.
Not so simple as you thought mate.. I believe you will surprise about the truth of world; its conspiration, its true conflict inside, its dangerous thought..
Maaf jikalau ada yang kurang berkenan.
Wassalaamu’alaikum,
dariseorangengineerdijakartayangsayangterhadapsaudaranyainidiugm..
Sing Eling lan Waspodo adalah orang2 yang Beruntung
Ngomong apaan sih ?