(Mbah Satrio bisa dihubungi di satrianto@gmail.com)
Kacau! Akhir-akhir beberapa teman di kampus (kebanyakan adik angkatan) berlomba-lomba datang kepada Mbah dan memohon wangsit supaya diajarin cara membuat gambar vektor. Daripada susah-susah ngajarin mereka satu-persatu, rasanya lebih baik Mbah bikin tutorialnya, supaya waktu Mbah nggak habis buat ngajarin. Jadinya Mbah masih sempat jalan-jalan, nongkrong, ngapel, dan main bilyar. Sebenarnya ada banyak versi dan cara membuat gambar vektor. Dari yang cepat sampai yang menuntut waktu lama dan ketelatenan. Nah, di sini Mbah ambil gampangnya aja. Nggak terlalu lama dan masih tergolong mudah, meskipun itu tadi: Mudah bukan berarti bagus! Yah, tapi lumayanlah hasilnya daripada nabrak tembok.
1. Pertama-tama, marilah kita berkenalan dengan tool-tool yang akan kita pergunakan.

2. Untuk memulai, marilah kita mengambil sebuah gambar. Semakin bagus kualitas gambar, maka akan semakin bagus pula hasilnya. Dalam kesempatan ini, Mbah kebetulan tidak punya gambar yang bagus (sebenarnya punya, tapi itu foto-foto Mbah sendiri. Daripada dibilang narsis, maka lebih baik Mbah memakai foto orang lain). Buka gambar tersebut di Photoshop. Beri nama layer tersebut “original”.

3. Klik kanan layer tersebut pada layers palette kemudian pilih duplicate layer. Beri nama layer ini “posterized”. Bisa? Bisa, nggak? Masak nggak bisa?

4. Selanjutnya, posterized gambar tersebut. Caranya gampang. Segampang makan tahu bakso! Pertama-tama, yakinkan bahwa layer gambar “posterized” sudah aktif. Terus klik image > adjustments > posterized. Biasanya, Mbah memakai level 6 (karena 6 adalah nomor punggungnya Youri Djorkaeff, pemain bola idola Mbah), tapi kalau tidak puas, kita bisa bermain-main di level yang lain.

5. Tips dari Mbah: Kita dapat mengubah tampilan layer gambar antara yang “original” dan yang “posterized” dengan cara men-check/men-uncheck ikon bergambar “mata”. Hal ini berguna untuk memilih warna dan sebagainya. Kalau dirasa kurang perlu, maka sah-sah saja jika kita mengabaikan layer “posterize”, tapi biasanya, layer “posterized” berguna untuk memilah-milah nada kulit, pakaian, rambut, dan seterusnya. Bisa dikopi? Ganti!

6. Bikin “new set” pada layer palette dengan cara meng-klik ikon folder kecil (ini untuk menggabungkan seluruh layer secara bersamaan). Beri nama “mata”. Selanjutnya seluruh layer untuk membikin mata tersimpan pada tempat ini. Untuk membuat vector bibir gunakan cara yang sama dan beri nama “new set” tersebut dengan nama “bibir”


7. MATA: Biasanya Mbah mulai dengan menggambar mata (tapi kalau mau memulai dengan menggambar yang lain juga boleh kok. Nggak ada yang ngelarang). Zoom pada mata dengan menggunakan “zoom tool”. Pilih “eyedropper” dan kembalilah pada gambar asli, kemudian klik pada bagian dalam bola mata untuk memilih warnanya. Kalau sudah, buat layer baru kemudian pilih “pen tool”, dan mulailah membuat anchor points di sekitar area mata.

8. Klik kanan pada pen tool di tool palettes, kemudian pilih “convert point tool”. Tool ini digunakan untuk meng-convert point tool kita (supaya kurvanya lebih halus, John!), jadinya kurvanya tidak kelihatan patah-patah. Mainkan dengan cantik sampai kita puas.


9. Sekarang, bikin layer baru di bawah layer yang tadi kita buat. Kembali gunakan eyedropper dan pilih warna gelap bola mata pada gambar asli. Pokoknya ulangi cara yang sama seperti gambar sebelumnya-lah!

10. Kemudian, sekali lagi, ulangi cara yang sama untuk membuat seluruh bagian mata. Ya bulu mata, ya putihnya mata, ya pokoknya semuanya. OK?

11. BIBIR: Untuk bibir, kita masih memakai cara yang sama.

12. WAJAH: Wekz! Ini bagian yang paling menantang. Bukan apa-apa, sebenarnya nggak terlalu sulit kok. Cuma kita mesti sabar aja. Hati-hati waktu memilih nada. Caranya, perhatikan aja posterized layer-nya. Biasakan mulai dengan nada yang lebih terang terlebih dahulu. Selanjutnya perhatikan juga letak-letak layer, mana yang di atas mana yang di bawah.


13. OK, sekarang kita mulai bekerja pada wajah. Cara membuatnya sebenarnya masih sama dengan cara-cara sebelumnya. Tinggal diulang, diulang, dan diulang. Perhatikan gambar di bawah ini aja untuk langkah-langkahnya.

14. Ini wajahnya.

15. Ini jilbabnya.

16. Ini selesai.

17. Nah..nah..nah..gampang kan? Gampang, dong. Intinya Cuma satu kok, sabar aja. Jangan misuh, banyak-banyak istighfar kalau menemui kesulitan. Untuk pengetahuan saja, dulu waktu Mbah pertama kali bikin vector ini, Mbah butuh waktu selama seminggu. Bukan apa-apa, waktu itu Mbah nggak telaten aja ngerjainnya. Banyak kegiatan lain yang mengganggu dan butuh prioritas lebih. Toh ini cuma sekedar proyek iseng! ^_^
Catatan: Tulisan di atas pernah kubuat jaman dulu waktu disuruh ngisi rubrik BaBe (Belajar Bareng) di majalah IT-Magz (majalahe kampusku) tahun kemarin. Kalo pengen tau foto siapa yang ta’jadiin obyek, silakan klik di sini, hehehehe!













hmmm… bagus juga nie Mbah. Sip deh! makasih tutorialnya.. bisa langsung aku praktek kan nanti
btw.. sepertinya aku pernah melihatnya di suatu tempat. Tapi gak inget…
pernah jalan2 di sekitar ugm?
Numpang nimbrung nih Mas…
Mas, ga pengen satu geng sama http://wadehel.wordpress.com ? Ntar dikritik ma dia. Hehe, aku tunggu tutorial Gaim or Inkscape nya..
CMIIW
ya…ya…nanti kalo aku dah nginstall suse10, ta’kasi tutorialnya, hehehehe
wah gilak! frenzy krenzy!
btw, gigine emang gitu warnane dab?
wah, entahlah aku ngambil warnanya pake eyedropper langsung di gambar aslinya soale
Mantapz!
Selama ini saya pake CorelTrace, tapi kok ya ndak memuaskan… Saatnya belajar Photoshop secara serius nih. Nanti kalo di-save formatnya apaan Joe?
BTW beneran Fans Youri Djorkaeff??? Hari gini??? Sama dong! He’s my favourite player ever deh pokoke.
dulu waktu sma aku masih mirip youri djorkaeff soale
ups…sorry lupa….formatnya *.psd
tapi bisa dibuka pake illustrator, trus dari illustrator tinggal diexport ke corel
waaah… udah lama nih nyari kek giniyan… akhirnya ketemu jugah…
thangku mbah!!
sama2. senang rasanya begitu tau ternyata nafas tua ini masih bisa berguna
Mbah minta petunyjuknya! aku juga sering ngutak-atik photoshop. tapi saya kemudian ngeri bila kemudian Roy Suryo kasih komen
.
gtentang metadatanyawah ceweknya kok jelek banget gak ada yang cantikan dhikit ya mbah??????????? slm peace forever!!!!!!!
wah ini nih yang dicari cari tips nya//
thx
ganteng:::
jelek? padahal menurut saya itu cewek paling cantik di dunia lho…setelah dian sastro dan zaskia mecca, tentunya
snydez:::
u’re welcome
bukmak ah. lumayan dapet tutorial bagus
mantebbbbbb
makasih tutornya
Vexel yah? Siapa modelnya tuh?
* geleng-geleng *
wah….bagus banget tutorialnya….
ada gk tutorial2 Corel…
thanks
booooos gambare ora metu…
cuma mbayangkno selak pegel
Tookk no bosss, buat lebih enteng…
He…he… swun
thank’s
tyusss cara-cara yang laeeen nyyaaa maananaaa??
kesulitan di pen tool nih. gimana biar mata-nya bisa di garis2 kayak di atas..
geng anak brutal diyana alias binjey umur 18thn yasin alias lambe hemein alias juraiah dan thomas alias batuk dia dari geng imploenk ardiyana ranggalawe buka web saya loe jadi kaya
Terima kasih mbah tutorialnya bagus, ada yang lebih bagus lagi ga..? Tapi gratis..he..he